Halaman

    Social Items

Cara Tanam Bawang Daun di Rumah dan Memanennya agar Tetap Tumbuh Besar Kembali

Bawang daun atau yang sering disebut juga dengan oncang, onclang, atau loyang merupakan tumbuhan jenis sayuran yang daunnya berwarna hijau, lunak, berbentuk bulat panjang, berongga, dan ujungnya meruncing sedangkang pangkalnya berwarna putih dan tidak berongga.

Bawang daun memang mudah sekali ditemukan pada penjual sayuran, tetapi jika memiliki tanaman ini di rumah tentu akan lebih mudah ketika memerlukannya. Seperti ketika membuat telur dadar atau sayur sop misalnya.

Nah dengan menanamnya di rumah maka ketika memerlukannya tidak usah membeli, cukup ambilnya saja daun bawang yang ditanam di rumah itu.

Bawang daun yang telah dipanen bisa ditanam kembali. Asalkan memiliki banyak tanaman bawang daun di rumah, iritnya bisa bisa berkelanjutan.

Selain dapat menghemat pengeluaran uang belanja, tanaman ini juga berfungsi untuk penghijauan.

Dan ternyata bukan hanya menambah kelezatan masakan saja, bawang daun juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Jadi tidak ada ruginnya menanamnya di rumah.

Tenang untuk menanam sangatlah mudah, gak ribet dan gak perlu lahan yang luas.

Cara Tanam Bawang Daun di Rumah dan Memanennya agar Tetap Tumbuh Besar Kembali

Berikut cara menanam daun bawang di rumah:

Siapkan wadah untuk media tanam

Jika tak memiliki lahan untuk menanam, bisa gunakan pot, polybag, ember, plastik bekas minyak goreng, dan lain-lain.

Siapkan media tanam

Isi wadah media tanam itu dengan campuran tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan 2:1:1, jangan lupa aduk secara merata.

Pembibitan

Ada 2 cara pembudidayaan bawang daun, yaitu secara generatif (menggunakan biji) dan vegetatif (memisahkan anakan dari rumpun pokoknya).

Nah untuk pembudidayaan bawang daun di rumah, gunakan saja cara vegetatif agar lebih mudah dan hemat.

Biasanya bawang daun yang dibeli dari penjual sayur lengkap dengan akarnya, dan pangkal batang beserta akarnya pastinya tidak ikut dimasak. Nah gunakan potongan pangkal batang bawang daun itu sebagai bibitnya.

Bongkar rumpun tanaman, setiap rumpun tanaman bisa dipecah menjadi beberapa bibit tergantung besar kecilnya yaitu terdiri dari 1 hingga 3 anakan.

Sebaiknya segera tanam bibit yang telah siap, jika tak langsung di tanam simpan di tempat yang teduh dan lembab dan tidak lebih dari 7 hari.

Penanaman

Lakukan penanaman pada pagi atau sore hari, buat lubang pada media tanam yang telah disiapkan dengan kedalaman sekitar 10 cm.

Masukan bibit bawang daun pada lubang tanam yang telah dibuat, satu wadah satu lubang tanaman dan satu lubang tanam diisi 1 – 3 anakan.

Pastikan posisi tanaman dalam keadaan tegak berdiri, kemudian tutup dengan media tanam secara kuat mencengkeram. Selanjutnya siram bibit yang telah ditanam itu.

Sampai di sini proses penanaman telah selesai. Letakkan di tempat yang mendapat penyinaran matahari, utamanya sinar matahari pagi.

Perawatan

Lakukan penyiraman 2 hingga 3 hari sekali pada waktu pagi atau sore hari dengan memperhatikan kondisi tanah juga cuaca. Untuk menghindari pembusukan akar, pastikan air tidak menggenang dalam wadah tanam.

Jaga kebersihan media tanam, pastikan tidak ada sampah plastik dan rumput yang tumbuh.

Pemupukan dapat dilakukan secara berkala, yaitu setiap sebulan sekali. Untuk penggunaan pupuk kandang atau kompos ditabur pada pangkal batang tanaman. Jika menggunakan pupuk organik cair, semprotkan pada tanaman atau di kocorkan pada pangkal tanaman.

Pemupukan juga dapat dilakukan menggunakan pupuk kimia seperti urea misalnya. Caranya buatlah lubang di sekitar tanaman pada arah sinar matahari pagi. Masukan pupuk secukupnya, lalu tutup kembali dengan media tanam.

Untuk tanaman bawang daun di rumah yang tujuannya dikonsumsi sendiri sebaiknya menggunakan pupuk organik saja agar lebih sehat.

Pemanenan

Untuk dikonsumsi sendiri (tidak dijual), pemanenan dapat dilakukan sesuai kebutuhan yaitu ketika diperlukan. Jadi ambil saja secukupnya, seperti ketika memasak sayur sop misalnya.

Cara pemanenan dapat dilakukan dengan memotong/mengiris bawang daun dan membiarkannya tumbuh kembali pada pot tanaman atau mengambilnya sampai akar-akarnya.

