Social Items

Pertanyaan-Pertanyaan yang Sering Muncul Seputar Virus Corona COVID-19

Pandemi virus corona telah menggemparkan dunia, menginfeksi ratusan ribu orang dari berbagai negara. Dari ratusan ribu yang terinfeksi itu, ribuan orang telah dinyatakan sembuh tetapi ribuan orang pula harus meregang nyawa dibuatnya.

Kondisi ini membuat masyarakat secara luas menjadi resah, takut menjadi korban kedahsyatan dari serangan virus yang cukup ganas ini. Lain orang lain pula cara menanggapi COVID-19 ini, masih banyak orang yang terkesan sepele hingga himbauan pemerintah pun tak digubrisnya.

Nah agar tidak panik tetapi juga tidak menyepelekannya, penting mengetahui informasi secara jelas terkait dengan virus corona ini.

Dengan demikian dapat dipahami dengan baik dan tidak mudah terpengaruhi oleh kabar yang belum tentu benar alias hoax.

Berikut macam-macam pertanyaan seputar Virus Corona penyebab COVID-19:

Apa itu virus corona, SARS-CoV-2, dan COVID-19?

Virus Corona atau Coronavirus yang disingkat CoV, merupakan keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit parah seperti MERS dan SARS.

SARS-CoV-2 merupakan singkatan dari Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2, adalah nama virus penyebab COVID-19.

COVID-19 merupakan singkatan dari Corona Virus Disease 2019, adalah penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2.


Apa itu wabah, epidemi, dan pandemi?

Wabah adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang luas.

Epidemi adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban.

Pandemi merupakan wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.


Bagaimana Virus Corona penyebab COVID-19 menyebar antar manusia?

Virus Corona penyebab COVID-19 ini dapat menyebar dari manusia ke manusia yang lain melalui droplet (partikel air liur) ketika penderita COVID-19 bersin atau batuk. Ketika penderita COVID-19 batuk atau bersin, maka orang yang berada disampingnya dengan jarak kurang dari 1 meter berpotensi menghirup percikan droplet hingga menyebabkan tertular.

Bersalaman dengan penderita juga berpotensi tertular, karena bisa saja droplet telah menempel pada telapak tangan penderita COVID-19 ini ketika ia mengusap wajah/mulut/hidung atau saat batuk/bersin ditutup menggunakan tangan tanpa menggunakan tisu/lap dan belum mencuci tangan hingga bersih.

Droplet dari penderita yang jatuh ke benda saat ia batuk/bersin atau ketika ia menyentuh benda dengan telapak tangannya yang telah terkontaminasi virus kemudian tersentuh oleh tangan orang yang sehat, maka orang yang sehat dapat tertular.


Apa pengertian masa inkubasi dan berapa lama masa inkubasi virus corona penyebab COVID-19?

Masa inkubasi adalah saat pasien tertular virus hingga menunjukan gejala awal. Waktu masa inkubasi virus corona ini 2 hingga 14 hari.

Pada masa inkubasi sekitar 1 minggu, kebanyakan orang akan pulih karena sistem kekebalan tubuh telah memerangi virus tetapi beberapa orang dapat menderita penyakit yang lebih serius seperti yaitu lansia dan orang-orang yang memiliki penyakit seperti tekanan darah tinggi, jantung, paru-paru, kanker, dan diabetes.


Apa tanda/gejala terserang COVID-19?

Infeksi virus corona COVID-19 dapat menyebabkan seseroang yang terinfeksi megalami gejala seperti flu, yaitu demam, sakit tenggorokan, batuk, pilek, sakit kepala, hingga sesak nafas.

Secara umum ada 3 gejala yang menandakan seseorang terinfeksi COVID-19, yaitu:
1. Demam mulai 38 derajat celcius hingga lebih.
2. Batuk
3. Sesak nafas


Mengapa tiba-tiba merasa memiliki gejala setelah membaca / mendengar / menonton berita terkait COVID-19?

Setiap saat kita dijejali oleh informasi-informasi terkait dengan virus corona, baik itu pada televisi, situs-situs berita, hingga media sosial. Informasi-informasi itu bisa saja menimbulkan keresahan dan kecemasan pada seseorang, hingga ketika mendapati informasi tentang gejala atau tanda-tanda terinfeksi virus corona, tubuh tiba-tiba merasakan gejala atau tanda-tanda itu.

Padahal saat itu tubuh dalam keadaan baik-baik saja dan tidak demam, tetapi seakan-akan merasa meriang, tenggorokan gatal, hingga tubuh merasa letih dan lemas.

Menurut dr. Andri yang merupakan Spesialis Kesehatan Jiwa, melalui akun twitternya @mbahndi menjelaskan tentang hal ini:

masa saat ini ketika kita membaca berita atau cerita tentang gejala virus #corona atau #COVID19 dan tiba2 kita merasa tenggorokan kita agak gatal, nyeri dan merasa agak sedikit meriang walaupun suhu tubuh normal...

ITU WAJAR...

Reaksi psikosomatik tubuh saat ini memang terasa


Kapan harus periksa dokter jika mengalami tanda/gejala terserang COVID-19?

Segeralah periksa dokter atau menghubungi pihak terkait jika mengalami gejala terserang COVID-19, apalagi jika memiliki riwayat perjalanan ke daerah yang memiliki kasus atau berinteraksi dengan penderita COVID-19 pada waktu 14 hari sebelum timbul gejala.


Bagaimana cara mencegah agar tidak terjangkit COVID-19?

Selalu waspada janganlah menyepelekannya, tetapi juga jangan panik. Ikuti saja himbauan pemerintah agar tidak terjangkiti dan tidak membuat COVID-19 semakin menyebar.

Selalu jaga kebersihan diri, rumah, dan lingkungan. Rutin mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik yang dibilas dengan air mengalir, jika memungkinkan gunakan juga hand sanitizer.

Jaga jarak pada orang yang batuk-batuk atau bersin, untuk sementara waktu hindari dulu bersalaman. Untuk pencegahan lebih optimal, lakukan social distancing dan tetaplah di rumah jika memang tidak ada keperluan yang sangat penting.

Mengapa harus menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang yang batuk-batuk atau bersin-bersin?

