Social Items

Macam-macam Ukuran Kasur Spring Bed

Beda ukuran spring bed, beda pula kapasitasnya. Bukan cuma itu, namun harganya pun juga akan berbeda pula. Harga juga akan dipengaruhi oleh kualitasnya dan berbeda merek walau sama ukurannya, harganya juga bisa berbeda.

Sebelum membeli spring bed, sebaiknya ketahui dulu untuk berapa orang nantinya spring bed akan digunakan sebagai alas tidur. Perhatikan juga ukuran ruangnya, agar nantinya bisa pas dengan ketersediaan ruangnya. Jika menggunakan dipan, maka ketahui dulu ukuran dipannya.

Jadi sebelum membelinya ketahui lebih dulu rencana penggunaannya untuk berapa orang, ukuran ruang atau dipan (jika menggunakan dipan), dan yang pasti juga tak kalah pentingnya adalah ketersediaan dananya. Semakin tebal isi kantongnya, tentu saja akan semakin leluasa memilihnya.

Secara umum spring bed hanya memiliki 5 macam ukuran standar. Untuk standar ukuran panjangnya 2 (dua) meter, sedangkan yang berbeda adalah ukuran lebarnya.

Berikut macam-macam ukuran standar spring bed (panjang x lebar) beserta kapasitas penggunaannya:

Ukuran 200 cm x 90 cm
Kapasitasnya untuk 1 (satu) orang, maka disebut juga dengan nama single size. Cocok digunakan pada kamar anak.

Ukuran 200 cm x 120 cm
Bisa memuat 2 (dua) orang, namun lebih nyaman jika digunakan untuk 1 (satu) orang. Biasanya digunakan pada kamar orang dewasa.

Ukuran 200 cm x 140 cm
Kapasitas pada ukuran ini adalah untuk 2 (dua) orang, sehingga bisa menjadi pilihan bagi pasutri.

Ukuran 200 cm x 160 cm
Spring bed ukuran ini bisa dipergunakan untuk 3 (tiga) orang, namun lebih nyaman untuk 2 (dua) orang saja.

Ukuran 200 cm x 200 cm
Untuk ukuran ini bisa memuat 3 (tiga) hingga 4 (empat) orang, namun untuk kenyamanan hanya untuk 3 (tiga) orang. Akan lebih nyaman lagi jika hanya digunakan untuk 2 (dua) orang saja.

Itulah macam-macam ukuran standar spring bed, namun mungkin saja ada ukuran lainnya. Misalnya untuk merek tertentu yang didatangkan dari luar negeri, sehingga menggunakan standar ukuran dari negara asalnya.

Macam-macam Ukuran Kasur Spring Bed

Macam-macam Ukuran Kasur Busa dan Kapasitasnya

Ada berbagai macam ukuran kasur busa, baik luasnya maupun ketebalannya. Dimana perbedaan ukuran itu akan mempengaruhi harga dan kapasitas serta kenyamanan dalam penggunaannya.

Untuk ukuran standar panjangnya adalah 2 (dua) meter, namun untuk lebar dan ketebalannya bervariasi. Jadi lebarnyalah yang mempengaruhi kapasitas penggunaannya, sementara ketebalannya akan berpengaruh terhadap kenyamanan ketika digunakan.

Terkait dengan perbedaan lebar dan ketebalannya ini juga akan berpengaruh terhadap harganya. Bukan hanya itu, jika berbicara masalah harga tentu saja juga akan dipengaruhi oleh kualitas dari kasur busa itu sendiri. Semakin berkualitas akan semakin awet dan nyaman digunakan.

Dengan tersedianya berbagai ukuran itu, maka dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tebalnya isi kantong. Ketika hendak membelinya, ukurlah terlebih dahulu luas ruangnya atau ukuran dipan (jika menggunakan dipan). Jangan sampai kasur busa yang dibeli ternyata tidak sesuai dengan ukuran ruang atau dipan yang dimiliki.

Jika ukuran ruang cukup luas dan tidak menggunakan dipan, tentu akan lebih leluasa dalam menentukan ukuran kasur busa yang hendak dibeli. Sehingga dapat disesuaikan dengan kapasitas yang dibutuhkan, apakah untuk satu orang atau dua orang. Semakin lebar akan semakin muat lebih banyak bukan?

