Social Items

Review Jas Hujan Axio Europe Dulu dan Sekarang

Musim hujan belum juga berganti kemarau, itu tandanya jas hujan masih menjadi perlengkapan yang sangat dibutuhkan oleh pengguna sepeda motor. Lupa membawa jas hujan bisa berabe urusannya, apalagi saat buru-buru tetapi jalanan diguyur hujan deras.

Bagi biker pastinya sudah tak asing lagi dengan jas hujan merek axio. Ini terbukti ketika hujan mengguyur, di jalan banyak ditemui pengguna sepeda motor mengenakannya. Sepertinya jas hujan ini menjadi trend dikalangan pengguna kendaraan roda dua.

Nah bagi yang saat ini ingin membeli jas hujan, tidak ada salahnya menyimak ulasan tentang jas hujan Axio Europe dulu dan sekarang.

Jas hujan Axio Europe yag digunakan untuk perbandingan ini, keduannya beli ditoko secara langsung bukan secara online. Pada foto di atas, sebelah kiri warna biru dongker dibeli pada tahun 2015, sedangkan disebelah kanan warna hitam dibeli tahun 2020.

Jenis/Model

Jas hujan Axio Europe termasuk dalam jenis training/setelan, yaitu terdiri dari jaket dan celana. Model setelan inilah yang paling direkomedasikan bagi para pengguna sepeda motor, karena dinilai paling aman dipakai saat berkendara sepeda motor.

Bahan

Di dalam jaket jas hujan Axio Europe baik dulu ataupun sekarang sama-sama terdapat tulisan 50 % Polyester 50 % PVC, jadi jas hujan ini terbuat dari campuran Polyester dan PVC.

Bahan parasut polyeter pada jas hujan ini juga dikenal dengan taslan yang memiliki sifat waterprofe (tahan air) dan windprofe (tahan angin).

Ada perbedaan ketebalan dimana Aixio Europe dulu lebih tebal, kini memang lebih tipis tetapi halus dan pada puringnya terdapat tulisan Axio.

Warna

Pada umumnya berwarna hitam, biru, biru dongker, dan merah marun, selain warna itu kini jas hujan Axio Europe tersedia warna yang lain walau hanya limeted edition seperti toska, ungu, pink, dan hijau armi.

Ukuran

Jas huja Axio Europe tersedia S, M, L, XL, XXL, dan XXXL.

Bagian Leher

Masih seperti dulu bagian belakang leher digunakan untuk menyimpan topi, tetapi kini lebih tinggi 1 cm.

Ujung Lengan

Review Jas Hujan Axio Europe Dulu dan Sekarang

Ada perbedaan pada desain ujung lengan dari jas hujan Axio Europe ini, kalau dulu terdapat perekat sedangkan kini menggunakan karet secara melingkar.

Kantong

Jas hujan ini dibekali 2 kantong di luar dan 1 kantong di dalam, untuk kantong dalam dulu dilengkapi resleting tetapi sekarang tidak.

Garis Scotlight/Reflektive

Review Jas Hujan Axio Europe Dulu dan Sekarang

Garis scotlight merupakan garis yang dapat menyala ketika tersorot lampu, sehingga akan lebih mudah terlihat oleh pengendara kendaraan lain.

Kini selain di punggung dan di dada, bagian leher juga terdapat garis scotlight berwarna silver. Bukan hanya itu saja, jika dulu hanya berwarna silver kini garis scotlight di punggung dan dada hadir dengan variasi warna yang beragam yaitu silver, kuning, atau kombiasi kuning dan silver.

Sepanjang garis itu juga terdapat tulisan AXIO, tidak seperti dulu yang hanya warna silver polos saja.

Pada bagian pada kedua ujung lengannya juga terdapat garis, tetapi tidak menyala seterang garis pada bagian dada, punggung, dan leher (baru).

Tulisan Axio

Tulisan Axio tertera pada puggung dan dada bagian kiri. Dulu menggunaka huruf kecil semua, kini dipasaran ada yang menggunakan huruf kecil ada pula yang menggunakan huruf besar semua.

Celana

Desain masih seperti dulu pada ujung kaki terdapat kancing, perbedaan terletak pada talinya saja.

Harga

Untuk harga sepertinya tidak terpaut jauh antara dulu dan sekarang. Jika kita browsing pada beberapa toko online, harga jas hujan Axio Europe sekitar 180rb hingga 200rban belum termasuk ongkos kirim. Pada toko jas hujan atau suku cadang kendaraan bermotor dibanderol Rp. 250.000.

Semoga bermanfaat...

Review Jas Hujan Axio Europe Dulu dan Sekarang

Pengalaman Mengurus Pajak STNK Motor 5 Tahunan di Samsat Temanggung, Ternyata Gampang Gaes

Membayar pajak motor tahunan berbeda dengan 5 tahunan, biasanya setiap 5 tahun akan dibarengi dengan penggantian pelat nomor kendaraan. Jadi untuk mengurus pajak STNK ini ada proses yang namanya cek fisik kendaraan, tepatnya penggesekan nomor rangka dan mesin motor yang dilakukukan oleh petugas.