Ketika batuk atau bersin, orang tersebut akan mengeluarkan percikan dari mulut atau hidungnya. Percikan itu dapat membawa virus, seperti kita ketahui bahwa COVID-19 dapat menyebar antar manusia melalui droplet (partikel air liur).

Jadi saat orang yang terjangkit COVID-19 bersin atau batuk kemudian percikan yang keluar dari hidung dan mulutnya terhirup oleh orang lain atau jatuh ke benda kemudian tersentuh oleh orang yang sehat, maka akan tertular COVID-19.


Bagaimana etika batuk dan bersin yang benar?

Saat batuk atau bersin, tutuplah mulut menggunakan tisu atau bagian dalam siku. Kemudian buang tisu itu pada tempat sampah tertutup, lalu cuci tangan menggunakan sabun dan bilas dengan air mengalir atau gunakan pembersih tangan seperti hand sanitizer.


Bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar?

Cara mencuci tangan yang baik dan benar yaitu:
1. Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir
2. Tuang sabun anti septik pada telapak tangan secukupnya
3. Gosok telapak tangan, punggung tangan, dan sela-sela jari tangan secara merata
4. Bersihkan bagian bawah kuku, bisa dilakukan dengan cara menggosok-gosokan pada telapak tangan secara bergantian antara kanan dan kiri
5. Bilas sampai bersih dengan menggunakan air bersih yang mengalir
6. Keringkan menggunakan tisu, handuk, udara, atau dapat juga dengan cara diangin-anginkan.


Apa itu hand sanitizer dan bagaimana cara menggunakannya?

Hand Sanitizer merupakan cairan yang digunakan untuk membersihkan tangan dari kuman yang tidak perlu dibilas menggunakan air.

Berikut cara menggunakan hand sanitizer:
1. Teteskan cairan hand sanitiser pada telapak tangan
2. Gosok telapak tangan, sela-sela jari, dan bagian bawah kuku
3. Gosokkan kembali telapak tangan dan punggung tangan hingga hand sanitizer mengering


Apa itu ODP dan PDP?

ODP merupakan singkatan dari Orang Dalam Pemantauan, yaitu seseorang yang mengalami gejala demam mulai 38 derajat Celcius hingga lebih atau riwayat demam tanpa pneumonia yang memiliki riwayat perjalanan ke wilayah yang terjangkit.

PDP merupakan singkatan dari Pasien dalam Pengawasan, yaitu seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mengalami demam mulai 38 derajat Celsius hingga lebih atau riwayat demam; disertai gejala seperti batuk/sesak nafas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat dan memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19 atau memiliki riwayat perjalanan ke negara atau wilayah terjangkit pada waktu 14 hari sebelum timbul gejala.


Apa itu suspek/suspect, pasien positif, dan pasien negatif?

Suspek/suspect merupakan pasien dalam pengawasan yang menunjukan gejala terinfeksi COVID-19 dan pernah melakukan perjalan pada area terjangkit atau kontak dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Pasien positif merupakan pasien yang sudah terbukti secara medis terinfeksi SARS-CoV-2 setelah melakukan serangkaian uji lab.

Pasien negatif merupakan pasien yang sudah terbukti secara medis tidak terinfeksi SARS-CoV-2 setelah melakukan serangkaian uji lab.


Apa itu karantina dan isolasi?

Karantina adalah memisahkan dan membatasi pergerakan seseorang yang diduga memiliki penyakit menular.

Isolasi adalah tindakan pemisahan pasien berpenyakit menular dari orang yang tidak sakit.


Apa itu zona hijau, kuning, dan merah?

Terkait dengan COVID-19 sering terdengar istilah zona hijau, kuning, dan merah, berikut artinya:

Zona hijau menandakan kondisi aman pada suatu daerah atau belum ada kasus terkonfirmasi positif virus corona tetapi telah terdapat ODP.

Zona kuning sebagai tanda pada kondisi daerah untuk tindakan dan pencegahan COVID-19, jika telah orang yang berstatus PDP (Pasien dalam Pengawasan) maka daerah itu akan dikategorikan ke dalam zona kuning.

Zona merah menunjukan bahwa di daerah itu telah terdapat kasus terkonfirmasi posisif virus corona.

Kasus teronfirmasi positif adalah seseorang yang terinfeksi COVID-19 dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif.


Apa pengertian dan tujuan social distancing?

Social Distancing adalah menjaga jarak antar orang dan menjauhi serta menghindari segala bentuk perkumpulan/kerumunan dan pertemuan masal yang melibatkan banyak orang.

Tujuan social distancing adalah mengurangi atau meminimalisir penularan virus yang disebabkan terpapar oleh droplet (partikel air liur).


Apa itu work for home dan lockdown?

Work From Home (WFH) berarti bekerja di rumah atau dengan kata lain melakukan pekerjaan di rumah.

Lockdown berarti mengunci akses masuk dan keluar pada suatu wilayah/daerah/negara.


Dimana dapat mengakses berita resmi terkait COVID-19?

Sejak virus corona merebak, banyak sekali bersliweran berita-berita terkait dengan COVID-19 itu. Pastikan Anda mendapatkan berita yang resmi, benar, dan akurat.

Hati-hati banyak berita hoax yang sudah pasti menyesatkan karena mengandung informasi yang tidak benar.

Untuk mendapatkan berita resmi nasional silakan kunjungi situs berikut ini:
https://covid19.go.id/
https://covid19.kemkes.go.id/
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/

Atau dapat juga mengunjungi situs milik pemerintah daerah seperti:
Pemprov Alamat Situs
DKI Jakarta : https://corona.jakarta.go.id/
Banten : https://infocorona.bantenprov.go.id/
Jawa Barat : https://pikobar.jabarprov.go.id/
Jawa Tengah : https://corona.jatengprov.go.id/
Jawa Timur : https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/
DIY : https://corona.jogjaprov.go.id/

Itulah beberapa pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul terkait dengan virus corona penyebab COVID-19. Mohon koreksinya jika informasi di atas ada yang kurang tepat/tidak benar.

Semoga bermanfaat...

Pertanyaan-Pertanyaan yang Sering Muncul Seputar Virus Corona COVID-19

Review Extra Food HNI HPAI, Suplemen Kesehatan Alami Dibuat dari 23 Macam Herbal

Extra Food merupakan suplemen makanan alami yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Terbuat dari sinergi 23 macam herbal buah-buahan dan sayuran, produk herbal ini kaya akan anti oksidan dan serat alami.