Untuk ketebalannya merupakan sebuah pilihan tentang sebuah kenyamanan. Selain dipengauhi oleh kualitasnya, semakin tebal akan semakin nyaman digunakan karena ketika menopang beban tubuh akan tetap terasa empuk.

Secara umum ukuran ketebalan kasur busa antara lain 5 cm, 10 cm, 15 cm, 20 cm, 25 cm, dan 30 cm, untuk merek tertentu bisa saja berbeda. Untuk kasur busa dengan ketebalan 5 cm biasanya difungsikan untuk kasur lantai, jika untuk alas tidur sebaiknya gunakan 15 cm ke atas agar nyaman ketika digunakan beristirahat.

Itulah macam-macam ukuran ketebalan kasur busa, sedangkan untuk panjang dan lebarnya sebagai berikut:
Ukuran (pxl) Kapasitas
200 cm x 90 cm 1 orang
200 cm x 120 cm 2 orang
200 cm x 145 cm 2 - 3 orang
200 cm x 160 cm 3 - 4 orang
200 cm x 180 cm 4 - 5 orang

Itulah ukuran kasur busa yang secara umum dijual di pasaran, semoga bermanfaat.

Macam-macam Ukuran Kasur Busa dan Kapasitasnya

Macam-macam Jenis Sofa

Sebelum membeli sofa ada baiknya jika mengetahui jenis-jenis sofa terlebih dahulu. Bukan hanya model dan ukurannya saja yang perlu diperhatikan, agar nantinya dapat sesuai dengan tema dan fungsi ruang dimana “kursi empuk” itu ditempatkan.

Pada dasarnya sofa difungsikan sebagai tempat duduk, namun ada sofa yang dapat digunakan untuk fungsi yang lainnya seperti untuk bersantai seorang diri hingga sebagai tempat tidur.

Berikut jenis-jenis sofa yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan Anda:

Sofa Minimalis
Sesuai dengan namannya yaitu minimalis yang berarti sederhana, sofa jenis ini dapat ditempatkan untuk ruang tamu maupun ruang keluarga yang berukuran sempit. Berbentuk lurus dan terkesan tegas dan tampak modern dengan meminimalisir adanya lengkungan, membuat kursi yang empuk ini cocok untuk rumah yang bertema minimalis.

Sectional Sofa
Dalam satu set terdiri dari beberapa sofa yang dapat disusun membentuk letter “L” layaknya kursi sudut, itu berarti dapat membentuk sudut siku sehingga dapat menghemat ruang. Apalagi dapat diubah bentuk susunannya sesuai dengan kebutuhan, membuatnya dapat ditata sesuai dengan kondisi ruangnya. Sofa jenis sectional ini dapat ditempatkan di ruang tamu, namun lebih cocok untuk ruang keluarga.

Sofa Kursi
Merupakan kursi kayu/logam rasa sofa yaitu adanya perpaduan antara material kayu/logam dan sofa. Model dan bentuknya seperti kursi kayu/logam pada umumnya, hanya saja untuk tempat duduk dan sandaran badan dilapisi dengan sofa yang empuk.

Macam-macam Jenis Sofa

Untuk sandaran tangan dikedua sisinya ada yang menggunakan kayu/logam, ada juga yang dibalut dengan material sofa. Jadi pada jenis sofa kursi elemen kayu/logam tetap ditonjolkan walau hanya pada bagian-bagian tertentu saja.

Tempat Tidur Sofa
Bentuknya seperti sofa pada umumnya, namun sofa ini selain untuk tempat duduk juga dapat difungsikan sebagai tempat tidur. Sofa jenis ini cocok ditempatkan pada ruang keluarga karena dapat dijadikan sebagai tempat duduk juga dapat dijadikan sebagai alas tidur, atau untuk sekedar bersantai sambil membaca buku misalnya.

Untuk mengubahnya dari tempat duduk menjadi tempat tidur ada berbagai cara, tergantung dari model sofa itu sendiri. Seperti dengan cara membentangkan lapisan bagian bawah sofa, merebahkan sandaran sofa, melepaskan ikatan pada kanan dan kirinya hingga sofa menjadi terbentang layaknya sebuah kasur busa, mengeluarkan lipatan dari dalam sofa, dan lain-lain.

