Kesalahan dalam Pembuatan Pintu Pagar Geser

Kesalahan dalam Pembuatan Pintu Pagar Geser

Kesalahan dalam Pembuatan Pintu Pagar Geser

Pagar adalah suatu media yang difungsikan untuk pengaman rumah, baik itu dari hal-hal yang dapat merugikan maupun untuk menjaga privasi. Maka dari itu ia terletak di luar, yaitu sebagai pembatas antara area rumah dengan area publik.


Dengan begitu, pagar akan selalu bersentuhan dengan area luar rumah yang bersifat publik. Seperti kita ketahui, bahwasanya perilaku dan sifat seseorang itu bermacam-macam. Ada yang baik dan tidak baik, ada yang lembut dan ada juga yang kasar. Selain itu pagar rumah juga akan berhadapan dengan berbagai cuaca, baik panas, dingin, maupun hujan.


Jika pagar sebuah rumah akan berhadapan dengan berbagai hal , seperti apa yang telah diuraikan di atas. Maka seharusnya pagar didesain dan dibuat dengan baik dan benar, agar kuat, tahan lama dan mudah digunakan.


Pintu pagar akan selalu bersentuhan dengan banyak orang, karena memang ia sebagai penghubung antara area rumah dengan area publik. Sehingga akan sering dibuka dan ditutup. Dan dalam menggunakannya tentu ada yang hati-hati juga ada yang kurang bahkan tidak hati-hati.


Pintu pagar geser yang tidak dibuat dengan benar, kemungkinan besar akan cepat rusak. Jadi jangan hanya ingin membuatnya dengan biaya yang lebih murah, namun tanpa memperhitungkan kualitasnya.


Seperti apa yang tampak pada gambar adalah pintu pagar geser yang tidak dapat berfungsi dengan baik. Hal tersebut dikarenakan ada kesalahan dalam penggunaan materialnya. Memang secara keseluruhan pintu pagar tersebut masih kuat dan kokoh.


Namun permasalahannya adalah roda keluar dari jalurnya, sehingga pintu pagar akan susah dibuka maupun ditutup. Akan sangat berat saat menggesernya, bahkan mungkin akan sangat sulit sekali untuk menggesernya.


Sebenarnya permasalahannya hanya satu, yaitu pada relnya. Penggunaan material yang tidak semestinya, mengakibatkan rel bergeser dari tempat di mana ia ditanamkan. Sehingga rodanya juga tidak berada di atas relnya, dengan demikian pintu pagar tidak mudah untuk digeser.


Kasus yang terjadi seperti yang tampak pada gambar di atas adalah seharusnya material untuk membuat rel menggunakan plat besi, bukan besi beton yang sering digunakan untuk cor pada bangunan.


Besi beton mempunyai bentuk yang bulat, sehingga tidak seharusnya digunakan sebagai rel pada pintu pagar geser. Karena ia tidak akan tertanam secara kuat, akibatnya besi beton tersebut akan mudah lepas dan bergeser dari tempat dimana ia ditanamkan.


Ini berbeda jika menggunakan plat besi yang mempunyai bentuk yang seperti persegi panjang atau segitiga. Plat besi akan tertanam dengan kuat sehingga tidak mudah lepas dan bergeser dari dudukannya. Dengan begitu rel akan tetap dapat berfungsi sebagai mana mestinya.


Simpulan


Kesalahan pada pintu geser seperti yang tampak pada gambar adalah hanya material yang digunakan untuk membuat relnya, seharusnya ia menggunakan plat besi bukan besi beton.


Kedua jenis besi ini berbeda, memang sama-sama panjang akan tetapi plat besi berbentuk kotak sedangkan besi beton berbentuk bulat.


Semoga bermanfaat...

Load comments