Mengkonsumsi Extra Food secara rutin bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga dipercaya berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit.

Tekstur yang lebut dan rasanya yang manis hampir seperti madu (banyak yang menyebutnya madu), membuat suplemen makanan herba ini dapat dikonsumsi mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Jangan kuatir produk ini insya Allah aman dan halal dikonsumsi karena telah mengantongi sertifika halal dari MUI dan terdaftar pada Dinas Kesehatan.

Berikut 23 kandungan dalam Extra Food beserta manfaatnya, lebih kurangnya sesuai yang terlampir di dalam kemasannya:

1. Kurma
Bermanfaat untuk meningkatkan HB dan Trombosit (penyembuh DBD dan typus), mencegah pengeroposan tulang (Osteoporosis), sangat baik untuk ibu hamil/menyusui, baik untuk pertumbuhan tulang pada anak-anak, memperbanyak gizi pada ASI, dan menambah stamina.

2. Madu
Sebagai sumber energi, antibiotik, membunuh kuman, terapi kesehatan, sebagai anti oksidan, dan awet muda.

3. Bee Pollen
Kaya akan protein, asam amino, vitamin, termasuk vitamin B kompleks, dan asam folat. Bee Pollen bermanfaat untuk usus/sistem pencernaan, memperbaiki kadar Hemoglobin darah, dan meningkatkan kekuatan dalam tahap penyembuhan dan sudah lanjut usia.

4. Royal Jelly
Bermanfaatsebagai kontrol kolesterol, pencegahan kanker payud@ra, mencegah osteoporosis, mengobati peradangan, peremajaan kulit, melindungi organ hati, dan meningkatkan sistem imunitas.

5. Beras Hitam
Bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki kerusakan sel hati, mencegah gangguan fungsi ginjal, mencegah kanker/tumor, antiaging, sebagai antioksidan, membersihkan kolesterol dalam darah, dan mencegah anemia.

6. Rosella Ungu
Bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, memperlancar buang air seni, memperbaiki metabolisme tubuh, menghambat pembentukan sel kanker, mencegah penyakit jantung dan stroke, menormalkan kadar gula darah, asam urat dan kolesterol, membasmi virus TBC.

7. Blacberry
Kaya akan vitamin C, menjaga kesehatan pencernaan, dan membantu melawan sel kanker.


8. Blueberry
Mengandung anti oksidan, membuat awet muda,mencegah infeksi saluran air kencing, mencegah penuaan dini, mengurangi kolesterol jahat, menjaga fungsi otak, melindungi tubuh dari kanker usus dan kanker rahim.

9. Daun Ashitaba
Dapat mengobati penyakit hati, kanker paru, kanker kulit, glukoma, mata minus plus, dan katarak.

10. Kulit Manggis
Dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol LDL, anti kanker dan tumor, antioksidan, dan dapat mengobati diabetes.

11. Daun Sirsak
Bermanfaat untuk mencegah kanker, obat ambien, mengobati bisul, mengobati penyakit liver, meringankan rematik dan demam.

12. Anggur Hitam
Bermanfaat untuk meringankan penyakit jantung, mengatasi gangguan ginjal dan kelelahan, meringankan gejala asma, menurunkan kadar asam urat, meredakan migrain, mengatasi gangguan pencernaan.

13. Black Plum
Sebagai anti oksidan, melawan pertumbuhan kuman dan bakteri.

14. Spiriluna
Bermanfaat untuk memperkuat imunitas, baik untuk kesehatan kardiovaskular, menurunkan kolesterol, antioksidan, dan untuk nutrisi.

15. Daun Stevia
Bermanfaat untuk program diet, mengatasi penyaki diabetes, mempercantik kulit, dan mengatur tekanan darah.

16. Bayam Merah
Bermanfaat meningkatkan kerja ginjal dan pencernaan.

17. Wortel
Mengandung vitamin A yang baik untuk menjaga kesehatan mata, mengandung vitamin E yang dapat mengurangi kemungkinan kemandulan, serta dapat menagkal radikal bebas penyebab kanker.

18. Curcuma
Bermanfaat untuk memperbaiki fungsi hati dan pernapasan.

19. Zaitun
Mengandung omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung, otak, pencernaan, serta membantu penyembuhan diabet dan kolesterol.

20. Meniran
Baik untuk stamina, mengobati fungsi hati, dan memperbaiki saluran pernapasan.

21. Habbatussauda
Baik untuk meningkatkan imunitas dan stamina, anti virus, anti jamur, anti bakteri, anti kanker, dan antioksidan.

22. Rossela Merah
Bermanfaat menjaga keseimbangan pencernaan, meremajakan sel tubuh, meingkatkan imunitas, melindungi dari infeksi kuman dan virus.


23. Strawberry
Bermanfaat menghaluskan dan mengencangkan kulit serta anti jerawat.

Itulah 23 kandungan herbal yang terdiri dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Produk herba ini dipasarkan secara kemitraan melalui Herba Penawar Alwahida Indonesia (HPAI) atau yang juga dikenal dengan Herba Network International (HNI), tetapi untuk membeli produk-produknya tak harus menjadi mitra. Hanya saja akan ada perbedaan harga antara mitra dan non mitra.

Satu botol Extra Food HPAI ini berisi 250 gram, untuk area jawa dibanderol dengan harga Rp. 60.000 untuk mitra dan Rp. 80.000 untuk non mitra sedangkan luar jawa harga untuk mitra Rp. 65.000 dan non mitra Rp. 90.000.

Untuk menjadi mitra HNI HPAI cukup merogoh kocek sebesar Rp. 30.000, Anda akan mendapatkan kartu diskon dan buku katalog. Kartu diskon dapat digunakan untuk membeli semua produk HNI HPAI di manapun berada.

Tenang saja didalam sistem kemitraan HNI HPAI tak harus ikut menjalankan bisnisnya, jadi Anda dapat menjadi pemakai/user saja. Ketika membutuhkan produknya tinggal beli saja, tetapi ketika tak membutuhkannya tidak ada kewajiban membeli.

Dengan demikian ketika hanya ingin menjadi pemakai/user, tak ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi seperti tutup poin misalnya.