Sofa Armchair
Merupakan sofa single seater, sehingga diperuntukan sebagai tempat duduk untuk satu orang. Dengan tempat duduk dan sandaran yang empuk serta dilengkapi dengan sandaran tangan di kedua sisinya, sofa jenis ini cocok untuk ditempatkan di ruang tidur atau tempat yang bersifat privasi lainnya.

Sofa Recliner
Pada dasarnya sama dengan sofa armchair, perbedaan adalah pada sofa ini terdapat sandaran untuk kaki. Ketinggian tempat duduk dan sandaran kaki serta kemiringan sandaran untuk badan dapat diatur sesuai dengan kebutuhan, membuat sofa ini nyaman digunakan untuk bersantai sambil membaca buku, mendengarkan musik, atau ketika berpikir, dan lain-lain.


Itulah berbagai macam jenis sofa yang dapat diletakan pada ruang tamu, ruang keluarga, ruang tidur atau ruang yang bersifat privasi lainnya sesuai dengan kebutuhan tanpa mengabaikan dari fungsinya.

Macam-macam Jenis Sofa

Tips Memilih Kursi Tamu

Mendesain dan menata ruang tamu perlu mempertimbangkan berbagai elemen pembentuk ruang ini, agar sesuai dengan konsep rumah maupun luas ruangannya. Ketika terjadi perpaduan yang pas, maka akan didapatkan keindahan dan kenyamanan.

Kursi tamu merupakan salah satu elemen pembentuk ruang tamu, maka ketika hendak membelinya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Agar nantinya dapat dipilih sesuai dengan konsep rumah, baik model dan warnanya, juga bentuk dan ukurannya sesuai dengan luas ruang yang ada.

Kursi tamu bukan hanya diperuntukan untuk tamu saja, namun bisa digunakan untuk bersantai, berkumpul dengan keluarga, ketika membaca buku, atau ketika bersosmed ria menggunakan laptop maupun smartphone.

Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kursi tamu:

Konsep rumah

Memanglah hal ini tidaklah wajib, namun menyesuaikan kursi tamu dengan konsep rumah itu lebih baik karena akan tercipta perpaduan diantara keduanya. Misalnya untuk rumah dengan konsep minimalis, maka pilihlah kursi tamu yang bergaya minimalis pula.

Luas ruang tamu dan ukuran kursi tamu

Antara luas ruang tamu dan ukuran kursi tamu juga harus disesuaikan, maka perhatikan ukuran keduanya. Kursi tamu yang besar jika diaplikasikan pada ruang tamu yang sempit, tentu saja akan membuat ruang menjadi sesak sehingga membuat aktifitas menjadi tidak leluasa.

Ruang tamu yang sesak juga tidak nyaman di mata, karena akan menciptakan kesan sumpek. Maka ketika hendak membeli kursi tamu, ukurlah terlebih dahulu berapa panjang dan lebar ruang tamu yang ada. Kemudian perkirakan ukuran kursi tamu yang sesuai, agar terjadi perpaduan ukuran yang pas diantara keduanya.

Penataan kursi tamu

Rencanakan bagaimana akan menata kursi tamu, apakah lurus, letter L, atau saling berhadapan. Misalnya untuk ruang tamu yang sempit dan memanjang, bisa menata kursi tamu secara lurus atau berbentuk letter L, bisa juga mengaplikasikan model kursi tamu sudut.

Warna dan motif kursi tamu

Kursi tamu merupakan salah satu elemen pembentuk warna ruang, maka sesuaikan antara warna keduanya. Tak harus sama, bisa memilih dengan warna yang kontras. Untuk motifnya pilih juga yang sesuai dengan tema ruangnya, terutama yang memilh sofa sebagai kursi tamu.


Material kursi tamu

Ada banyak pilihan material kursi tamu, seperti kayu utuh, kombinasi antara kayu atau logam dengan busa yang dibungkus kain, atau sofa dimana kayu hanya sebagai rangka saja.

