Desain Mushola Minimalis

Desain Mushola Minimalis

Desain Mushola Minimalis

Gaya atau konsep minimalis tidak hanya dapat diterapkan pada rumah saja, tetapi dapat juga diterapkan pada mushola. Dengan konsep minimalis ternyata tempat ibadah ini terlihat indah, rapi dan elegan tentunya.


Hal ini diharapkan agar jama'ah dapat lebih khusyuk dan lebih senang untuk melakukan shalat berjama'ah di masjid atau di mushola daripada di rumah, yang tentunya memang sebaiknya bagi kaum laki-laki untuk menunaikan shalat berjama'ah di masjid ataupun di mushola.


Desain Mushola yang merupakan karya dari seorang yang bernama Ridha A. Luthfi ini bergaya minimalis. Terlihat simpel dan tidak banyak ornamen yang menghiasinya.


Pada bagian depan tepatnya pojok kanan dan kiri dinding bangunan menggunakan kaca namun tetap memakai rangka sebagai bingkainya.


Sebenarnya anda dapat membuatnya tanpa rangka dan menerapkan dinding kaca pada kedua sudut bagian depan mushola tersebut, karena kaca dapat memberikan estetika yang lebih pada sebuah bangunan.


Sifat kaca yang mudah pecah sehingga mudah menciderai, maka jika tidak memakai rangka sebaiknya menggunakan kaca khusus agar aman.


Baca juga:

Jenis-Jenis Kaca untuk Bangunan Rumah

Jenis Kaca yang Aman untuk Membuat Pintu, Dinding, Sekat, Atap, Railing, Lantai, dan Anak Tangga


Desain Mushola ini memang tidak begitu luas, namun mempunyai halaman yang tentunya akan sangat berguna.


Baik sebagai area parkir maupun dapat digunakan saat jamaah membludak, seperti shalat tarawih yang dilaksanakan pada bulan ramadhan misalnya.


Desain Mushola Minimalis

Di samping bangunan ini terdapat area hijau atau tanah yang banyak ditumbuhi rumput, bidang ini dapat anda jadikan taman yang dapat memberikan kesejukan pada siang hari. Selain itu, taman juga dapat difungsikan untuk resapan air.


Sesuai dengan tema yang diusung dari desain mushola ini, maka tempat wudunya pun lebih tepatnya juga dengan konsep minimalis pula.


Desain Mushola Minimalis

Seperti tampak pada gambar, tempat wudu terlihat minimalis yaitu dengan tiang yang berjejer.


Kran air wudu ditempatkan pada tiang-tiang itu, agar percikan air wudu tidak keluar melalaui celang antar tiang maka bisa menggunakan lembaran fiber untuk menutup tiang-tiang itu sehingga tida ada celah lagi.


Kemudian tempatkanlah kran air pada tiang-tiang tersebut, dengan demikian ini akan semakin memperjelas konsep minimalis yang menjadi gaya dari bangunan untuk shalat berjamaah ini.


Itulah contoh Desain Mushola Minimalis yang juga terlihat sederhana tetapi tetap menawan.


Semoga bermanfaat...