Istilah-Istilah dalam RAB Bangunan

Istilah-Istilah dalam RAB Bangunan

Istilah-istilah dalam RAB Bangunan

Istilah-istilah banyak terdapat dalam dunia arsitektur atau bangunan. Bagi arsitek, tukang bangunan, atau bagi orang yang bekerja dalam hal bangun membangun rumah, gedung, jembatan, dan urusan bangunan lainnya, tentu saja dapat mengerti atau paham akan arti dari istilah-istilah tersebut.


Akan tetapi bagi sebagian orang yang tidak pernah bersentuhan dengan urusan bangunan, mungkin belum mengerti arti atau maksud dari istilah-istilah bangunan yang ada.


Nah kali ini saya akan membagikan secuil istilah-istilah dalam bangunan atau kata-kata yang sering kita jumpai pada RAB Bangunan berikut artinya, namun sebelum kita membahasnya alangkah baiknya terlebih dahulu kita mengerti arti dari bangunan itu sendiri.


Bangunan adalah struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Bangunan juga biasa disebut dengan rumah dan gedung, yaitu segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya.


Bangunan memiliki beragam bentuk, ukuran, dan fungsi, serta telah mengalami penyesuaian sepanjang sejarah yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti bahan bangunan, kondisi cuaca, harga, kondisi tanah, dan alasan estetika.


Dalam Rencana Anggaran Biaya Bangunan juga memiliki berbagai macam istilah, diantarnya seperti di bawah ini:


>

Pondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi sebagai tempat bangunan (yang akan dibangun) dan meneruskan beban yang disalurkan dari struktur atas ke tanah dasar. Pondasi merupakan struktur terbawah dari pembuatan sebuah bangunan.


Aanstamping adalah pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi.


Kolom adalah batang tekan vertikal dari rangka struktur yang memikul beban dari balok. kolom berfungsi sebagai pengikat pasangan dinding bata dan meneruskan beban di atasnya atau sebagai penerus beban seluruh bangunan ke pondasi. Bila diumpamakan, kolom itu seperti rangka tubuh manusia yang memastikan sebuah bangunan berdiri. Jadi kolom merupakan salah satu pekerjaan beton bertulang.


Balk merupakan salah pekerjaan beton bertulang. Balk merupakan bagian struktur yang digunakan sebagai dudukan lantai dan pengikat kolom lantai atas. Fungsinya adalah sebagai rangka penguat horizontal bangunan akan beban-beban.


Bekisting berfungsi sebagai cetakan beton bertulang, pekerjaan bekisting seringkali membutuhkan perancah baik itu berupa bambu maupun scaffolding sebagai penyangga yang menyesuaikan beban yang harus dipikul, semakin berat bekisting maka semakin banyak perancah yang digunakan.


Slof adalah sebagai komponen yang meratakan beban, dimana dengan sloof tadi pelimpahan beban dari dinding di atasnya slof merata ke fondasi dan kemudian dilimpahkan ke tanah. Slof lazimnya terbuat dari beton bertulang dan letaknya di atas pondasi, baik itu berupa pondasi pasangan batu kali atau telapak (footplate).


Plesteran adalah suatu lapisan sebagai penutup permukaan dinding baik luar atau dalam bangunan dari pasangan bata merah atau batu cetak, yang berfungsi sebagai perata permukaan, memperindah dan memperkedap dinding.


Acian adalah penyempurnaan dari plesteran, tetapi hanya menggunakan campuran semen dan air saja.


Kuda-kuda adalah bagian dari struktur bangunan yang berfungsi untuk menompang rangka atap.


Gording adalah balok atap sebagai pengikat yang menghubungkan antar kuda-kuda.


Nok/bubungan merupakan sisi atap yang teratas, selalu dalam keadaan datar dan umumnya menentukan arah bangunan.


Itulah istilah-istilah yang sering kita jumpai dalam RAB bangunan. Apabila terdapat kata yang kurang tepat dalam penjelasannya saya mohon maksukannya.


Semoga bermanfaat...

Load comments