Memanen bawang daun dengan cara mengirisnya ketika masih berada pada pot memang mudah dan tidak merepotkan. Bawang daun juga akan tumbuh kembali, hanya saja pertumbuhannya tidak sebaik sebelumnya.

Nah jika ingin bawang daun tumbuh besar kembali maka pemanennan dilakukan dengan cara menggali media tanam di sekitar pangkal tanaman, kemudian angkat bawang daun beserta akarnya. Jangan mencabutnya, agar dapat dijadikan bibit yang baik kembali.

Sebelum pangkal batang bawang daun ditanam kembali, pastikan bekas media tanam telah digemburkan. Biasanya media tanam yang telah digunakan akan memadat, sehingga perlu menggemburkannya agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Jika diperlukan, beri pupuk secukupnya pada bekas media tanam yang telah digemburkan itu.

Selanjutnya rawat tanaman bawang daun itu seperti perawatan sebelumnya.

Semoga bermanfaat...

Cara Tanam Bawang Daun di Rumah dan Memanennya agar Tetap Tumbuh Besar Kembali

Jenis Kaca yang Aman untuk Membuat Pintu, Dinding, Sekat, Atap, Railing, Lantai, dan Anak Tangga

Kaca merupakan material padat yang bening dan transparan (tembus pandang) dan tahan terhadap zat kimia, tetapi kaca memiliki sifat licin dan mudah pecah.

Seiring dengan kemajuan teknologi, kaca bisa dibuat menjadi semi bahkan tidak tembus pandang sama sekali namun tetap dapat meneruskan cahaya walaupun akan berbeda ketajamannya.

Perubahan sifat transparannya ini dilakukan dengan sengaja saat propses pencetakannya atau dengan cara memodifikasinya setelah kaca itu jadi.

Kaca memiliki nilai estetika, sehingga dengan penerapan dan penempatan yang tepat tentu akan mempercantik tampilan bangunan rumah.

Umumnya kaca diterapkan pada pintu dan jendela rumah, yang berfungsi sebagai media pencahayaan alami yaitu sebagai penerus cahaya matahari ke dalam rumah.

Seiring dengan kemajuan teknologi pula, kaca yang sejatinya memiliki sifat mudah pecah ini dapat diminimalisir kerapuhannya sehingga kuat terhadap lendutan dan benturan.

Dengan demikian kaca lebih aman ketika diterapkan pada pintu dan jendela, bahkan dengan lembaran yang lebih besar dan tanpa rangka sekalipun.

Bukan hanya diterapkan pada pintu dan jendela berangka saja, di zaman modern ini penggunaan kaca pada bangunan rumah telah mengalami perkembangan.

Banyak dijumpai penggunaan kaca pada bangunan rumah ini diterapkan seperti untuk dinding, sekat, pintu tanpa rangka (pintu frameless), atap (skylight), railing tangga, railing balkon, bahkan digunakan sebagai lantai hingga anak tangga.

Adalah jenis kaca tempered dan laminated, merupakan kaca yang termasuk dalam kategori safety glass. Kedua jenis kaca ini memiliki kekuatan yang lebih baik terhadap lendutan dan benturan keras jika dibandingkan dengan jenis lainnya.


Sama-sama memiliki kekuatan terhadap lendutan dan benturan, kaca tempered dan laminated memiliki perbedaan.


Kaca Tempered

Dibanding dengan kaca biasa, kaca tempered (tempered glass) memiliki daya tahan lebih kuat 3 hingga 5 kali terhadap lendutan dan benturan keras.

Kaca ini diperkuat dengan cara memanaskannya hingga titik hampir lebur, kemudian didinginkan secara mendadak dengan aliran udara secara merata pada kedua sisi permukaannya.

Selain kuat, sebelum pecah kaca tempered akan mengalami perubahan bentuk terlebih dahulu seperti bengkok misalnya. Jika benar-benar pecah, maka pecahannya akan berbentuk kecil, bulat, dan tumpul sehingga tidak menciderai.

Kaca tempered aman digunakan untuk membuat pintu kaca frameless, dinding kaca, sekat kaca, railing tangga, dan railing balkon.


Kaca Laminated

Sama dengan kaca tempered, kaca laminated (laminated glass) juga memiliki tingkat keamanan dan dan perlindungan yang tinggi.

Jenis Kaca yang Aman untuk Membuat Pintu, Dinding, Sekat, Atap, Railing, Lantai, dan Anak Tangga

Kaca laminated merupakan kaca yang terdiri dari dua lembar kaca atau lebih yang digabungkan dan disatukan dengan satu atau lebih lembaran film polivinil yang transparan, kuat, dan fleksibel melalui proses pemanasan dan pengepresan.

Ketika pecah kaca laminated tidak jatuh berhamburan tetapi hanya retak, tetap melekat lembaran filmnya, dan tetap terpasang pada rangkanya. Bahkan ketika dalam keadaan pecah, tetap memiliki keamanan yang tinggi karena akan sangat sulit ditembus oleh manusia.

Seperti kaca tempered, kaca laminated dapat digunakan untuk membuat pintu kaca frameless, dinding kaca, sekat kaca, railing tangga, dan railing balkon.

