Pintu Utama Rumah Seharusnya Tidak Membuka Keluar

Pintu Utama Rumah Seharusnya Tidak Membuka Keluar

Pintu Utama Rumah Seharusnya Tidak Membuka Keluar

Ternyata membahas sebuah pintu rumah bukan hanya sebatas pada desain, kusen, ukuran, atau material untuk membuatnya saja.


Bukan juga tentang harga perolehannya saja, namun arah bukaan pintu juga perlu untuk dipertimbangkan. Lebih-lebih pada pintu utama rumah yang merupakan salah satu elemen bangunan yang sangat penting.


Arah bukaan pintu utama menjadi sesuatu hal yang perlu adanya pemikiran yang serius, karena bukan hanya akan berhubungan dengan estetika dari sebuah bangunan rumah saja. Namun kemudahan dalam menggunakannya juga perlu menjadi pertimbangan.


Lalu kenapa bukaan pintu utama yang mengarah keluar harus dihindari?


Sesuatu yang harus dihindari biasanya adalah hal yang kurang baik, atau mungkin memang tidak baik sama sekali. Seperti halnya pintu utama dengan arah bukaan keluar itu sepertinya bukan hal yang baik.


Ya, karena bukaan pintu rumah yang langsung berhubungan dengan area luar rumah pada lazimnya akan mengarah ke dalam. Dan secara estetika tentu saja akan terlihat lebih indah bukan?


Sebelum membahasnya lebih dalam, perlu juga diketahui bahwa ada model pintu yang memang arah bukaannya keluar dan ke dalam.


Tetapi pintu tersebut biasanya mempunyai daun pintu 2 lapis, yaitu membuka ke luar dan ke dalam. Model ini biasanya terdapat pada rumah zaman dahulu, biasanya daun pintu dengan bukaan keluar terbuat dari kayu tanpa adanya kaca.


Sedangkan yang arah ke dalam terbuat dari kaca dengan rangka yang terbuat dari kayu atau juga bisa dikombinasikan antara kayu dan kaca.


Nah yang dalam bahasan di sini adalah daun pintu yang hanya terdiri dari satu lapis, dimana daun pintu tersebut arah bukaannya keluar. Walaupun pintu tersebut terdiri dari 2 daun pintu, namun pintu tersebut hanya terdiri dari satu lapis saja, seperti foto di atas.


Pintu utama dengan arah bukaannya keluar dapat diartikan sebagai penolakan atas sesuatu yang hendak masuk, seperti tamu misalnya sehingga dapat diibaratkan sebagai simbol atas penolakan pada tamu atau dengan arti lain sebagai bentuk pengusiran.


Tamu yang datang dan hendak masuk ke dalam rumah akan disambut dengan gerakan pintu yang seakan-akan dikibaskan keluar, sehingga ini dapat menimbulkan ketidaknyamannan.


Coba bagaimana sikap atau gerakan Anda ketika hendak mengusir sesuatu agar keluar dari rumah?


Pastinya arah ayunan tangan akan mengarah keluar bukan?


Ya karena jika arahnya ke dalam itu sama juga mempersilakannya untuk masuk. Itulah sekedar contoh yang sangat sederhana.


Bukaan pintu utama yang mengarah keluar dapat membingungkan bagi tamu, karena lazimnya arah bukaannya kedalam. Mungkin tamu akan beranggapan bahwa arah bukaan pintu sama dengan pintu pada umumnya yaitu mengarah kedalam.


Ketika tamu yang hendak masuk ke dalam rumah berada tepat di depan pintu, maka harus mundur terlebih dahulu dan mengambil sikap hati-hati ketika pintu dibuka.


Jadi tentu saja itu bukanlah hal untuk memudahkan bagi tamu, namun tentu saja akan membingungkan bahkan ketidak nyamanan.


Pada saat tamu hendak pulang, tamu tersebut dapat saja lupa jika arah bukaan pintunya keluar sehingga bisa saja membuat malu ketika salah dalam membuka pintu.


Mungkin bagi sebagian orang ini adalah sesuatu hal yang sepele, namun ini juga perlu menjadikan pertimbangan ketika menentukan arah bukaan pintu utama rumah.


Bahkan jika dilihat dari kacamata feng shui, pintu seperti ini tidaklah baik, karena dapat mempengaruhi aliran energi positif yang hendak masuk kedalam rumah.


Itulah hal yang membuat Anda sebaiknya menghindari memasang pintu dengan arah bukaan keluar, terutama untuk pintu utama ramah.


Semoga bermanfaat...

Load comments