Manfaat Bawang Daun dan Cara Mudah Menanamnya di Rumah - Rumah Sae

Halaman

    Social Items

Manfaat Bawang Daun dan Cara Mudah Menanamnya di Rumah

Tumbuhan yang memiliki nama latin Allium Fistulosum ini merupakan salah satu jenis sayuran berbatang lunak berbentuk bulat panjang berongga dengan ujung meruncing. Bawang daun berwarna hijau, sedangkan pangkal batangnya tidak berongga (padat) dan berwarna putih.

Sayuran yang mempunyai bau khas ini sering digunakan pada aneka jenis masakan, aromanya yang khas dapat menambah kelezatan juga mengurangi bau amis utamanya pada telur bebek dadar.

Bawang daun bukan hanya berfungsi sebagai penyedap masakan saja, lebih dari itu memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan allicin pada daun bawang sangat bermanfaat bagi tubuh, yaitu merupakan senyawa belerang yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Pencegah Anemia
Daun bawang kaya akan zat besi sehingga baik dikonsumsi untuk orang yang mengalami kekurangan darah. Protein ferroportin yang dikandungnya sebagai pembawa zat besi yang dapat meningkatkan jumlah darah.

Baik untuk Jantung
Kandungan polisulfida pada tanaman ini dapat melindungi dari penyakit jantung. Mineral yang terdapat pada bawang daun akan mempertahankan HDL yaitu kolesterol baik di dalam tubuh.

Baik untuk Pencernaan
Serat yang terkandung pada bawang daun berguna untuk menyehatkan pencernaan, sehingga dengan mengkonsumsinya merupakan suatu upaya untuk mencukupi kebutuhan serat yang diperlukan oleh tubuh. Itu berarti juga dapat digunakan untuk mengatasi sembelit.

Sebagai Antibiotik
Bawang daun juga mempunyai sifat anti bakteri dan anti peradangan, sehingga berguna sebagai anti biotik dan bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Itulah beberapa manfaat bawang daun bagi kesehatan, cukup banyak bukan?

Bawang daun atau onclang sangat mudah didapatkan, biasanya tersedia pada penjual sayur. Bahkan Anda juga dapat menamamnya di rumah walaupun tak punya lahan yang mencukupi.

Untuk membudidayakannya tidak harus menggunakan lahan yang luas, cukup gunakan pot, polybag, ember bekas, wadah cat, talang air, dan lain-lain seperti layaknya menanam bunga.

Berikut cara membudidayakan tanaman bawang daun di rumah.

Pembibitan
Budidaya tanaman bawang daun ada 2 macam yaitu secara generatif dengan menggunakan biji, dan vegetatif dengan memisahkan anakan dari rumpun pokoknya. Jika penanaman ditujukan untuk dikonsumsi sendiri, maka pembibitan yang paling mudah adalah dengan cara vegetatif.

Caranya yaitu ketika membeli bawang daun secara utuh, artinya lengkap dengan akarnya. Pastinya akar tidak akan ikut dimasak bukan?

Nah bagian dari pangkal batang tanaman hingga sampai akarnya inilah yang dapat ditanam, sehingga tidak perlu repot melakukan pembenihan dengan menanam dari biji atau membeli bibit yang telah siap tanam. Pilihlah anakan yang besar-besar agar nantinya dapat tumbuh dengan besar pula.

Media Tanam

Gunakan pot, polybag, maupun wadah lainnya untuk dijadikan sebagai tempat tanam. Isi wadah itu dengan campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1 sebagai media tanamnya.

Penanaman
Tanam potongan bawang daun pada bagian yang masih terdapat akar itu, cukup 1-3 anakan saja pada setiap wadahnya. Waktu yang paling baik untuk menanamnya adalah di pagi atau sore hari kemudian letakkan pada tempat yang terkena sinar matahari secara penuh utamanya pada pagi hari.

Perawatan
Siram secara teratur setiap 2 atau 3 hari sekali, usahakan air tidak menggenang di dalam wadah tanam agar akar tidak membusuk. Pemupukan dapat dilakukan secara berkala, dengan memperhatikan kesuburan tanaman. Jaga kebersihan media tanam, pastikan bersih dari rumput agar bawang daun dapat tumbuh dengan baik.

Pemanenan
Untuk dipergunakan secara harian pemanenan tidak harus menunggu hingga dalam keadaan siap panen, artinya dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan kebutuhan.

Cara pemanenan dapat dilakukan dengan memotong/mengiris bawang daun dan membiarkannya tumbuh kembali. Dengan demikian tak perlu repot menanamnya kembali dan setelah bawang daun tumbuh maka dapat dipanen kembali. Begitulah seterusnya, ketika membutuhkannya tingga potong saja bawang daun pada pot itu.

Cara pemanenan yang kedua yaitu mengambilnya sampai akar-akarnya. Cara ini lebih baik tetapi memang sedikit repot, karena harus menggali media tanam disekitar tanaman.

Silakan tanam kembali pangkal bawang daun, agar dapat tumbuh dan dipanen kembali.


Itulah manfaat bawang daun atau yang sering juga disebut oncang, onclang, atau loyang untuk kesehatan serta cara tanam bawang daun di rumah dan memanennya agar tetap tumbuh besar kembali.

Jika melihat berbagai manfaat yang terkandung pada daun bawang ini serta begitu mudah cara pembudidayaannya, maka tidak ada ruginya jika memiliki tanaman ini di rumah.