Bukan itu saja, kaca laminated juga dapat digunakan untuk membuat dinding kaca kolam renang, atap kaca (skyligt), lantai kaca, hingga anak tangga kaca.

Namun untuk membuat anak tangga dari kaca sebaiknya konsultasikan dengan ahlinya, agar tangga dapat digunakan dengan nyaman dan aman.

Itulah 2 jenis kaca yang termasuk dalam kategori safety glass, memiliki keamanan yang lebih dibandingkan dengan jenis kaca lainnya.

Semoga bermanfaat...

Jenis Kaca yang Aman untuk Membuat Pintu, Dinding, Sekat, Atap, Railing, Lantai, dan Anak Tangga

Macam-Macam Ukuran Buis Beton

Buis beton atau yang juga dikenal dengan nama hong atau gorong-gorong merupakan material bahan bangunan beton pracetak (precast), berbentuk seperti pipa dan biasanya digunakan sebagai saluran drainase.

Pada rumah tangga bukan hanya digunakan sebagai saluran pembuangan air kotor dan air hujan saja, tetapi juga kerap digunakan dalam pembuatan septic tank dan sumur resapan.

Dengan demikian buis beton memiliki peranan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan alam, walaupun sepertinya memang sering terlupakan. Hal ini mungkin karena letaknya yang di tanam di dalam tanah sehingga tak terlihat.


Buis beton ada yang bertulang dan tak bertulang tetapi yang umum digunakan oleh masyarakat yaitu yang tak bertulang, mungkin karena harganya yang lebih murah.

Seperti telah disebutkan di atas bahwa buis beton berbentuk seperti pipa, tetapi ada yang berbentuk lingkaran penuh (bulat) dan setengah lingkaran (belah).

Berikut macam-macam ukuran (diameter x panjang) buis beton lingkaran (bulat) dan setengah lingkaran (belah):

⌀ 20 cm x 100 cm
⌀ 30 cm x 100 cm
⌀ 40 cm x 100 cm
⌀ 50 cm x 100 cm
⌀ 60 cm x 100 cm
⌀ 80 cm x 50 cm
⌀ 100 cm x 50 cm

Pada daftar ukuran di atas dapat dilihat jika diameter dan panjang kedua jenis buis beton memiliki ragam ukuran yang sama, tetapi untuk harganya tentu saja ada perbedaan.

Harga buis beton lingkaran (bulat) standar (tak bertulang) tahun 2020:

Diameter Panjang Harga
20 cm 100 cm Rp. 75.000
30 cm 100 cm Rp. 100.000
40 cm 100 cm Rp. 125.000
50 cm 100 cm Rp. 190.000
60 cm 100 cm Rp. 225.000
80 cm 50 cm Rp. 225.000
100 cm 50 cm Rp. 305.000

Harga buis beton setengah lingkaran (belah) standar (tak bertulang) tahun 2020:

Diameter Panjang Harga
20 cm 100 cm Rp. 55.000
30 cm 100 cm Rp. 70.000
40 cm 100 cm Rp. 85.000
50 cm 100 cm Rp. 130.000
60 cm 100 cm Rp. 175.000
80 cm 50 cm Rp. 175.000
100 cm 50 cm Rp. 205.000

Terkait dengan harga buis beton yang tertera pada tabel di atas, mungkin saja dapat berubah sewaktu-waktu.

Perbedaan harga bisa dipengaruhi oleh perbedaan wilayah, persaingan usaha, ketersediaan bahan baku, kualitas produk, serta kemutakhiran mesin produksi.

Jadi informasi harga di atas setidaknya dapat dijadikan perkiraan, silakan cek harga pada tempat penjualan sebelum membelinya.

Itulah macam-macam ukuran dan harga buis beton lingkaran (bulat) dan setengah lingkaran (belah).

Semoga bermanfaat...

Sumber:
https://asiacon.co.id/products/jual-buis-beton
https://indonusa-conblock.com/products/buis-beton/

Macam-Macam Ukuran Buis Beton

Ukuran Ideal Garasi di rumah Kapasitas 1 dan 2 Mobil

Ukuran garasi memang akan dipengaruhi ketersedian lahan, walau demikian tetaplah harus mengacu pada ukuran garasi secara tepat meskipun dengan ukuran yang minimal.

Ketepatan ukuran dalam membuat garasi mobil sangatlah penting, agar kelak ketika garasi itu dapat difungsikan dengan baik sesuai yang diharapkan.

Bukan hanya dapat menampung mobil yang dimiliki saja, tetapi perlu juga memikirkan kemudahan keluar masuknya mobil.

Selain itu ketika mobil berada di dalam garasi, seharusnya masih tersedia cukup ruang sebagai area untuk lalu lalang orang dewasa yaitu antara 80 cm hingga 100 cm.

Ukuran Ideal Garasi di Rumah Kapasitas 1 Mobil

Idealnya garasi di rumah dapat menampung satu mobil yang berukuran cukup besar, dimana kendaraan itu secara umum banyak dimiliki oleh masyarakat secara luas.

Dengan demikian ketika suatu saat berganti mobil dengan ukuran yang berbeda, garasi yang ada tetap dapat difungsikan dengan baik apalagi jika kendaraan yang baru lebih besar dari sebelumnya.


