Perbedaan Fungsi 2 Tombol Penyiraman pada Toilet Duduk

Perbedaan Fungsi 2 Tombol Penyiraman pada Toilet Duduk

Perbedaan Fungsi 2 Tombol Penyiraman pada Toilet Duduk

Perkembangan teknologi memunculkan inovasi-inovasi baru, tak terkecuali pada toilet/kloset duduk. Dengan adanya inovasi, toilet duduk juga berkembang dengan fungsi-fungsi yang semakin modern. Semua itu ditujukan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaannya, juga cara untuk menghemat air pada fungsi penyiramannya.


Di era modern ini banyak yang telah menggunakan toliet duduk dengan tombol penyiraman ganda (dual flush), daripada toliet duduk dengan tombol penyiraman tunggal (single flush).


Bahkan kini semakin canggih saja, ada yang menggunakan sensor pada fungsi penyiramannya sehingga tidak perlu memencet apa-apa karena memang tidak terdapat tombol penyiraman itu.


Baca juga: Toilet Jongkok dan Toilet Duduk serta Asal Usulnya


Toilet duduk dengan 2 tombol penyiraman (ganda) kini sering ditemui pada pusat perbelanjaan, hotel, perkantoran, dan bahkan hingga rumah-rumah tempat tinggal.


Bentuk dari tombol itu berbeda, biasanya satu berukuran besar sementara yang satunya lebih kecil atau dengan tanda yang mengisyaratkan perbedaan daya siram pada keduannya.


Lalu, apakah perbedaan fungsi dari 2 tombol penyiraman itu?


Perbedaannya adalah pada daya siram masing-masing tombol, sehingga fungsinya berbeda pula antara untuk menyiram kotoran padat dan limbah cair.


Tombol penyiraman pada toilet duduk yang berukuran besar berkapasitas sekitar 6 hingga 9 liter air, difungsikan untuk menyiram kotoran padat atau ketika buang air besar.


Perbedaan Fungsi 2 Tombol Penyiraman pada Toilet Duduk

Sedangkan tombol yang berukuran lebih kecil akan mengeluarkan air 3 sampai 4 liter, difungsikan untuk menyiram limbah cair atau ketika buang air kecil.


Dengan demikian toilet bertombol penyiraman ganda (dual flush) lebih hemat air apabila dibandingkan dengan sistem penyiraman tunggal (single flush), karena antara buang air besar dan kecil dapat disiram dengan kapasitas air yang berbeda. Jadi air yang digunakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bukan?


Namun semua itu akan difungsikan dengan baik sebagai bentuk untuk penghematan air asalkan penggunanya mengetahui perbedaannya, jika tidak maka bisa saja salah pencet bahkan bukan tidak mungkin jika memencet kedua tombol secara bersamaan.


Itulah perbedaan fungsi dari kedua tombol penyiraman pada toilet duduk. Intinya adalah tombol yang besar digunakan untuk menyiram ketika buang air besar, sementara yang kecil berfungsi untuk penyiraman ketika buang air kecil.


Jadi setelah mengetahui perbedaannya, silakan gunakan dengan semestinya agar tidak ada air yang terbuang dengan percuma.


Atau jika Anda berencana ingin mengaplikasikan toilet duduk di rumah, sebaiknya memilih yang bertombol penyiraman ganda karena dapat menghemat air.


Dengan demikian tagihan bulanan yang harus dibayarkan atas beban pengggunaan air juga lebih hemat bukan?

Load comments