Awas Serangan Ghaib pada Bisnis Anda

Awas Serangan Ghaib pada Bisnis Anda


Yang namanya ghaib tentu saja tidak terlihat, ini dapat dilihat oleh orang-orang tertentu yang mempunyai keahlian dalam hal supranatural. Jadi sangat sulit bagi orang awam yang dengan sengaja ingin melihatnya. Jikalau orang awam melihat hal yang ghaib, mungkin itu hanya kebetulan saja dan tidak disengaja.


Bisnis atau usaha dapat juga berurusan dengan hal-hal yang ghaib, ini dapat terjadi karena adanya persaingan bisnis yang tidak sehat. Mereka lebih memilih cara yang tidak benar dan instan tentunya, yaitu dengan cara ghaib.


Artikel ini berdasarkan cerita yang terjadi pada usaha dalam skala kecil bukan dalam skala besar, yaitu seperti pada toko/warung dan usaha rumahan saja.


Tidak sedikit toko sembako, kelontong, warung makan, dan usaha rumahan yang menggunakan cara ghaib untuk melariskan dagangannya. Jadi mereka lebih memilih untuk bekerjasama dengan jin fasik daripada dengan cara meningkatkan kualitas, pelayanan, dan berdoa kepada Allah SWT untuk melariskan dagangannya.


Jika mereka menggunakan cara ghaib untuk melariskan dagangannya dan tidak menggangu saingan usahanya, mungkin ini tidaklah perlu untuk dipedulikan. Karena ini akan menjadi urusan orang yang salah jalan tersebut dan Sang Pencipta alam ini. Namun jikalau mereka mengusik dengan cara mematikan usaha yang kita miliki misalnya, tentu saja ini menjadi masalah yang harus dihadapi.


Biasanya mereka menggunakan jin fasik untuk melakukan aksinya, mahkluk tersebut diletakan pada tempat yang dijadikan untuk usaha. Tentu saja dengan bantuan dari orang yang mempunyai keahlian dalam bidang tersebut, dan biasanya dengan menggunakan media tertentu untuk menjalankan aksinya.


Setelah makhluk itu diletakan pada suatu tempat usaha, maka perubahan akan segera terjadi. Seperti berkurangnya pembeli, bahkan mungkin tidak ada sama sekali. Ini terjadi karena tempat usaha tersebut telah tertutup oleh hal yang ghaib, sehingga mengakibatkannya tidak terlihat atau terlihat seperti saat sedang tutup/tidak buka/libur. Dengan begitu, tentu saja pembeli akan pergi ke tempat lain untuk membeli keperluannya.


Sebagai gambaran silakan simak cerita-cerita nyata di bawah ini:


1) Ada suatu warung makan yang kehilangan pembeli, bahkan masakan yang baru matang dalam beberapa menit langsung basi. Suatu saat ada orang yang duduk di depan warung tersebut, setelah ditanya orang tersebut berkata jika Ia hendak membeli makanan pada warung itu. Namun katanya warung itu tutup, padahal saat itu warung makan tersebut benar-benar buka. Bukankah hal ini sangat aneh?


2) Ini terjadi pada usaha rumahan yaitu laundry. Usaha tersebut kehilangan pelanggannya, bahkan sama sekali tidak ada orang yang datang untuk menggunakan jasa laundrynya. Pakaian dan barang lainnya yang telah selesai dilaundrypun juga tidak diambil oleh pemiliknya. Ini sangat aneh karena biasanya tidak seperti ini, dan ini terjadi dalam beberapa hari. Setelah diselidiki, ternyata ada makhluk yang menutupi tempat usaha laundry tersebut.


Dan setelah makhluk itu dibuang, keadaan normal kembali. Anehnya ketika pelanggan datang untuk mengambil laundry miliknya, Ia malah bertanya "kok tutup terus bu?" Padahal kenyataanya bahwa laundry selalu buka seperti biasanya.


3) Pernah ada suatu toko kelontong yang kehilangan pelanggannya, bahkan sangat sepi dari pembeli. Setelah diselidiki, ternyata di depan toko tersebut terdapat makhluk jin suruhan orang. Dan setelah mahkluk tersebut dihilangkan, dengan izin Allah SWT maka toko itu berangsur-angsur normal kembali.


Terlepas dari percaya atau tidak percaya tentang adanya hal-hal ghaib yang digunakan dalam persaingan usaha. Dari ketiga cerita di atas dapat disimpulkan bahwa cara kerja dari serangan ghaib pada suatu usaha/bisnis yang berupa toko/warung yaitu sebagian besar dengan cara menutupinya agar tampak seperti tutup. Sehingga tentu saja tidak ada pelanggan/pembeli yang datang bukan?


Namun juga perlu Anda ketahui, belum tentu apabila ada suatu usaha/bisnis yang kehilangan pelanggan/pembeli itu berarti ada serangan ghaib yang ingin mematikan usaha/bisnisnya. Dan belum tentu juga apabila saingan dari suatu usaha tiba-tiba ramai pembeli maka itu menggunakan cara-cara yang tidak benar. Maka berhati-hatilah dan janganlah berprasangka buruk, karena hal ini sangat sulit untuk dibuktikan.


Semua yang terjadi adalah kehendak dari Yang Maha Kuasa, tidak ada suatu apapun dapat terjadi kecuali atas izin dari-Nya. Maka apabila merasa ini terjadi pada bisnis Anda, berinstropeksi dirilah karena bisa jadi itu terjadi karena benih yang telah kita tanam. Artinya mungkin saja kita telah menyakiti perasaan seseorang, sehingga membuatnya sakit hati.


Atau mungkin juga karena bisnis kita tidak mampu bersaing, harga jual yang terlalu mahal atau pelayanan yang tidak memuaskan misalnya. Jadi janganlah mudah berprasangka buruk terhadap lawan usaha Anda. Sikapilah hal itu dengan baik dan bijak, jika itu menimpa Anda.


Apabila memang ada hal aneh yang terjadi, maka bersabarlah dan usahakan untuk mencari tahu penyebabnya. Apabila memang terdapat makhluk yang menutupi usaha Anda, maka buanglah makhluk itu kemudian pasrahkan semua kepada Yang Maha Kuasa.


Dan apabila merasa yakin terhadap seseorang yang menjadi otak dari semua itu, maka janganlah sekali-kali untuk mengembalikan atau membuatnya sama seperti apa yang telah Ia perbuat kepada Anda. Karena jika itu Anda lakukan, itu berarti Anda telah melakukan perbuatan yang sangat dilarang oleh agama. Sehingga ini menjadikan Anda tidak berbeda dengannya. Berhati-hatilah jangan sampai menggunakan cara-cara yang termasuk menyekutukan-Nya.


Jikalau memang percaya dengan hal-hal yang ghaib, untuk membentengi usaha milik Anda maka pagar ghaib dapat menjadi pilihannya.


Silakan baca juga: Antara Pagar Rumah yang Nyata dan Ghaib


Sekali lagi semua yang terjadi adalah atas izin dari-Nya, maka hal terbaik yang dapat dilakukan jika itu menimpa Anda adalah dengan cara berikhtiar yang tidak melanggar syariat dan selalulah untuk berdoa serta berpasrah diri kepada Allah SWT.


Sekian dan semoga bermanfaat...

Load comments