Tetapi jika tertarik dengan bisnisnya, itu berarti akan ada keuntungan yang didapatkan terkait dengan program kemitraan itu. Tentu saja harus ada usaha dan doa untuk meraih keuntungan dari bisnis produk herbal ini.

Review Extra Food HNI HPAI, Suplemen Kesehatan Alami Dibuat dari 23 Macam Herbal

Macam-Macam Singkatan dan Istilah Seputar Virus Corona

Wabah Virus Corona telah menjamah pelbagai negara di belahan dunia, menginfeksi ratusan ribu orang hingga menyebabkan ribuan orang meninggal dunia dan ribuan orang pula yang telah dinyatakan sembuh.

Ditengah mewabahnya virus Corona jenis baru atau yang dikenal dengan nama Covid-19 ini, muncul berbagai istilah terkait dengan penyakit atau pun penanganannya.

Arti dari Istilah-istilah itu perlu diketahui oleh masyarakat secara luas, agar dapat dipahami dengan benar.

Berikut istilah-istilah terkait dengan Covid-19 beserta artinya yang dirangkum dari berbagai sumber:

Wabah
Adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang luas.

Epidemi
Adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban.

Pandemi
Wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

Coronavirus (CoV)
Virus Corona atau Coronavirus yang disingkat CoV, merupakan keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit parah seperti MERS dan SARS.

SARS-CoV-2
Singkatan dari Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2, merupakan nama virus yang menyebabkan COVID-19.

COVID-19
Singkatan dari Corona Virus Disease 2019, merupakan penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2.

ODP
Singkatan dari Orang dalam Pemantauan,  merupakan seseorang yang mengalami demam mulai 38oC hingga lebih atau riwayat demam; atau mengalami gejala gangguan sistem pernafasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk dan memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau narea terjangkit pada waktu 14 hari sebelum timbul gejala.

PDP
Singkatan dari Pasien dalam Pengawasan, merupakan seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yaitu mengalami demam mulai 38oC hingga lebih atau riwayat demam; disertai gejala seperti batuk/sesak nafas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat dan memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau area terjangkit atau kontak dengan kasus konfirmasi atau probabel COVID-19 pada waktu 14 hari sebelum timbul gejala.

Kasus Konfirmasi
Seseorang yang terinfeksi COVID-19 dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif.

Kasus Probabel
Pasien dalam pengawasan yang diperiksa untuk COVID-19 tetapi inkonklusif (tidak dapat disimpulkan).

Suspek
Merupakan pasien dalam pengawasan yang menunjukan gejala terinfeksi COVID-19 dan pernah melakukan perjalan pada area terjangkit atau kontak dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Pasien Positif
Merupakan pasien yang sudah terbukti secara medis terinfeksi SARS-CoV-2 setelah melakukan serangkaian uji lab.

Pasien Negatif
Merupakan pasien yang sudah terbukti secara medis tidak terinfeksi SARS-CoV-2 setelah melakukan serangkaian uji lab.


Karantina
Adalah memisahkan dan membatasi pergerakan seseorang yang diduga memiliki penyakit menular.

Isolasi
Merupakan tindakan pemisahan pasien berpenyakit menular dari orang yang tidak sakit.

Social Distancing
Adalah menjaga jarak antar orang dan menjauhi serta menghindari segala bentuk perkumpulan dan pertemuan masal yang melibatkan banyak orang.

KLB
Singkatan dari Kejadian Luar Biasa, merupakan status untuk mengklasifikasikan suatu peristiwa di Indonesia.

Lockdown
Adalah mengunci akses masuk dan keluar pada suatu wilayah/daerah/negara.

Work From Home
Disingkat WFH yang berarti bekerja di rumah.


Local Transmission
Pasien tertular pada wilayah dimana kasus ditemukan.

Imported Case
Merupakan kasus penularan COVID-19 yang berasal dari luar negeri, jadi pasien yang tertular ketika berada di luar negeri disebut Pasien Imported Case.

APD
Merupakan singkatan dari Alat Pelindung Diri. Terkait dengan kasus COVID-19 ini, APD digunakan oleh tenaga medis untuk melindungi diri ketika bertugas merawat pasien agar tidak tertular SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Masker N95
Merupakan jenis masker anti polusi yang dapat menyaring polutan hingga 95%, biasanya digunakan untuk melindungi dari asap atau kabut.


Hand Soap
Merupakan sabun/cairan untuk cuci tangan yang memerlukan air untuk membilasnya.


Hand Sanitizer
Merupakan cairan yang digunakan untuk membersihkan tangan dari kuman yang tidak perlu dibilas menggunakan air.

Fasyankes
Singkatan dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan, merupakan suata alat/tempat untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan.


Screening Test
Merupakan serangkaian tes atau prosedur yang dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan atau penyakit tertentu pada seseorang.

Rapid Test
Merupakan metode tes yang dilakukan untuk mendeteksi Virus Corona COVID-19 yang dilakukan secara massal dan cepat.

Itulah beberapa simgkatan dan istilah yang muncul terkait dengan virus corona COVID-19.

Semoga bermanfaat...

Macam-Macam Singkatan dan Istilah Seputar Virus Corona

Kriteria Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal

Rumah sebagai tempat tinggal akan memiliki andil yang cukup besar pengaruhnya pada kesehatan seseorang. Rumah yang sehat tentu menjadi penyokong terhadap kesehatan penghuninya.

Memang gaya hidup serta kebiasan-kebiasan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar rumah juga merupakan faktor yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang, tetapi setidaknya jika rumah sebagai tempat tinggal telah memenuhi persyaratan kesehatan tentu saja akan membawa dampak yang baik.

Kesehatan Perumahan adalah lokasi fisik, kimia dan bilogik di dalam rumah, di lingkungan rumah, dan perumahan, sehingga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh derajat kesehatan yang optimal.

Persyaratan Kesehatan Perumahan adalah ketetapan atau ketentuan teknis kesehatan yang wajib dipenuhi dalam rangka melindungi penghuni rumah, masyarakat yang bermukim di perumahan, dan atau masyarakat sekitarnya dari bahaya atau gangguan kesehatan.