Semoga bermanfaat...

Manfaat Bawang Daun dan Cara Mudah Menanamnya di Rumah

Manfaat Bawang Daun dan Cara Mudah Menanamnya di Rumah

Tumbuhan yang memiliki nama latin Allium Fistulosum ini merupakan salah satu jenis sayuran berbatang lunak berbentuk bulat panjang berongga dengan ujung meruncing. Bawang daun berwarna hijau, sedangkan pangkal batangnya tidak berongga (padat) dan berwarna putih.

Sayuran yang mempunyai bau khas ini sering digunakan pada aneka jenis masakan, aromanya yang khas dapat menambah kelezatan juga mengurangi bau amis utamanya pada telur bebek dadar.

Bawang daun bukan hanya berfungsi sebagai penyedap masakan saja, lebih dari itu memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan allicin pada daun bawang sangat bermanfaat bagi tubuh, yaitu merupakan senyawa belerang yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Pencegah Anemia
Daun bawang kaya akan zat besi sehingga baik dikonsumsi untuk orang yang mengalami kekurangan darah. Protein ferroportin yang dikandungnya sebagai pembawa zat besi yang dapat meningkatkan jumlah darah.

Baik untuk Jantung
Kandungan polisulfida pada tanaman ini dapat melindungi dari penyakit jantung. Mineral yang terdapat pada bawang daun akan mempertahankan HDL yaitu kolesterol baik di dalam tubuh.

Baik untuk Pencernaan
Serat yang terkandung pada bawang daun berguna untuk menyehatkan pencernaan, sehingga dengan mengkonsumsinya merupakan suatu upaya untuk mencukupi kebutuhan serat yang diperlukan oleh tubuh. Itu berarti juga dapat digunakan untuk mengatasi sembelit.

Sebagai Antibiotik
Bawang daun juga mempunyai sifat anti bakteri dan anti peradangan, sehingga berguna sebagai anti biotik dan bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Itulah beberapa manfaat bawang daun bagi kesehatan, cukup banyak bukan?

Bawang daun atau onclang sangat mudah didapatkan, biasanya tersedia pada penjual sayur. Bahkan Anda juga dapat menamamnya di rumah walaupun tak punya lahan yang mencukupi.

Untuk membudidayakannya tidak harus menggunakan lahan yang luas, cukup gunakan pot, polybag, ember bekas, wadah cat, talang air, dan lain-lain seperti layaknya menanam bunga.

Berikut cara membudidayakan tanaman bawang daun di rumah.

Pembibitan
Budidaya tanaman bawang daun ada 2 macam yaitu secara generatif dengan menggunakan biji, dan vegetatif dengan memisahkan anakan dari rumpun pokoknya. Jika penanaman ditujukan untuk dikonsumsi sendiri, maka pembibitan yang paling mudah adalah dengan cara vegetatif.

Caranya yaitu ketika membeli bawang daun secara utuh, artinya lengkap dengan akarnya. Pastinya akar tidak akan ikut dimasak bukan?

Nah bagian dari pangkal batang tanaman hingga sampai akarnya inilah yang dapat ditanam, sehingga tidak perlu repot melakukan pembenihan dengan menanam dari biji atau membeli bibit yang telah siap tanam. Pilihlah anakan yang besar-besar agar nantinya dapat tumbuh dengan besar pula.

Media Tanam

Gunakan pot, polybag, maupun wadah lainnya untuk dijadikan sebagai tempat tanam. Isi wadah itu dengan campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1 sebagai media tanamnya.

Penanaman
Tanam potongan bawang daun pada bagian yang masih terdapat akar itu, cukup 1-3 anakan saja pada setiap wadahnya. Waktu yang paling baik untuk menanamnya adalah di pagi atau sore hari kemudian letakkan pada tempat yang terkena sinar matahari secara penuh utamanya pada pagi hari.

Perawatan
Siram secara teratur setiap 2 atau 3 hari sekali, usahakan air tidak menggenang di dalam wadah tanam agar akar tidak membusuk. Pemupukan dapat dilakukan secara berkala, dengan memperhatikan kesuburan tanaman. Jaga kebersihan media tanam, pastikan bersih dari rumput agar bawang daun dapat tumbuh dengan baik.

Pemanenan
Untuk dipergunakan secara harian pemanenan tidak harus menunggu hingga dalam keadaan siap panen, artinya dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan kebutuhan.

Cara pemanenan dapat dilakukan dengan memotong/mengiris bawang daun dan membiarkannya tumbuh kembali. Dengan demikian tak perlu repot menanamnya kembali dan setelah bawang daun tumbuh maka dapat dipanen kembali. Begitulah seterusnya, ketika membutuhkannya tingga potong saja bawang daun pada pot itu.

Cara pemanenan yang kedua yaitu mengambilnya sampai akar-akarnya. Cara ini lebih baik tetapi memang sedikit repot, karena harus menggali media tanam disekitar tanaman.

Silakan tanam kembali pangkal bawang daun, agar dapat tumbuh dan dipanen kembali.


Itulah manfaat bawang daun atau yang sering juga disebut oncang, onclang, atau loyang untuk kesehatan serta cara tanam bawang daun di rumah dan memanennya agar tetap tumbuh besar kembali.

Jika melihat berbagai manfaat yang terkandung pada daun bawang ini serta begitu mudah cara pembudidayaannya, maka tidak ada ruginya jika memiliki tanaman ini di rumah.

Semoga bermanfaat...