Sebaiknya pemilihan material kursi tamu disesuaikan dengan konsep rumahnya. Misalnya jika rumah bergaya klasik maka kayu secara utuh dapat menjadi pilihannya.

Perhatikan kenyamanan

Kenyamanan menjadi sangat penting, maka ketika membeli cobalah untuk mendudukinya kemudian rasakan apakah nyaman atau tidak. Jadi jangan hanya fokus pada modelnya saja, tapi perhatikan juga kenyamanannya.


Kualitas dan harga

Semakin berkualitas tentu saja bisa lebih awet, namun kualitas dan harga sepertinya memang tak terpisahkan, karena semakin berkualitas biasanya akan semakin mahal. Memang hal ini tidak sepenuhnya benar, ada juga kursi tamu yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Banyak juga toko furniture yang menyediakan barang berkualitas dengan harga yang bersaing.

Maka carilah informasi dimana toko furniture yang menjual barang berkualitas dengan harga yang bersaing. Jika telah menemukan kursi tamu sesuai dengan kriteria yang Anda maksud, dan ternyata budget belum mencukupi maka jangan paksakan untuk membelinya.

Janganlah terburu-buru membeli kursi tamu, agar puas juga pas dikantong. Tidak ada salahnya menunggu beberapa saat agar kursi tamu yang diinginkan dapat dibeli. Siapa tahu ketika uang sudah terkumpul lebih banyak, ada model terbaru dengan kualitas yang lebih baik. Semakin banyak budgetnya, tentu saja akan lebih leluasa dalam memilih kursi tamu.

Manggunakan jasa tukang pembuat kursi tamu

Hal ini dapat menjadi pilihan ketika menginginkan kursi tamu dengan budget yang minim, yaitu dengan menggunakan jasa tukang pembuat kursi tamu. Anda dapat memesan sesuai dengan model dan ukuran yang diinginkan. Bahkan dapat juga memilih kualitas materialnya, sehingga dapat disesuaikan dengan budgetnya.

Itulah tips memilih kursi tamu, semoga bermanfaat.

Tips Memilih Kursi Tamu

Tips Membeli Lemari Pakaian yang Ideal

Lemari pakaian berfungsi untuk menyimpan pakaian agar terjaga kebersihannya, terhindar dari debu, kotoran, hingga kuman. Dengan cara penyimpanan yang baik dan rapi, kualitas pakaian juga dapat terjaga.

Walau bukanlah termasuk dalam kebutuhan pokok, lemari pakaian bisa dikatakan penting keberadaannya. Bukan hanya sebagai tempat penyimpanan saja ternyata juga dapat dijadikan sebagai dekorasi pada sebuah ruangan.

Sehingga dengan pemilihan yang tepat, tampilan kamar tidur akan lebih indah. Bukankah pada umumnya lemari pakaian ditempatkan pada kamar tidur?

Berikut tips membeli lemari pakaian yang ideal:

Ketahui ukuran standarnya

Ukuran menjadi sangat penting, jika membeli lemari pakaian lebih dari 2 pintu bisa membuat kamar tidur menjadi sempit sehingga aktifitas menjadi kurang leluasa.

Sebaliknya jika membeli yang 2 pintu, penyimpanan menjadi terbatas padahal pakaian begitu banyak sehingga ada rasa khawatir jika tidak muat ketika membelinya.

Ketika memutuskan untuk membeli dengan cara memesan langsung kepada pembuatnya, memang dapat disesuaikan dengan luas kamar tidur. Namun jangan sampai lebar lemari kurang dari ukuran standar yang biasa digunakan, agar lengan pakaian tidak terlipat ketika digantung sehingga kerapian tetap dapat terjaga.

Jadi idealnya lemari pakaian yang dibeli mempunyai ukuran yang tepat sesuai dengan luas kamar tidur dan dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan pakaian dengan baik dan mudah.


Pilih material yang berkualitas

Lemari pakaian yang terbuat dari material yang kuat akan membuatnya lebih awet, sehingga Anda tak perlu mengeluarkan uang dalam jangka waktu yang pendek karena harus kembali membelinya.

