Social Items


Hari Raya Idul Fitri telah tiba, namun pandemi COVID-19 masih juga belum usai. Ini membuat suasana lebaran tahun 2020 M / 1441 H tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Khususnya di wilayah Kabupaten Temanggung, sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang merupakan penyebab COVID-19 maka desa-desa sepakat untuk menutup sementara akses jalan menuju ke desa masing-masing selama lebaran.

Penutupan sementara selama 6 hari ini membuat warga hanya bisa berlebaran di desa atau area sekitar rumah masing-masing karena tak bisa mengunjungi kerabat maupun teman yang berada di luar desa.

Bahkan untuk satu desa pun warga juga tidak saling berkunjung ke rumah, paling hanya saling menyapa serta meminta maaf ketika bertemu dan itu pun dilakukan tanpa bersalaman.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Sementara untuk silaturahim pada kerabat atau teman di luar desa atau kota lain, silaturrahim pun dilakukan melalui telepon, medsos, atau video call.


Patuhnya warga pada kesepakatan ini membuat jalan raya menjadi lenggang, bahkan nyaris tak terlihat hilir mudik kendaraan. Apalagi lebaran tahun ini jalanan juga sepi pemudik, hal ini semakin membuat jalan raya semakin sepi saja.

Adalah jalan raya yang membentang dari Parakan (Temanggung) hingga Weleri (Kendal), yang menjadi lokasi foto untuk mengabadikan jalan raya yang sepi saat lebaran tahun ini.

Pada hari-hari biasa lalu lintas kendaraan di jalan raya ini selalu terlihat ramai, apalagi ketika menjelang dan saat lebaran sudah pasti sangatlah ramai.

Bukan hanya lalu lintas kendaraan warga sekitar, namun juga dari kota-kota lain hingga pemudik banyak yang menggunakan jalan ini. Namun tidaklah demikian pada lebaran tahun 2020 ini, sungguh sangat berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya.

Terpantau di wilayah Desa Muntung Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung, jalan raya sungguh terlihat sangat sepi pada saat Hari Raya Idul Fitri kali ini.

Melihat situasi jalan raya yang sepi tidak seperti pada saat lebaran sebelum-sebelumnya, beberapa warga Desa Muntung yang tinggal di sekitar pinggir jalan raya secara spontanitas tertarik untuk mengabadikan sepinya jalanan yang tak biasanya ini.

Seperti 2 foto yang diunggah oleh akun Facebook Haji Boylot Sadewo pada tanggal 24 Mei 2020 ini: foto yang pertama terlihat seorang pria duduk di tengah jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Foto pertama terlihat seorang pria duduk santai di kursi, di tengah jalan raya.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Sementara foto kedua terlihat seorang pria sedang tiduran di jalan raya sambil tersenyum.

Pada tanggal 25 Mei 2020 akun Facebook Haji Boylot Sadewo kembali mengunggah foto yang diambil pada lokasi yang sama, kali ini gayanya lebih unik dan tidaklah biasa yaitu rebahan di kasur tepat di tengah jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Perlu diketahui bahwa dalam aktifitas pengambilan foto ini tetap memperhatikan kondisi dan situasi jalan raya, sehingga tetap terjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi


Hari Raya Idul Fitri telah tiba, namun pandemi COVID-19 masih juga belum usai. Ini membuat suasana lebaran tahun 2020 M / 1441 H tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Khususnya di wilayah Kabupaten Temanggung, sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang merupakan penyebab COVID-19 maka desa-desa sepakat untuk menutup sementara akses jalan menuju ke desa masing-masing selama lebaran.

Penutupan sementara selama 6 hari ini membuat warga hanya bisa berlebaran di desa atau area sekitar rumah masing-masing karena tak bisa mengunjungi kerabat maupun teman yang berada di luar desa.

Bahkan untuk satu desa pun warga juga tidak saling berkunjung ke rumah, paling hanya saling menyapa serta meminta maaf ketika bertemu dan itu pun dilakukan tanpa bersalaman.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Sementara untuk silaturahim pada kerabat atau teman di luar desa atau kota lain, silaturrahim pun dilakukan melalui telepon, medsos, atau video call.


Patuhnya warga pada kesepakatan ini membuat jalan raya menjadi lenggang, bahkan nyaris tak terlihat hilir mudik kendaraan. Apalagi lebaran tahun ini jalanan juga sepi pemudik, hal ini semakin membuat jalan raya semakin sepi saja.

Adalah jalan raya yang membentang dari Parakan (Temanggung) hingga Weleri (Kendal), yang menjadi lokasi foto untuk mengabadikan jalan raya yang sepi saat lebaran tahun ini.

Pada hari-hari biasa lalu lintas kendaraan di jalan raya ini selalu terlihat ramai, apalagi ketika menjelang dan saat lebaran sudah pasti sangatlah ramai.

Bukan hanya lalu lintas kendaraan warga sekitar, namun juga dari kota-kota lain hingga pemudik banyak yang menggunakan jalan ini. Namun tidaklah demikian pada lebaran tahun 2020 ini, sungguh sangat berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya.

Terpantau di wilayah Desa Muntung Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung, jalan raya sungguh terlihat sangat sepi pada saat Hari Raya Idul Fitri kali ini.

Melihat situasi jalan raya yang sepi tidak seperti pada saat lebaran sebelum-sebelumnya, beberapa warga Desa Muntung yang tinggal di sekitar pinggir jalan raya secara spontanitas tertarik untuk mengabadikan sepinya jalanan yang tak biasanya ini.

Seperti 2 foto yang diunggah oleh akun Facebook Haji Boylot Sadewo pada tanggal 24 Mei 2020 ini: foto yang pertama terlihat seorang pria duduk di tengah jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Foto pertama terlihat seorang pria duduk santai di kursi, di tengah jalan raya.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Sementara foto kedua terlihat seorang pria sedang tiduran di jalan raya sambil tersenyum.

Pada tanggal 25 Mei 2020 akun Facebook Haji Boylot Sadewo kembali mengunggah foto yang diambil pada lokasi yang sama, kali ini gayanya lebih unik dan tidaklah biasa yaitu rebahan di kasur tepat di tengah jalan.

Gaya Foto Tak Biasa di Jalan Raya yang Sepi Saat Lebaran Sepi

Perlu diketahui bahwa dalam aktifitas pengambilan foto ini tetap memperhatikan kondisi dan situasi jalan raya, sehingga tetap terjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas jalan.

Related Post

Buka Komentar

Subscribe Our Newsletter