Adalah Kijang Innova, mobil ini berukuran cukup besar sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan dalam membuat garasi di rumah untuk kapasitas 1 mobil.

Garasi yang berpatokan pada dimensi ukuran mobil keluaran Toyota ini tentu saja dapat digunakan untuk berbagai macam jenis mobil lainnya.

Bukan hanya yang seukuran saja, pastinya dapat menampung mobil yang berdimensi lebih kecil seperti Avanza, Xenia, Honda Jazz, dan sebagainya.

Toyota Kijang Innova berdimensi ukuran 4.735 mm x 1.830 mm x 1.795 mm, maka ukuran ideal garasi di rumah untuk kapasitas 1 mobil yaitu 600 cm x 300 cm (pxl).


Seperti tampak pada gambar di bawah ini, garasi berkapasitas 1 mobil diisi dengan mobil Kijang Innova (model mobil bukan sebenarnya, hanya perumpamaan saja).

Ukuran Ideal Garasi di rumah Kapasitas 1 dan 2 Mobil

Panjang garasi = 600 cm
Panjang Kijang Innova = 473.5 cm
Dinding dengan bagian mobil = 20 cm
Pintu dengan bagian depan mobil = 106.5 cm
20 cm + 473.5 cm + 106.5 cm = 600 cm
Lebar garasi = 300 cm
Lebar Kijang Innova = 183 cm
Dinding kiri dengan mobil = 20 cm
Dinding kanan dengan mobil = 97 cm
20 cm + 183 cm + 97 cm = 300 cm

Itulah ukuran ideal garasi untuk kapasitas 1 mobil. Jika ingin lebih irit lahan lagi, panjang dan lebar garasi dapat diperkecil namun tetap dapat digunakan sebagai garasi seukuran mobil Kijang Innova.


Ukuran Ideal Garasi di Rumah Kapasitas 2 Mobil

Idealnya garasi di rumah yang berkapasitas 2 mobil dapat menampung 2 mobil yang berukuran besar, maka ukuran ideal untuk panjang garasi yaitu 600 cm dan lebarnya 550 cm.

Ukuran Ideal Garasi di rumah Kapasitas 1 dan 2 Mobil

Seperti tampak pada gambar di atas, garasi yang berkapasitas 2 mobil diisi dengan 2 mobil Kijang Innova (model mobil bukan sebenarnya, hanya perumpamaan saja).

Panjang garasi = 600 cm
Panjang Kijang Innova = 473.5 cm
Dinding dengan belakang mobil = 20 cm
Pintu dengan bagian depan mobil = 106.5 cm
20 cm + 473.5 cm + 106.5 cm = 600 cm
Lebar garasi = 550 cm
Lebar 1 Kijang Innova = 183 cm
Dinding kiri dengan mobil = 20 cm
Jarak antar mobil = 80 cm
Dinding kanan dengan mobil = 84 cm
20 cm + 183 cm + 80 cm + 183 cm + 84 cm = 550 cm

Ukuran ini sangatlah ideal karena dapat menampung 2 mobil berukuran besar seperti Kijang Innova, sehingga dapat digunakan untuk berbagai jenis ukuran mobil yang seukuran dengan Kijang Innova serta mobil lainnya yang lebih kecil demensi ukurannya.

Itulah ukuran ideal untuk garasi di rumah yang berkapasitas 2 mobil besar. Jika ingin menghemat lahan, lebar garasi dapat dikurangi sehingga menampung 1 mobil berukuran besar dan 1 mobil berukuran kecil.

Untuk mobil yang besar tetap mengacu pada dimensi Kijang Innova, sedangkan mobil yang kecil mengacu pada dimensi ukuran Avanza. Dimana mobil seukuran Avanza ini juga banyak dimiliki oleh masyarakat.


Seperti tampak pada gambar berikut ini, panjang garasi tetap sama yaitu 600 cm sedangkan lebarnya dibuat menjadi 530 cm. Garasi diisi dengan mobil Kijang Innova dan Avanza (model mobil bukan sebenarnya, hanya perumpamaan saja).

Ukuran Ideal Garasi di rumah Kapasitas 1 dan 2 Mobil

Ukuran ini juga sudah cukup ideal, karena dapat menampung 2 mobil walaupun tak sama lebarnya.

Panjang garasi = 600 cm
Panjang Kijang Innova = 473.5 cm
Dinding dengan belakang mobil = 20 cm
Pintu dengan bagian depan mobil = 106.5 cm
Panjang Avanza = 419 cm
Dinding dengan belakang mobil = 20 cm
Pintu dengan bagian depan mobil = 161 cm
20 cm + 473.5 cm + 106.5 cm = 600 cm
20 cm + 419 cm + 161 cm = 600 cm
Lebar garasi = 530 cm
Lebar Kijang Innova = 183 cm
Lebar Avanza = 166 cm
Dinding kiri dengan mobil = 20 cm
Jarak antar mobil = 80 cm
Dinding kanan dengan mobil = 81 cm
20 cm + 183 cm + 80 cm + 166 cm + 81 cm = 530 cm

Itulah ukuran garasi di rumah berkapasitas 1 dan 2 mobil, untuk tingginya dapat dibuat 300 cm atau menyesuaikan dengan tinggi bangunan rumahnya agar proporsional.