Lemari pakaian yang terbuat dari material yang berkualitas, juga akan lebih aman untuk mempertahankan kualitas pakaian yang tersimpan di dalamnya.

Lemari pakaian bukan hanya terbuat dari kayu saja, namun kini banyak yang terbuat dari kayu olahan seperti MDF, tripleks, multipleks, dan lain-lain. Sebaiknya material lemari disesuaikn dengan desain ruangnya, jadi antara keduanya mempunyai keterkaitan.


Desain sesuai kebutuhan

Untuk kamar tidur dengan ukuran yang luas mungkin bisa lebih leluasa dalam memilih desainnya, namun akan berbeda dengan yang mempunyai ukuran kecil. Jadi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan saja, dengan tetap mempertimbangkan kondisi dari ruang kamar tidur.

Memilih lemari pakaian dengan cermin di pintunya dapat menjadi pilihan, sehingga menjadi fungsional. Lemari dengan pintu geser juga dapat menjadi pilihan bagi yang mempunyai kamar dengan luas terbatas.

Warna sesuai dengan tema ruangnya

Warna menjadi penting karena dapat memberikan nuansa atau menciptakan kesan tertentu pada ruang. Lemari pakaian termasuk elemen pembentuk warna pada ruang, silakan pilih yang sesuai dengan tema dari kamar tidur Anda.

Harga sesuai dengan budget

Setelah menentukan ukuran yang tepat dan sebagainya, sesuaikah harga dengan budgetnya?

Jika dana yang tersedia ternyata kurang, ada baiknya jika menunda untuk membelinya. Jika nanti uang telah terkumpul sesuai yang dibutuhkan Anda dapat membelinya. Jadi jangan paksakan, karena lemari pakaian bukanlah kebutuhan pokok yang harus segera terpenuhi.

Semoga bermanfaat...

Tips Membeli Lemari Pakaian yang Ideal

Ukuran Standar Lemari Pakaian

Lemari pakaian bukan hanya dijadikan sebagai tempat penyimpanan pakaian saja, lebih dari itu dapat difungsikan untuk menambah estetika pada kamar tidur. Selain model dan bahan material untuk membuatnya, ukuran lemari menjadi hal yang teramat penting untuk diselaraskan dengan ruang dimana ia akan diletakan.

Ketika memutuskan untuk membeli lemari pakaian, ketahui lebih dulu ukuran standarnya karena lemari pakaian yang dijual itu ada 2 pintu, 3 pintu, 4 pintu, dan seterusnya. Jangan karena alasan agar muat banyak lalu mengabaikan luas ruang kamar tidur, sehingga antara ukuran lemari dan ruangya tidak serasi.

Artinya jika lemari terlalu besar sedangkan kamar kamar tidur berukuran sempit, justru akan mengurangi estetika dan kenyamanan ketika beraktifitas pada kamar tidur itu.

Begitu pula ketika memutuskan untuk memesan langsung kepada pembuatnya, jangan sampai mengurangi lebarnya hingga kurang dari batas minimalnya karena bisa membuat lemari pakaian tidak dapat difungsikan dengan baik.

Berikut ukuran standar lemari pakaian:

Panjang

Ukuran panjang standar lemari pakaian untuk satu pintu dengan bukaan biasa (engsel) adalah 50 cm – 60 cm, jadi jika 2 pintu berarti 100 cm – 120 cm, jika 3 pintu 150 cm – 180 cm, dan seterusnya. Untuk lemari yang menggunakan daun pintu geser hendaknya dibuat lebih panjang, yaitu minimal 55 cm.

Lebar

Ukuran lebar/kedalaman lemari pakaian standar yang biasa digunakan adalah 60 cm. Jika ingin menguranginya perlu mempertimbangkan pengaruhnya terhadap gantungan baju.

Panjang gantungan baju (hanger) untuk orang dewasa biasanya berkisar antara 35 cm hingga 40 cm, sehingga lebar minimal lemari pakaian dapat dibuat menjadi 45 cm.

Mengurangi lebar lemari dari ukuran yang biasa digunakan, yaitu 60 cm memang dapat membuat kamar tidur menjadi lebih lega. Namun perlu juga mempertimbangkan kondisi baju ketika digantung pada lemari, terutama untuk lengan baju yang kemungkinan dapat terlipat.