Nah untuk mengetahui apakah rumah Anda telah memenuhi kriteria persyaratan kesehatan perumahan atau belum, yuk simak 1O Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 829/Menkes/SK/VII/1999 berikut ini:

1. Bahan Bangunan

a. Tidak terbuat dari bahan yang dapat melepas zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan, antara lain sebagai berikut:
1) Debu total tidak lebih dari 15 ug/m3;
2) Asbes bebas tidak melebihi 0,5 fiber/m3/4 jam;
3) Timah hitam tidak melebihi 300 mg/kg.

b. Tidak terbuat dari bahan yang dapat menjadi tumbuh dan berkembangnya mikro organisme patogen.

2. Komponen dan Penataan Ruang Rumah

Komponen rumah harus memenuhi persyaratan fisik dan biologis sebagai berikut:
a. Lantai kedap air, dan mudah dibersihkan;
b. Dinding:
1) Di ruang tidur, ruang keluarga dilengkapi dengan sarana ventilasi untuk pengaturan sirkulasi udara;
2) Di kamar mandi dan tempat cuci harus kedap air dan mudah dibersihkan;
c. Langit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan;
d. Bumbungan rumah yang memiliki ketinggian 10 meter atau lebih harus dilengkapi dengan penangkal petir;
e. Ruang di dalam rumah harus ditata agar berfungsi sebagai ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, ruang dapur, ruang mandi, ruang bermain anak;
f. Ruang dapur harus dilengkapi sarana pembuangan asap.

3. Pencahayaan

Pencahayaan alam dan/atau buatan yang langsung maupun tidak langsung dapat menerangi seluruh ruangan minimal intensitasnya 60 lux, dan tidak menyilaukan.

4. Kualitas Udara

Kualitas udara di dalam rumah tidak melebihi ketentuan sebagai berikut:
a) Suhu udara nyaman berkisar 18o sampai dengan 30o Celsius;
b) Kelembapan udara berkisar antara 40% sampai 70%;
c) Konsentrasi gas SO2 tidak melebihi 0,10 ppm/24 jam;
d) Pertukaran udara (“air exchange rate”) 5 kaki kubik per menit per penghuni;
e) Konsetrasi gas CO tidak melebihi 100 ppm/8 jam;
f) Konsentrasi gas formaldehid tidak melebihi 120 mg/m3.

5. Ventilasi

Luas penghawaan atau ventilasi alamiah yang permanen minimal 10% dari luas lantai.

6. Binatang Penular Penyakit

Tidak ada tikus bersarang di dalam rumah.

7. Air

a. Tersedia sarana air bersih dengan kapasitas minimal 60 liter/hari/orang;
b. Kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih dan/atau air minum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

8. Tersedianya sarana penyimpanan makanan yang aman

9. Limbah

a. Limbah cair yang berasal dari rumah tidak mencemari sumber air, tidak menimbulkan bau, dan tidak mencemari permukaan air tanah;
b. Limbah padat harus dikelola agar tidak menimbulkan bau, pencemaran terhadap permukaan tanah serta air tanah.

10. Kepadatan Hunian Rumah

Luas ruang tidur minimal 8 meter, dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari 2 orang tidur dalam satu ruang tidur, kecuali anak dibawah umur 5 tahun.

Itulah persyaratan kesehatan rumah tinggal menurut kemenkes, apakah rumah tinggal Anda telah memenuhi kriteria-kriteria di atas?

Semoga bermanfaat...

Kriteria Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal

Perbedaan Antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

BPJS merupakan singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Terdapat 2 program dari BPJS, yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Walaupun keduanya memiliki nama depan yang sama yaitu BPJS dan bertujuan untuk kesejahteraan, tentu saja keduanya memiliki perbedaan. Program-programnya tentu saja juga ada perbedaan diantara keduanya.

Nah agar tidak gagal paham, yuk simak penjelasan berikut ini:

BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan merupakan transformasi dari PT. Asuransi Kesehatan (Askes) yang hanya memiliki satu program saja yaitu memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Lebih tepatnya terfokus pada pengobatan, sehingga tidak ada santunan bagi peserta yang meninggal dunia layaknya program dari BPJS Ketenagakerjaan.

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program dari BPJS Kesehatan yang meliputi:
Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik.
Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, yaitu pelayanan kesehatan yang mencakup rawat jalan dan rawat inap.

BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT. Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Sesuai dengan namanya, fungsi dari BPJS Ketenagakerjaan ini adalah memberikan jaminan sosial bagi tenaga kerja.

Program-program dari BPJS Ketenagakerjaan ini ditujukan untuk 4 golongan pekerja, yaitu:

Pekerja Penerima Upah
Yaitu setiap orang yang bekerja dengan menerima gaji, upah, atau imbalan dalam bentuk lain dari pemberi kerja. Program jaminan yang diberikan meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun.


Bukan Penerima Upah
Yaitu pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari kegiatan atau usahanya. Program jaminan yang diberikan meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua.

Jasa Konstruksi
Yaitu layanan jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan konsultasi pengawasan pekerjaan knstruksi. Program jaminan yang diberikan meliputi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Pekerja Migran
Yaitu setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia. Program jaminan yang diberikan meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua.

Berikut penjelasan dari program-program dari BPJS Ketenagakerjaan

Jaminan Kecelakaan Kerja
Memberikan perlindungan atas resiko-resiko kecelakaan yang terjadi dalam hbungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam pejalanan dari rumah menuju tempat kerja.

Jaminan Kematian
Memberikan manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.

Jaminan Hari Tua
Memberikan manfaat berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya.

Jaminan Pensiun
Adalah jaminan sosial yang bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun atau mengalami cacat.

Simpulan

Perbedaan antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yaitu:
BPJS Kesehatan hanya memiliki satu program yaitu memberikan perlindungan kesehatan pada masyarakat atau hanya terfokus pada pengobatan saja.

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan progran dari BPJS Kesehatan yang meliputi pelayanan kesehatan tingkat pertama yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik dan pelayanan kesehatan tingkat lanjutan yang meliputi pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap.

BPJS Ketenagakerjaan berfungsi memberikan jaminan sosial bagi tenaga kerja baik formal maupun informal. Peserta BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi 4 golongan yaitu pekerja penerima upah, pekerja bukan penerima upah, jasa konstrusi, dan pekerja migran.

4 program dari BPJS Ketenagakerjaan yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun. Tetapi tidak semua peserta dari keempat golongan pekerja mendapat 4 program itu secara keseluruhan, karena ada memang ada perbedaan fasilitas yang diberikan.