Semoga bermanfaat...

Ukuran Ideal Garasi di rumah Kapasitas 1 dan 2 Mobil

Perbedaan Berhenti dan Parkir

Pengguna jalan pastinya akan menemui berbagai marka jalan dan bermacam-macam rambu jalan, dimana marka dan rambu jalan ini sudah barang tentu harus ditaati oleh seluruh pengguna jalan agar tercipta ketertiban dalam berlalu lintas.

Dengan terciptanya ketertiban dalam berlalu lintas di jalan raya ini tentu akan tercipta pula kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi pengguna jalan, sehingga kecelakaan lalu lintas pun dapat diminalisir.

Bagi pengguna jalan raya, perlu mengetahui arti dari garis marka serta rambu-rambu jalan itu. Tanpa mengetahui artinya, tentu bisa saja membuat suatu hal yang tidak dinginkan dapat terjadi, bahkan bisa menyebabkan kena tilang.

Dari berbagai macam garis marka dan rambu jalan itu tentu memiliki arti yang berbeda-beda. Ada yang merupakan larangan ada juga yang merupakan sebagai tanda peringatan.


2 macam rambu jalan yang mungkin masih banyak pengendara kendaraan bermotor belum mengerti perbedaannya, yaitu rambu jalan Dilarang Berhenti dan Dilarang Parkir.
Lantas apa perbedaan dari kedua rambu larangan itu?

Untuk mengetahui perbedaannya, perlu mengetahui arti dari berhenti dan parkir terlebih dahulu.

Berhenti dan parkir itu sendiri sepertinya memang hampir sama, tetapi menurut definisinya keduanya jelas berbeda.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, berikut definisi berhenti dan parkir:

Berhenti adalah keadaan kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya.

Parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya.

Jadi perbedaan mendasar antara parkir dan berhenti terletak pada pengemudinya, yaitu ketika kendaraan tidak bergerak pengemudi meninggalkan kendaraan apa tidak.

Itulah perbedaan berhenti dan parkir menurut definisinya, lalu apakah perbedaan arti dari rambu Dilarang Berhenti dan Dilarang Parkir?
Perbedaan Berhenti dan Parkir
Rambu Dilarang Berhenti biasanya berupa huruf S yang berada di dalam lingkaran merah dan terdapat garis miring (diagobal), sedangkan rambu dilarang parkir berupa huruf P berada di dalam lingkaran merah dan juga ada garis diagonalnya.

Sesuai dengan definisi dari kata berhenti dan parkir, rambu Dilarang Berhenti berarti rambu untuk memberitahukan kepada pengguna jalan bahwa dilarangan untuk menghentikan kendaraan pada area tertentu.

Sedangakan Dilarang Parkir merupakan rambu sebagai pemberitahuan bahwa pengguna jalan dilarang menghentikan dan meninggalkan kendaraannya.

Itulah perbedaan arti Dilarang Berhenti dan Dilarang Parkir, selain itu ada juga larangan berhenti atau parkir yang berupa garis marka jalan.

Seperti sering ditemui di jalan raya, garis marka ada yang berwarna kuning ada juga yang berwarna putih. Ada yang utuh, putus-putus, ada juga kombinasi antara utuh dan putus-putus bahkan ada yang berupa garis bergerigi (zigzag). Semua itu tentu memiliki arti yang berbeda-beda.

Baca juga:

Semoga bermanfaat...

Perbedaan Berhenti dan Parkir


Hari Raya Idul Fitri telah tiba, namun pandemi COVID-19 masih juga belum usai. Ini membuat suasana lebaran tahun 2020 M / 1441 H tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Khususnya di wilayah Kabupaten Temanggung, sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang merupakan penyebab COVID-19 maka desa-desa sepakat untuk menutup sementara akses jalan menuju ke desa masing-masing selama lebaran.

Penutupan sementara selama 6 hari ini membuat warga hanya bisa berlebaran di desa atau area sekitar rumah masing-masing karena tak bisa mengunjungi kerabat maupun teman yang berada di luar desa.

Bahkan untuk satu desa pun warga juga tidak saling berkunjung ke rumah, paling hanya saling menyapa serta meminta maaf ketika bertemu dan itu pun dilakukan tanpa bersalaman.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Sementara untuk silaturahim pada kerabat atau teman di luar desa atau kota lain, silaturrahim pun dilakukan melalui telepon, medsos, atau video call.


Patuhnya warga pada kesepakatan ini membuat jalan raya menjadi lenggang, bahkan nyaris tak terlihat hilir mudik kendaraan. Apalagi lebaran tahun ini jalanan juga sepi pemudik, hal ini semakin membuat jalan raya semakin sepi saja.

Adalah jalan raya yang membentang dari Parakan (Temanggung) hingga Weleri (Kendal), yang menjadi lokasi foto untuk mengabadikan jalan raya yang sepi saat lebaran tahun ini.