Tinggi

Ukuran standar lemari adalah 180 cm hingga 200 cm, namun untuk tingginya dapat disesuaikan dengan ruang di mana lemari pakaian itu diletakan. Semakin tinggi tentunya akan membuat semakin banyak kapasitas penyimpanan. Hanya saja idealnya tinggi lemari pakaian disesuaikan dengan tinggi penggunanya agar mudah dicapai.

Jarak antar ambalan/rak

Ambalan atau rak pada lemari pakaian biasanya digunakan untuk menyimpan pakaian-pakaian yang telah dilipat.

Jarak antara ambalan yang satu dan lainnya (tinggi ambalan) berkisar 40 cm atau bisa juga dibuat lebih dari itu, hingga 80 cm misalnya. Jadi untuk ketinggian ambalan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Itulah ukuran standar lemari pakaian yang biasa digunakan, baik untuk panjang, lebar, tinggi, serta jarak antara ambalan yang satu dengan lainnya.

Ukuran Standar Lemari Pakaian

Cara Sederhana Membasmi Rayap di Rumah

Masalah dapat terjadi pada kayu bukan hanya pelapukan saja, namun rayap juga dapat menjadi ancaman yang dapat datang kapan saja. Rayap merupakan hewan yang hidup secara berkoloni ini sering tanpa disadari kehadirannya di rumah, ia adalah si pemakan kayu yang dahsyat. Maka jika telah diketahui keberadaannya haruslah segera di basmi.

Tak bisa dipungkiri bahwa akan banyak sekali material bangunan maupun perabotan rumah yang terbuat dari kayu. Seperti rangka atap rumah, sekat ruang, kusen beserta daun pintu dan jendela, meja, kursi, lemari, pigura, hingga pernak-pernik hiasan di rumah, dan sebagainya.

Jika ada material kayu di rumah yang telah terserang rayap, maka dapat merembet pada barang-barang lainnya seperti pakaian misalnya.

Membasmi rayap memang kadang dapat menjadi hal yang tak mudah, ini tergantung dari tingkat keparahannya. Jika memang telah mengkhawatirkan baiknya menggunakan jasa tenaga pembasmi rayap yang memang telah ahli di bidangnya.

Atau sebelumnya dapat mencoba membasminya sendiri lebih dulu dengan cara sederhana menggunakan benda-benda seperti berikut ini:

Minyak Tanah
Ternyata minyak tanah dapat dijadikan media pengusir rayap. Caranya cukup oleskan pada kayu yang terserang rayap. Sebagai tindakan pencegahan akan lebih baik lagi jika mengoleskannya sebelum material itu digunakan.

Garam dan temb@kau
Caranya dengan melarutkan keduanya menggunakan air, kemudian semprotkan pada material yang terserang rayap/sarangnya secara merata.

Air Bekas Cucian Beras
Jangan buang begitu saja air bekas untuk mencuci beras, karena ternyata dapat digunakan sebagai pembasmi rayap. Caranya dengan menyemprotkan pada sarang/material yang terserang rayap.

Oli Bekas
Baiknya sekali-kali Anda menyimpan oli bekas kendaraan setelah menggantinya karena dapat dijadikan sebagai pembasmi rayap. Oleskan pada tempat yang menjadi sarang rayap, maka bukan hanya membasminya namun ini juga akan menjaga agar tidak terserang kembali.

Pestisida
Selain bahan-bahan di atas, dapat menggunakan pestisida yang memang diciptakan sebagai pembasmi rayap.

Itulah beberapa cara untuk membasmi rayap, jika memang tidak maksimal berarti memang harus menggunakan jasa profesional untuk membasminya.

Selalu pilihlah kayu yang berkualitas untuk material dan perabotan rumah. Ada baiknya juga jika melapisinya dengan anti rayap, agar terbebas dari hewan si pemakan kayu yang dahsyat itu.

Cara Sederhana Membasmi Rayap di Rumah


Dapur merupakan salah satu ruang pada rumah tempat tinggal yang penting keberadaannya. Namun dikala lahan yang tersedia sangatlah terbatas, mungkin ruang ini tak akan mendapatkan jatah lahan dengan luas yang lebih dari cukup.