Sumber:
https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/pages/detail/2014/12
https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

Perbedaan Antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan Beserta Contohnya

Pajak Bumi dan Bangunan atau yang sering disingkat PBB merupakan pajak yang dikenakan oleh negara atas tanah dan atau bangunan yang dimiliki oleh badan maupun perorangan. Setiap tahun PBB ini harus dibayarkan oleh wajib pajak atas tanah dan atau bangunan yang mereka miliki.

Sesuai dengan namanya, maka objek dari PBB ini ada 2 macam yaitu:
Bumi merupakan permukaan bumi seperti pekarangan, sawah, kebun, dan lain-lain.
Bangunan merupakan konstruksi bangunan yang ditancapkan ke bumi seperti rumah tempat tinggal, tempat usaha, dan lain-lain.

PBB = 0,5% x NJKP

3 faktor yang menjadi dasar pengenaan pajak PBB yaitu:

NJOP

Nilai Jual Objek Pajak atau yang disingkat dengan NJOP merupakan taksiran atau harga jual beli tanah dan bangunan. NJOP ini biasanya disesuaikan setiap tiga tahun oleh menteri keuangan dan untuk suatu daerah tertentu bisa disesuaikan setiap tahun menurut perkembangan dari daerah itu.

Besaran NJOP bisa berbeda untuk masing-masing wilayah. Semakin besar NJOP, tentu akan semakin besar pula PBB yang harus dibayarkan oleh wajib pajak.

Jika tidak ada transaksi jual beli maka penetapan NJOP bisa dilakukan dengan perbandingan harga dengan objek lain, nilai perolehan baru, dan nilai jual pengganti.

Ada dua macam NJOP yaitu:

NJOP Bumi
Ditentukan berdasarkan faktor letak, pemanfaatan, peruntukan, dan kondisi lingkunan.

NJOP Bangunan
Ditentukan berdasarkan faktor bahan bangunan yang digunakan, rekayasa, letak, dan kondisi lingkungan.

NJKP

Merupakan singkatan dari Nilai Jual Kena Pajak, yaitu nilai jual yang dijadikan dasar penghitungan pajak. NJKP ini ditetapkan atas prosentase tertentu dari NJOP, yaitu:
  • NJOP perkebunan, kehutanan, dan pertambangan sebesar 40%
  • NJOP terkait Pajak Perdesaan dan Perkotaan dengan besaran lebih besar dari 1.000.000.000 (satu milyar) sebesar 40%.
  • NJOP terkait Pajak Perdesaan dan Perkotaan dengan besaran kurang dari 1.000.000.000 (satu milyar) sebesar 20%

NJKP = NJOP - NJOPTKP

NJOPTKP

Merupakan singkatan dari Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak, yaitu suatu batasan nilai yang tidak dikenakan pajak. NJOPTKP setiap daerah bisa berbeda-beda dengan batasan maksimum sebesar Rp. 12.000.000 (dua belas juta rupiah).

Jika wajib pajak memiliki lebih dari satu objek pajak PBB, maka yang mendapatkan pengurangan NJOPTKP hanya pada objek yang memiliki nilai paling besar saja.

Contoh:
Luas rumah pak Sae 200 m2 berdiri di atas tanah seluas 250 m2, NJOP sebesar Rp. 500.000 per meter persegi.

Berikut cara menghitungnya:

NJOP Tanah 250 x Rp. 500.000 = Rp. 125.000.000
NJOP Bangunan 200 x Rp. 500.000 = Rp. 100.000.000

Jadi NJOP sebagai Dasar Pengenaan PBB yaitu:
Rp. 150.000.000 + Rp. 100.000.000 = Rp. 250.000.000

NJOPTKP = Rp. 12.000.000
NJOP = Rp. 250.000.000 – Rp. 12.000.000
= Rp. 238.000.000

Karena kurang dari 1 milyar, maka prosentase NJKPnya sebesar 20%

NJKP = 20% x Rp. 238.000.000
= Rp. 47.600.000
PBB Terhutang = 0,5 % x Rp. 47.600.000
= Rp. 238.000

Jadi jumlah PBB yang harus dibayarkan pak Sae dalam satu tahun sebesar Rp. 238.000.

Semoga bermanfaat...

Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan Beserta Contohnya

Perbedaan Mata Plus, Minus, dan Silinder

Memiliki penglihatan yang baik merupakan dambaan setiap orang, tetapi pada kenyataannya banyak yang mengalami gangguan penglihatan. Untuk dapat melihat dengan baik, seseorang dengan gangguan mata pada umumya akan memakai kacamata atau lensa kontak.

Plus, minus, dan silinder (silindris) merupakan ganggun pada mata yang sama-sama menyebabkan pandangan menjadi tidak normal, tetapi ketiganya tentu saja memiliki perbedaan.

Lantas apa perbedaan dari ketiga gangguan pada mata ini?

Mata Plus (Hipermotropi)

Disebut juga dengan rabun dekat dimana gangguan penglihatan pada mata ini menyebabkan pandangan menjadi kabur saat melihat objek dalam jarak dekat, sebaliknya ketika melihat objek dalam jarak jauh justru malah terlihat jelas.

Pada mata normal cahaya yang masuk ke dalam mata akan jatuh tepat pada retina, tetapi tidak dengan mata plus dimana cahaya justru jatuh di belakang retina.

Perlu diketahui bahwa antara hipermetropi dan presbiopi itu berbeda, walaupun keduanya sama-sama tidak dapat melihat objek dalam jarak dekat denga jelas.

Mata plus atau hipermetropi disebabkan karena bentuk kornea yang tidak seperti pada mata normal yaitu kurang melengkung, sedangkan mata tua atau presbiopi terjadi karena otot disekitar lensa yang kaku karena adanya faktor penuaan.

Mata Minus (Miopi)

Disebut juga dengan rabun jauh dimana ganggua penglihatan pada mata ini menyebabkan pandangan menjadi kabur ketika melihat objek pada jarak jauh, tetapi objek dalam jarak dekat dapat terlihat dengan jelas.

Pada mata minus penyebab utamanya adalah kornea yang terlalu melengkung tidak seperti pada mata normal. Mata tidak dapat membiaskan cahaya dengan benar pada titik fokus tunggal, sehingga cahaya yang masuk tidak dapat fokus dan jatuh tepat pada retina melainkan di depan retina. Hal inilah penyebab pandangan pada objek yang jauh menjadi kabur.