Pada hari-hari biasa lalu lintas kendaraan di jalan raya ini selalu terlihat ramai, apalagi ketika menjelang dan saat lebaran sudah pasti sangatlah ramai.

Bukan hanya lalu lintas kendaraan warga sekitar, namun juga dari kota-kota lain hingga pemudik banyak yang menggunakan jalan ini. Namun tidaklah demikian pada lebaran tahun 2020 ini, sungguh sangat berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya.

Terpantau di wilayah Desa Muntung Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung, jalan raya sungguh terlihat sangat sepi pada saat Hari Raya Idul Fitri kali ini.

Melihat situasi jalan raya yang sepi tidak seperti pada saat lebaran sebelum-sebelumnya, beberapa warga Desa Muntung yang tinggal di sekitar pinggir jalan raya secara spontanitas tertarik untuk mengabadikan sepinya jalanan yang tak biasanya ini.

Seperti 2 foto yang diunggah oleh akun Facebook Haji Boylot Sadewo pada tanggal 24 Mei 2020 ini: foto yang pertama terlihat seorang pria duduk di tengah jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Foto pertama terlihat seorang pria duduk santai di kursi, di tengah jalan raya.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Sementara foto kedua terlihat seorang pria sedang tiduran di jalan raya sambil tersenyum.

Pada tanggal 25 Mei 2020 akun Facebook Haji Boylot Sadewo kembali mengunggah foto yang diambil pada lokasi yang sama, kali ini gayanya lebih unik dan tidaklah biasa yaitu rebahan di kasur tepat di tengah jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Perlu diketahui bahwa dalam aktifitas pengambilan foto ini tetap memperhatikan kondisi dan situasi jalan raya, sehingga tetap terjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Alasan Memakai Jam Tangan di Tangan Kiri

Jam berfungsi sebagai penunjuk waktu sehingga memakai jam tangan sangat berguna sekali bagi mereka yang memiliki kesibukan dalam beraktifitas.

Lebih dari itu, banyak orang memakai jam tangan untuk menunjang penampilan agar lebih bergaya atau terlihat elegan. Maka tak heran pula jika banyak orang yang memakai jam tangan keren bahkan mewah.

Semakin keren atau mewah jam tangan yang dipakai, tentu akan semakin menambah kepercayaan diri pada seseorang.

Terlepas dari merek, model, atau mewah dan tidaknya jam tangan yang dipakai, sering kita temui banyak orang memakai jam tangan di pergelangan tangan kiri bukan kanan.

Berikut alasan mengapa banyak orang yang lebih memilih untuk memakai jam tangan di pergelangan tangan kiri bukan kanan:

Lebih mudah ketika memakainya

Pada umumnya mayoritas orang melakukan aktifitas menggunakan tangan kanan, maka memakai jam tangan di tangan kiri akan lebih mudah dilakukan daripada dipakai di tangan kanan.


Pemutar jam berada di sebelah kanan

Pemutar jam biasanya berada di sebelah kanan, maka saat mengatur atau menyetel jarum jam akan lebih mudah dilakukan menggunakan tangan kanan.

Sepertinya ini berlaku juga pada jam yang penyetelannya berupa tombol, dimana penyetelan jam akan lebih mudah dilakukan menggunakan tangan kanan.

Lebih mudah melihat jam ketika beraktifitas

Sebagian besar orang melakukan aktifitas utama menggunakan tangan kanan, maka memakai jam tangan di pergelangan tangan kiri akan lebih memudahkan ketika melihat jam karena setidaknya aktifitas yang sedang dilakukan tidak akan terganggu.

Apalagi ketika mengendarai sepeda motor, tangan kanan memiliki peran yang sangat penting karena handle gas berada di stang kanan. Maka jika jam tangan dipakai di tangan kiri tentu akan lebih mudah ketika melihat penunjuk waktu itu, begitu pula dengan aktivitas yang lainnya.

Simpulan

Tidak ada aturan baku mengenai pemakaian jam tangan ini, apakah di tangan kanan atau kiri. Itu hanya soal selera dan kenyamanan saja.

Mayoritas orang menggunakan tangan kanan ketika beraktifitas sehingga memakai jam tangan di pergelangan tangan kiri akan lebih mudah saat memakainya, mengatur atau menyetelnya, dan ketika melihat penunjuk waktu itu.

Ini mungkin akan berbeda bagi mereka yang kidal, dimana lebih banyak aktifitas yang dilakukan menggunakan tangan kiri.

Semoga bermanfaat...

Alasan Memakai Jam Tangan di Tangan Kiri

Trik Cara Mengirim File Berukuran Besar di WhatsApp

WhatsApp merupakan aplikasi chatting yang memungkinkan penggunanya bukan hanya dapat saling berkirim pesan yang berupa tulisan, tetapi juga memungkinkan penggunanya untuk berkirim file yang berupa dokumen, foto, suara, video, bahkan hingga aplikasi.

Sayangnya, seperti kita ketahui bahwa ukuran file yang dikirim lewat WhatsApp itu dibatasi ukurannya. Tentu saja jika melebihi dari yang telah ditentukan pastinya tidak akan dapat dikirim.