Dapur memang tak harus berukuran luas, namun juga harus dipertimbangkan tentang bagaimana kenyamanan ketika menggunakan ruang ini. Sebaiknya juga nyaman ketika di pandang, agar tak membuat rasa sumpek di mata.

Jika memang ukuran dapur hanya mendapat alokasi lahan yang terbatas, berarti harus pandai-pandai menatanya agar nyaman di mata juga ketik menggunakannya. Penataan yang tepat juga akan membuatnya tampak rapi, indah, dan sehat.

Berikut tips menata ruang dapur yang sempit agar rapi, lega, dan sehat sehingga nyaman digunakan:

Gunakan kitchen set

Kitchen set merupakan furniture berbentuk lemari kabinet yang berfungsi untuk menyimpan perkakas dapur. Kurangi menempatkan berbagai perkakas pada rak dapur, jika memungkinkan untuk tidak menggunakan rak maka dapur akan tampak rapi dan lapang.

Jadi simpan perkakas-perkakas dapur di dalam lemari (kitchen set) saja. Namun jangan semua di simpan dalam lemari, pastinya kapasitas dari lemari itu juga terbatas. Silakan pilih yang sering di pakai saja, perkakas yang jarang digunakan dan usang dapat disimpan pada ruang yang lain.

Fungsikan area sekitar wastafel sebagai tempat untuk meniriskan peralatan dapur sehabis dicuci

Jika selama ini menggunakan rak dapur untuk meniriskan peralatan dapur setelah di cuci, coba gunakan area di sekitar wastafel untuk meniriskannya sebelum disimpan pada lemari. Dengan demikian Anda dapat menyingkirkan rak itu untuk membuat dapur tampak lega.

Letakan peralatan kebersihan dapur di bawah wastafel

Gunakan area bawah wastafel untuk menyimpan berbagai peralatan kebersihan dapur, termasuk juga sabun cuci piring. Area ini juga dapat dimanfaatkan untuk meletakan tempat sampah, dengan demikian area lantai juga akan menjadi lega dan terlihat rapi.

Gunakan warna yang cerah

Warna yang cerah akan memberikan kesan ruang menjadi tampak luas, selain itu juga akan menghemat pemakaian energi listrik karena sinar lampu akan lebih terang. Atau bisa juga mengkombinasikannya dengan warna gelap, yang terpenting ada warna dominan yang cerah. Warna-warna itu bisa dikombinasikan untuk dinding, lantai, plafon, dan kitchen setnya.


Pastikan dapur mendapat cahaya serta udara yang alami

Cahaya serta udara alami yang cukup akan membuat ruang dapur menjadi terang dan segar, sehingga akan menghadirkan suasana yang nyaman. Walaupun ruang dapur berukuran sempit namun tetap nyaman ketika memasak, karena ada kesan lega dan segar serta sehat.

Cahaya alami juga akan menghemat pemakaian listrik, karena tak perlu menyalakan lampu ketika memasak di siang hari.


Itulah beberapa hal yang dapat dicoba untuk menata ruang dapur sempit agar terasa lega, rapi, juga sehat sehingga nyaman berada di dalamnya. Bukan itu saja, bahkan bisa menghemat pemakaian energi listrik untuk lampu di siang hari.

Tips Menata Ruang Dapur yang Sempit agar Rapi, Lega, dan Sehat

Furniture Jadi Terlihat Unik dengan Memanfaatkan Potongan Cabang Kayu

Jangan buang begitu saja potongan-potongan cabang kayu, karena dapat dimanfaatkan untuk dijadikan hiasan yang unik pada permukaan meja dan kursi juga furniture yang lainnya. Sungguh ini dapat menambah nilai estetika dan kesan unik.

Pilihlah cabang kayu yang kecil, kira-kira berdiameter antara 2 cm – 4 cm atau bisa lebih dari itu tergantung dari selera.

Potonglah dengan panjang sekitar 3 cm, potongan-potangan cabang kayu itu kemudian ditempelkan pada bagian-bagian tertentu pada sebuah furniture.