Banyak yang menyakini jika mata minus disebabkan karena faktor keturunan, stres mata, dan kebiasan buruk seperti kurangnya cahaya ketika membaca, terlalu lama terpapar monitor komputer, sering membaca atau menonton televisi dalam jarak dekat, dan lain-lain.

Baca juga:

Mata Silinder (Astigmatisma)

Penderita mata silinder ditandai dengan pandangan yang kabur dan berbayang. Sehingga ketika melihat suatu objek, bukan hanya terlihat kabur tetapi juga akan terdapat bayangan. Penyebabnya karena ketidaksempurnaan bentuk pada kornea atau lensa mata.

Mata silinder bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti keturunan, bawaan sejak lair, cedera mata, atau karena penyakit mata tertentu.

Simpulan

Gangguan mata seperti plus, minus, dan silinder sama-sama menyebabkan pandangan menjadi kabur, tetapi dari ketiganya dapat dibedakan:

Mata plus merupakan gangguan penglihatan mata menjadi kabur ketika melihat objek dalam jarak dekat, tetapi mata plus berbeda dengan mata tua. Mata plus terjadi karena bentuk kornea kurang melengkung layaknya mata normal, sedangkan mata tua terjadi karena otot disekitar kornea yang mejadi kaku karena faktor penuaan.

Mata minus merupakan gangguan penglihatan mata menjadi kabur ketika melihat objek dalam jarak jauh, pandangan kabur ini tidak disertai dengan timbulnya bayangang pada objek yang dilihat.

Mata silinder merupakan gangguan pada mata yang bukan hanya menyebabkan penglihatan menjadi kabur ketika melihat objek dalam jarak dekat maupun jauh, tetapi objek itu juga akan menjadi berbayang.

Itulah perbedaan mata plus, mata minus, dan mata silinder. Gangguan penglihatan ini bukan hanya menyebabkan pandangan menjadi kabur, seringkali juga dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, mual, mata terasa panas, dan lain-lain.

Perbedaan Mata Plus, Minus, dan Silinder

Inilah Barang-Barang dari Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang

Hotel merupakan penginapan yang paling umum digunakan oleh traveler sebagai akomodasi. Selain tempat makan, biasanya hotel juga menyediakan fasilitas-fasilitas lainnya.

Beda jenis penginapan bisa berbeda pula fasilitas yang disediakan. Di kamar hotel biasanya tersedia barang-barang yang dapat dinikmati oleh para tamunya, mulai dari tempat tidur yang empuk, bantal, selimut/bed cover, TV, AC, perlengkapan mandi hingga barang yang dapat dikonsumsi dan lain-lain.


Tetapi barang-barang itu ada yang habis pakai ada pula yang tak habis pakai, ada yang boleh dibawa pulang ada juga yang tidak boleh dibawa pulang. Jadi jangan salah bawa karena hanya barang-barang tertentu saja yang boleh dibawa pulang.

Nah agar tak salah bawa, ketahui barang apa saja yang dapat dibawa pulang itu.

Sandal Kamar

Sandal kamar hotel merupakan salah satu barang yang diperbolehkan untuk dibawa pulang. Bentuknya tipis dan ringan sehingga tak banyak memerlukan ruang di dalam tas atau koper. Silakan bawa pulang, selain untuk kenang-kenangan bisa jiga dimanfaatkan sebagai sandal ruangan di dalam rumah. Jika tak dibawa pulang, maka sandal itu akan dibuang lho.

Perlengkapan Mandi

Sikat gigi, pasta gigi, mouthwash, shampo, kondisioner, penutup kepala, sabun, shower cap, sisir, ikat rambut, dan body lotion merupakan barang-barang hotel yang boleh dibawa pulang. Jadi jangan ragu-ragu untuk memasukannya ke dalam tas atau koper ketika berkemas-kemas untuk check out.

Biasanya hotel juga akan menyediakan beberapa jenis handuk. Perlu diketahui, handuk-handuk itu bukan termasuk perlengkapan mandi yang boleh dibawa pulang lho.


Paket Minuman

Biasaya paket minuman telah tersedia di meja kamar hotel, seperti air mineral kemasan serta kopi, teh, krimer, dan gula untuk diseduh dikamar. Paket minuman yang tidak dikonsumsi saat menginap boleh dibawa pulang, jadi silakan bawa pulang jika Anda menginginkannya.

Alat Tulis

Alat tulis seperti pulpen, pensil, dan notes biasanya juga tersedia di kamar hotel. Barang-barang ini boleh dibawa pulang oleh pengujung hotel. Biasanya paket alat tulis ini memakai brand hotel, jadi bisa digunakan sebagai kenang-kenangan sekaligus media promosi oleh pihak hotel.

Itulah beberapa barang yang berada di kamar hotel dan diperbolehkan untuk dibawa pulang oleh pengunjung. Jadi jangan sampai salah bawa jika tak ingin menjadi masalah karena ada barang-barang yang diperbolehkan dibawa pulang, tetapi ada juga yang memang tidak diperbolehkan untuk dibawa pulang saat menginap di hotel.

Barang-barang dari kamar hotel yang tidak boleh dibawa pulang seperti: bantal, seprei, selimut/bad cover, handuk, jubah mandi, gantungan baju, ketel atau teko pemanas air, cangkir, cawan, sendok, asbak, vas bunga, lampu tidur, hiasan dinding, tirai, dan keset.

Jika di dalam kamar hotel itu terdapat minibar, ketahuilah bahwa apa yang ada dalam minibar itu tidaklah gratis. Maka ketika pengunjung hotel mengkonsumsi akan dikenakan biaya tambahan.

Inilah Barang-Barang dari Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang

Macam-Macam Handuk yang Disediakan Hotel Beserta Fungsinya

Hotel merupakan penginapan yang menyediakan berbagai macam fasilitas yang dapat dinikmati oleh para tamu yang menginap. Apalagi jika menginap pada hotel berbintang, fasilitas yag disediakan oleh pihak hotel akan semakin lengkap.

Misalnya saja handuk, pada hotel berbintang akan ditemui berbagai macam handuk yang disediakan untuk para tamu yang menginap. Handuk-handuk itu memiliki ukuran dan fungsi yang berbeda-beda lho.