WhatsApp hanya mengizinkan penggunanya dalam berkirim dokumen tak lebih dari 100 MB, sedangkan untuk foto, suara, dan video dibatasi hingga ukuran 16 MB saja.

Lalu bagaimana caranya jika harus mengirim pesan yang berisi file berukuran besar, melebihi batasan yang telah ditentukan?

Tenang gaes kirim file yang memiliki kapasitas ukuran besar lewat WhatsApp itu bisa saja dilakukan, ada triknya mudah dan simple kok.

Untuk dapat mengirim file berukuran besar lewat WhatsApp, triknya adalah dengan memanfaatkan layanan penyimpanan file yaitu Google Drive.

Jadi triknya adalah sebelum dikirim, file disimpan terlebih dahulu pada Google Drive. Kemudian yang dikirim melalui WhatsApp adalah link dari file yang tersimpan pada Google Drive itu.

Setelah link file terkirim melalui WhatsApp, maka penerima pesan dapat mengunduh file yang tersimpan pada google drive si pengirim pesan.

Jadi trik ini menggunakan Google Drive yang merupakan aplikasi penyimpanan file dimana biasanya sudah terinstal pada ponsel Android, tetapi jika belum terinstal silakan download dulu di Play Store.

Dan jika file besar yang akan dikirim melalui WhatsApp itu belum tersimpan di Google Drive, itu berarti kamu harus menyimpannya dulu di Google Drive.

Berikut trik langkah-langkah mengirim file besar melalui WhatsApp:

Buka aplikasi Google Drive.
Temukan file yang akan dikirim lewat WhatsApp, ingat ya jika file yang akan dikirm belum tersimpan di Google Drive maka kamu perlu menyimpan dulu di Google Drive.


Setelah ketemu, ketuk ikon titik tiga pada file yang akan dikirim itu.
Ketuk Link Sharing off, dengan mengetuk Link Sharing Off ini maka link file yang akan dikirim lewat WhatsApp itu telah tercopy secara otomatis.

Langkah selanjutnya, buka aplikasi WhatsApp.
Pilih kontak WhatsApp yang akan dikirimi file besar itu.
Tap dan tahan pada area ketik pesan.
Ketuk TEMPEL/PASTE.
Ketuk Ikon Kirim Pesan.

Nah sampai di sini proses kirim file besar melalui WhatsApp telah selesai.

Setelah pesan yang berisi link file besar itu terkirim, maka sipenerima pesan hanya perlu klik link file dalam pesan WhatsApp itu untuk mendownloadnya.

Tak hanya melalui WhatsApp saja, file yang disimpan pada Google Drive juga dapat dibagikan melalui aplikasi chatting lainnya, medsos, dan email.


Itulah trik cara berkirim file besar melalui WhatsApp, mudah bukan?

Trik Cara Mengirim File Berukuran Besar di WhatsApp

Cara Cek Kepesertaan Bansos di Aplikasi SIKS Kemensos

Kementrian Sosial berupaya agar bantuan sosial bagi masyarakat tepat sasaran. Salah satu upayanya adalah dengan merilis aplikasi SIKS untuk pengecekan kepesertaan bansos.

Pengecekan ini dapat dilakukan oleh masyarakat menggunakan smartphone, asalkan aplikasi SIKS ini telah terinstal.

Namun untuk menjaga informasi pribadi, akun untuk login hanya diberikan pada pemangku kepentingan.

SIKS-NG merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next-Generation, adalah sistem informasi yang mendukung proses pengelolaan data terpadu kesejahteraan sosial.

Aplikasi SIKS-Dataku ini merupakan aplikasi yang berisi informasi tentang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, Bantuan Sosial Pangan, dan Program Keluarga Harapan.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini, maka harus sudah terinstal di smartphone. Jika belum menginsalnya,  silakan buka Play Strore kemudian cari dan instal aplikasi SIKS-Dataku Kementrian Sosial Republik Indonesia pada smartphone.

Berikut cara pangecekan kepesertaan bansos di aplikasi SIKS Kemensos.
  • Buka aplikasi SIKS-Dataku
  • Pilih menu Cek Bansos
  • Pilih ID kepesertaan yang diinginkan
  • Masukkan nomor kepesertaan dari ID yang dipilih
  • Masukkan nama yang sesuai dengan ID yang dipilih
  • Ketuk kotak di depan tulisan Saya bukan robot, ikuti perintah pada halaman pop up
  • Ketuk cari

Silakan tunggu sejenak, sistem akan mencocokan ID dan Nama yang diinput dan membandingkan antara nama yang diinput dengan nama yang ada dalam database. Setelah proses selesai, keterangan bansos akan ditampilkan.

Selain menggunakan aplikasi yang harus diinstal pada smarthphone, pengecekan kepesertaan bansos juga dapat dilakukan melalui laman website.

Jika memilih dengan cara ini maka tak perlu menginstal aplikasi SIKS Kemensos pada smartphone.