Tatalah dengan rapi dan gunakan lem kayu untuk menempelkannya, lalu haluskan seluruh permukaannya agar menjadi rata. Sehingga semua potongan cabang kayu itu benar-benar menjadi sama tinggi, tidak ada salah satu pun yang menonjol atau lebih tinggi dari pada yang lainnya.

Jika diaplikasikan untuk meja, lindungi juga permukaannya dengan menggunakan kaca agar awet dan kotoran tidak masuk pada sela-sela potongan-potongan cabang kayu.

Selain itu melapisi permukaannya dengan kaca bertujuan agar nyaman ketika digunakan untuk menulis maupun saat meletakkan sesuatu di atasnya.

Seperti apa yang tampak pada foto, dimana permukaan furniture menjadi bertambah nilainya setelah dihiasi dengan beberapa potongan cabang kayu.

Bukan hanya meja dan kursi saja, akan tetapi dapat juga diterapkan untuk furniture yang lainnya seperti lemari misalnya.

Itulah keunikan dan estetika dari beberapa potongan cabang kayu ketika diaplikasikan pada furniture. Dengan memanfaatkan limbah kayu itu, selain keindahan juga akan menambah nilai ekonomis karena harga furniture bisa menjadi lebih mahal.

Berarti juga menjadikannya sesuatu yang berguna sehingga potongan cabang-cabang kayu tidak terbuang begitu saja.

Semoga bermanfaat...

Furniture Jadi Terlihat Unik dengan Memanfaatkan Potongan Cabang Kayu

Etalase Kaca Minimalis Tempat Penyimpanan Aneka Barang di Rumah

Etalase kaca bukan hanya sebagai tempat untuk memajang barang dagangan di toko-toko saja, namun ia dapat difungsikan untuk berbagai tempat penyimpanan berbagai macam barang di rumah. Ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan, agar pas ketika diaplikasikan pada rumah sesuai dengan fungsi dan ukuran ruangnya.

Terbuat dari alumunium dan kaca, etalase ini bisa awet karena tak mungkin di makan rayap juga berkarat. Ia tidak mudah rusak yang disebabkan oleh udara lembab, membersihkannya pun juga cukup mudah. Hanya saja memang harus hati-hati dalam perawatannya karena sifat dasar kaca adalah mudah pecah.

Seperti tampak pada foto di mana dengan bentuknya yang sederhana, etalase kaca tersebut dapat dijadikan tempat penyimpanan berbagai barang-barang di rumah. Seperti buku, pakaian, koleksi benda-benda favorit/unik, dan berbagai barang-barang rumah tangga lainnya.

Kaca memang merupakan material yang mudah pecah, namun ia memiliki estetika. Apalagi jika menggunakan jenis yang tidak biasa, seperti kaca painting, kaca patri, atau kaca hias lainnya.

Tentu akan semakin memperindah tampilannya, yang sekaligus akan menambah estetika ruang di mana ia diletakkan. Sehingga nantinya bukan hanya sebagai tempat penyimpanan saja, namun juga sebagai pemanis ruangan.

Jadi tidak harus menggunakan kaca bening, namun dapat disesuaikan dengan fungsinya agar privasi tetap terjaga namun tetap indah dipandang.

Umpamanya untuk tempat penyimpanan pakaian, dengan menggunakan kaca warna atau jenis reflektive maka isi dari etalase tidak akan terlihat sehingga privasi akan lebih terjaga. Sedangkan untuk menyimpan benda-benda hias pada ruang tamu atau keluarga, dapat memberikan sentuhan kaca hias pada kedua sisinya.

Jika tertarik untuk menggunakannya sebagai tempat penyimpanan di rumah, silakan langsung saja ke tempat pembuatnya. Pastinya akan mudah dijumpai di sekitar/daerah tempat tinggal Anda bukan?

Jangan lupa ukurlah baik lebar, panjang, dan tingginya agar pas ketika ditempatkan pada ruang yang dimaksud. Sesuaikan juga dengan kebutuhan untuk ketinggian setiap lapis raknya, agar dapat difungsikan secara maksimal.

Semoga bermanfaat...

Etalase Kaca Minimalis Tempat Penyimpanan Aneka Barang di Rumah

Subscribe Our Newsletter