Vinir (veneer) Kayu dan Cara Pembuatannya

Vinir (veneer) Kayu dan Cara Pembuatannya

Vinir (veneer) Kayu dan Cara Pembuatannya

Apakah sebenarnya vinir (veneer) itu? Baiklah sebelum meluncur menuju kebeberapa proses yang harus dilalui dari kayu hingga menjadikannya vinir, terlebih dahulu saya akan memberikan uraian sekilas tentang vinir tersebut.


Vinir berbentuk lembaran tipis menyerupai papan yang merupakan hasil dari sayatan/serutan/irisan dari kayu. Diproses dengan menggunakan mesin khusus, ketebalan serta cara penyayatannya disesuaikan dengan kebutuhan.


Lembaran ini merupakan salah satu bahan untuk membuat playwood/kayu lapis, atau dijadikan untuk melapisi permukaan pada kayu olahan.


Untuk lebih mudahnya mungkin dapat dibayangkan seperti rautan pensil karena pada dasarnya limbah yang dihasilkan dari serutan pensil hampir sama dengan serutan log (kayu). Hasil seperti itu jika menggunakan teknik rotary dalam penyayatannya.


Tentu saja tidak sama persis karena mesin untuk membuat vinir tidak sama dengan rautan pensil, itu hanya gambaran saja. Itulah sedikit gambaran tentang vinir, semoga dapat dipahami.


Berikut Proses Pembuatan Vinir (veneer) Kayu:


Langkah pertama adalah memotong log (kayu) sesuai dengan ukuran yang diingikan. Ukuran ini nantinya akan menjadikan panjang atau lebar dari vinir, ini tergantung dari teknik penyayatan walaupun nantinya akan ada pemotongan untuk merapikannya.


Langkah selanjutnya yaitu mengupas kulit kayu sampai bersih, tentu saja dengan mesin. Kemudian membelahnya menjadi dua bagian dan atau membentuknya menjadi balok, atau juga membiarkannya tetap utuh sebagai kayu gelondongan. Tentu saja lembaran vinir yang dihasilkan akan berbeda, ini disebabkan karena cara penyayatan yang berbeda.


Kemudian kayu dilunakan agar mudah saat proses penyayatan, yaitu dengan cara direbus menggunakan air panas atau uap air panas.


Selanjutnya kayu di sayat untuk membuat lembaran-lembaran vinir.


Untuk kayu gelondongan menggunakan teknik rotary (putar) yaitu dengan meletakkan kayu pada mesin kemudian menyayatnya dengan cara memutar. Pada cara ini akan menghasilkan lembaran vinir yang panjang.


Untuk kayu yang telah dibelah atau telah dibentuk menjadi balok, cara penyayatannya adalah kayu diiris pada tepinya secara memanjang. Cara ini menghasilkan vinir dengan ukuran lebar sesuai dari lebar belahan kayu sedangkan panjangnya sesuai dengan potongan kayu yang disayat.


Pada proses ini, lembaran-lembaran sayatan kayu itu dipotong sesuai ukuran yang diinginkan dan dirapikan . Lembaran yang dihasilkan dari teknik rotary sangatlah panjang, maka cukup memotong panjangnya saja.


Untuk cara selain rotary, harus merapikan pada sisi-sisinya agar mendapatkan bentuk lembaran vinir kotak memanjang yang rapi.


Proses terakhir adalah mengeringkannya, hal ini dilakukan karena lembaran-lembaran vinir masih dalam keadaan basah.


Itulah langkah-langkah dalam membuat vinir, semoga bermanfaat...

Load comments