Berikut macam-macam dan fungsi dari masing-masing handuk yang tersedia pada hotel berbintang:

Wash Cloth
Biasanya berbentuk persegi dan memiliki ukuran paling kecil bila dibandingkan dengan handuk-handuk yang lainnya. Wash cloth ini biasanya terletak di meja wastafel. Fungsi dari handuk ini adalah untuk membersihkan wajah dan bisa juga untuk tubuh. Caranya handuk ini dibasahi, kemudian diusapkan pada wajah atau bagian-bagian tubuh yag diinginkan.

Hand Towel
Biasanya berbentuk persegi panjang dan juga terletak pada area wastafel. Berfungsi untuk mengeringkan tangan setelah cuci tangan atau ketika tangan basah setelah membasuh muka dan lain-lain. Jadi pada intinya adalah untuk mengeringkan tangan yang basah.

Bath Mat
Biasanya juga berbentuk persegi dengan ukuran sedikit lebih lebar dari dari hand towel. Handuk jenis ini bukan untuk mengeringkan rambut, muka, tangan, atau bagian tubuh yang lainnya. Bath Mat memiliki fungsi yang berbeda, yaitu sebagai keset untuk menghindari terpeleset karena lantai kamar mandi yang basah.

Bath Towel
Handuk jenis ini biasanya juga berbentuk persegi panjang dengan ukuran cukup besar tetapi bukanlah yang paling besar. Bath Towel terletak pada gantungan baju dan handuk di kamar mandi. Fungsi dari handuk ini adalah untuk mengeringkan rambut setelah keramas serta badan bagian atas. Handuk ini juga dapat digunakan untuk membungkus kepala setelah keramas.

Bath Sheet
Merupakan handuk berukuran paling lebar jika dibandingkan dengan jenis handuk lainnya yang disediakan oleh hotel. Bath sheet digunakan untuk mengeringkan serta membungkus badan setelah mandi.

Bath Robes
Disebut juga dengan jubah mandi, ada juga yang menyebutnya dengan nama handuk kimono. Merupakan handuk yang dipakai untuk menutupi tubuh setelah mandi atau berenang. Jadi jika ingin membungkus tubuh setelah mandi atau berenang, maka biar tidak repot gunakan saja bath robes. Cara pakainya mudah sekali yaitu layaknya memakai baju saja atau jubah.

Itulah beberapa macam handuk yang biasanya tersedia pada hotel berbintang, jangan salah pakai ya...

Macam-Macam Handuk yang Disediakan Hotel Beserta Fungsinya

Jenis-Jenis Penginapan dan Penjelasannya

Penginapan menjadi salah satu hal yang teramat penting dalam traveling, entah itu untuk urusan bisnis, wisata, ataupun kepentingan yang lainnya. Di tempat inilah kita dapat menginap dan beristirahat guna mengumpulkan kembali energi untuk melakukan aktifitas selanjutnya.

Hotel merupakan salah satu jenis penginapan yang sepertinya sudah sangat dikenal oleh masyarakat, padahal selain hotel masih banyak jenis-jenis penginapan yang lainnya.

Nah agar tidak salah pilih, simaklah beberapa jenis penginapan dan penjelasannya berikut ini:

Hotel
Merupakan penginapan yang menggunakan bangunan khusus yang cukup luas. Hotel menyediakan berbagai fasilitas, seperti tempat menginap, tempat makan, kolam renang, dan fasilitas lainnya. Terdapat 2 jenis hotel yaitu hotel berbintang dan tidak berbintang.

Boutique Hotel
Hampir sama dengan hotel tetapi Boutique Hotel mengusung tema tertentu dan memiliki jumlah kamar yang terbatas, sehingga terasa lebih ekslusive.

Resort
Merupakan penginapan yang dibangun pada daerah dengan pemandangan indah nan menawan. Selain sebagai penginapan, resort menyediakan fasilitas berupa restoran, tempat olah raga, kolam renang, perbelanjaan, hiburan sehingga cocok sebagai penginapan sekaligus tempat rekreasi.

Motel
Kata motel merupakan singkatan dari motor hotel, biasanya terletak di luar kota dan berada di pinggir jalan dengan bangunan yang tidak mewah. Motel hanya menyediakan tempat untuk menginap dan parkir kendaraan, biasanya kamar motel berhadapan langsung dengan tempat parkir.

Hostel
Merupakan penginapan dimana fasilitas yang tersedia di dalamnya seperti kamar tidur dan kamar mandi digunakan secara bersama dengan tamu lainnya, tetapi ada juga hostel yang menyediakan kamar pribadi serupa hotel. Sistem penyewaan pada hostel adalah menyewa tempat tidur, konsep kamar pada hostel seperti asrama dengan tempat tidur yang berupa ranjang susun.

Losmen
Merupakan penginapan yang di dalamnya hanya tersedia fasiltas tempat tidur dan lemari tanpa ada televisi, AC, atau pun fasilitas yang lainnya. Losmen hanya menyewakan kamar tanpa menyediakan fasilitas makan.

Homestay
Berarti juga rumah singgah merupakan rumah pribadi yang disewakan sebagai penginapan, sehingga cocok untuk penginapan keluarga atau rombongan karena tidak ada batasan jumlah orang yang menginap. Homestay kadang terletak di dalam perkampungan, jadi tidak mesti berada di pinggir jalan.

Villa
Merupakan penginapan atau tempat tinggal sementara untuk liburan yang berupa satu rumah utuh, biasanya terletak di daerah pegunungan atau yang berhawa sejuk. Menyewa villa berarti menyewa keseluruhan bangunan.

Cottage
Penginapan untuk keluarga yang biasanya berada di daerah pantai atau pegunungan. Bangunannya berupa pondok-pondok yang terpisah-pisah satu dengan lainnya.

Guest House
Merupakan penginapan yang menggunakan bangunan rumah layaknya seperti rumah kost. Guest House menyediakan fasilitas beberapa kamar tidur, kamar mandi, dan dapur. Bahkan tidak sedikit pula yag meyediakan fasilitas layaknya seperti hotel.

Itulah beberapa jenis penginapan yang dapat digunakan untuk akomodasi ketika berlibur, perjalanan bisnis, atau ketika ada kepentingan yang lainnya.

Jenis-Jenis Penginapan dan Penjelasannya

Subscribe Our Newsletter