Cara ini dapat dilakukan melalui smartphone atau komputer, berikut langkah-langkahnya:
  • Ketuk/klik url berikut ini https://cekbansos.siks.kemsos.go.id/
  • Pilih ID kepesertaan yang diinginkan
  • Masukkan nomor kepesertaan dari ID yang dipilih
  • Masukkan nama yang sesuai dengan ID yang dipilih
  • Ketik sesuai captcha pada kolom yang tersedia
  • Ketuk/klik cari

Sama halnya dengan pengecekan melalui aplikasi SIKS-Dataku yang diinstal pada smartphone, sistem akan mencocokan ID dan Nama yang diinput dan membandingkan antara nama yang diinput dengan nama yang ada dalam database.

Maka silakan tunggu sejenak hingga proses selesai untuk melihat keterangan bansos yang ditampilkan.

Itulah cara pengecekan kepesertaan bansos, bagaimana mudah bukan?

Semoga bermanfaat...

Cara Cek Kepesertaan Bansos di Aplikasi SIKS Kemensos

Cara Video Call di WhatsApp Lebih dari 1 Peserta

WhatsApp merupakan aplikasi chatting yang banyak digunakan oleh pengguna smartphone. Tak cuma dapat berkirim pesan secara tertulis dan suara serta saling berbagi file saja, tetapi juga memungkinkan para pengguna untuk melakukan panggilan suara dan video.

Bahkan kini panggilan suara dan video itu dapat dilakukan lebih dari 1 nomor kontak saja lho, asyik bukan?

Sekedar informasi, dulu panggilan video group WhatsApp ini hanya dapat dilakukan maksimal sebanyak 4 peserta saja, tetapi kini dapat dilakukan maksimal hingga 8 orang.

Pastinya dengan hadirnya fitur panggilan video grup atau video call group yang dapat dilakukan hingga 8 orang ini akan memudahkan ketika bersilaturrahim, baik itu dengan keluarga tercinta maupun teman-teman.

Bukan hanya itu saja, fitur ini juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang kelancaran pekerjaan. Seperti ketika mengadakan rapat tetapi para pesertanya tak harus berada dalam satu ruangan misalnya.

Nah untuk dapat memanfaatkan fitur panggilan video group ini, para penggunya harus menggunakan WhatsApp versi terbaru.

Jadi bagi yang masih menggunakan versi lawas, silakan update dulu aplikasi WhatsApp pada ponselmu. Ini berlaku untuk seluruh partisipan atau orang-orang yang bakal ngobrol rame-rame itu.

Setelah dipastikan telah menggunakan versi terbaru, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk melakukan video call group.

Ada 2 cara untuk melakukan panggilan video group, yaitu melalui daftar kontak dan melalui group WhatsApp.

Begini cara melakukan video Call group melalui daftar nomor kontak WA, artinya tidak melalui group WA.
  • Buka aplikasi WhatsApp.
  • Cari salah satu nomor kontak WhatsApp yang akan dihubungi
  • Jika sudah ketemu, ketuk ikon kamera video yang terletak di kanan untuk melakukan video call
  • Setelah terhubung dengan satu teman, ketuk ikon tambah teman di pojok kanan atas untuk menambahkan peserta video call.
  • Ketuk ikon tambah teman lagi untuk menambahkan peserta yang lain.

Untuk melakukan video call group pada group WA, begini caranya:
  • Buka aplikasi WhatsApp.
  • Buka group WA.
  • Lakukan panggilan video pada salah satu kontak di group WA itu, caranya Ketuk ikon telepon ada tanda plusnya yang terletak di sebelah kanan atas.
  • Pilih salah satu kontak yang akan dihubungi, lalu ketuk ikon kamera video.
  • Setelah terhubung ketuk ikon tambah teman.
  • Ketuk ikon tambah teman lagi untuk menambahkan peserta yang lain.

Atau untuk melakukan video call group pada grup WA lebih cepat dilakukan dengan cara ini:
  • Buka aplikasi WhatsApp
  • Buka group WhatsApp.
  • Ketuk ikon telepon yang ada tanda plusnya di sebelah kanan atas.
  • Pilih nomor kontak yang akan dihubungi, maksimal 8 orang ya...
  • Ketuk ikon kamera video untuk melakukan video call pada kontak-kontak yang telah dipilih.

Itulah cara melakukan video call group lebih dari 1 hingga maksimal 8 nomor kontak WhatsApp, ingat ya semua partisipasn harus menggunakan WhatsApp versi terbaru.

Bagaimana, mudah dan simple bukan?

Jika pada obrolan awal hanya diikuti 5 partisipan misalnya, maka jika ingin menambahkan partisipan lagi cukup ketuk ikon gambar orang yang ada tanda plusnya, lalu cari dan pilih peserta yang aka ditambahkan dalam obrolan video group itu.

Perlu juga diketahui, jika nomor kontak belum tersimpan pada buku alamat ponsel maka tidak dapat ditambahkan sebagai peserta dalam video call group.

Untuk melakukan panggilan suara lebih dari 1 hingga 8 nomor kontak, caranya sama dengan ketika melakukan panggilan video call group. Hanya saja ketika melakukan panggilan, ikon yang diketuk (dipilih) yaitu ikon bergambar telepon bukan video.

Semoga bermanfaat...

Cara Video Call di WhatsApp Lebih dari 1 Peserta