Nah sesuai pengalaman Rumah Sae, ternyata mengurus perpanjangan STNK 5 tahunan di Samsat Temanggung itu gampang banget gaes. Nggak ribet, cepat, tempat nyaman, dan yang pasti tidak ada pungli sama sekali.

Begini langkah-langkah membayar pajak STNK 5 tahunan sepeda motor di Samsat Temanggung.

Siapkan Persyaratan Ini:

Untuk mengurus pajak STNK 5 tahunan sepeda motor, siapkan persyaratan ini:
1. BPKB (bisa menggunakan salinan, tetapi lebih baik bawa aslinya)
2. STNK asli
3. KTP asli sesuai dengan BPKB
4. Sepeda motor sesuai dengan STNK
5. Uang tunai
6. Alat tulis

BPKB, STNK, dan KTP lebih baik difotocopy di Samsat saja, biar ditata oleh petugas fotocopy.

Berangkat ke Samsat

Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Temanggung beralamat di Cekelan Madureso Kecamatan Temanggung Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, tepatnya di seberang jalan (sebelah selatan) terminal bus Temanggung. Beroperasi dari hari Senin hingga Sabtu dari pukul 08.00 s.d. 15.00 WIB, kecuali hari Sabtu hanya sampai pukul 13.00 WIB.

Tak perlu datang pagi-pagi sekali dan janganlah terburu-buru, tetap jaga keselamatan dalam berkendara. Tenang saja dengan hadirnya Samsat Keliling, Kantor Samsat Temanggung tidak penuh sesak karena biasanya wajib pajak akan mengurus perpanjangan STNK tahunan pada Samsat keliling.

Sampai di Samsat Langsung Cek Fisik Motor

Ketika telah sampai di gerbang pintu masuk Samsat Temanggung, silakan masuk dan belok kanan menuju tempat cek fisik kendaraan bermotor. Tempat cek fisik motor berada di sebelah kantin.

Sampai di Samsat sepeda motor jangan diparkir dulu, langsung saja menuju tempat cek fisik motor.

Pengalaman Mengurus Pajak STNK Motor 5 Tahunan di Samsat Temanggung, Ternyata Gampang Gaes

Silakan tempatkan motor pada area cek fisik. Jika tidak ada antrian, petugas akan langsung menggesek nomor rangka dan nomor mesin motor. Pengecekan fisik motor ini gratis lho gaes.

Setelah selesai cek fisik petugas akan memberikan hasilnya pada kita, kemudian parkirlah kendaraan pada tempat parkir yang telah disediakan.

Kemudian lanjut menuju tempat fotocopy. Serahkan BPKB, STNK, dan KTP pada petugas fotocopy, biar petugas itu yang menatanya. Jika antrian cek fisik rada panjang, fotocopy dokumen dulu saja. Biarkan sepeda motor berada dalam antrian cek fisik.

Setelah selesai fofocopy, serahkan dokumen yang telah ditata oleh petugas fotocopy itu beserta hasil penggesekan nomor rangka dan mesin pada loket cek fisik.

Silakan tunggu hingga dipanggil oleh petugas pada loket cek fisik itu, setelah berkas-berkas diserahkah kembali langsung saja menuju lantai 2. Tangga ke lantai 2 berada di depan parkiran sepeda motor, tepatnya sebelum belokan ke area cek fisik.

Mengisi Formulir Warna Kuning Sesuai dengan STNK

Setelah sampai di lantai 2 lurus saja menuju loket yang berada persis di depan ujung tangga. Serahkan berkas-berkas itu pada petugas. Setelah di cek dan legalisasi, petugas akan memberikannya kembali pada kita beserta kertas berwarna kuning yang harus diisi sesuai dengan data pada STNK.

Isilah formulir warna kuning itu secara teliti sesuai dengan STNK, jika bingung mengisinya lihatlah contoh yang ditempel pada kaca loket. Setelah selesai dan dilegalisasi, serahkan kembali pada petugas agar diteliti. Tunggu sebentar berkas akan diserahkan kembali pada kita, lalu lanjut ketahap berikutnya yaitu memasukan berkas ke loket 1 yang berada dalam area ruang disebelah kiri dari loket ini.

Masukkan Berkas ke Loket 1

Setelah memasuki ruang, serahkan berkas pada loket 1 (Pendaftaran dan Penetapan). Silakan tunggu hingga dipanggil oleh petugas. Disini kita akan mendapatkan nomor antrian.

Pengalaman Mengurus Pajak STNK Motor 5 Tahunan di Samsat Temanggung, Ternyata Gampang Gaes

Membayar Pajak STNK 5 Tahunan

Setelah mendapatkan nomor antrian, tunggulah hingga dipanggil oleh petugas pada loket 2. Seperti yang tertulis pada papan pengumuman yang tergantung di atas, loket 2 merupakan tempat pembayaran, pengesahan, dan penyerahan.

Sembari menunggu panggilan, siapkan uang tunai lebih kurangnya sebesar pajak STNK tahunan yang biasa kita bayar.

Setelah dipanggil dan pajak telah dibayar, tunggu kembali hingga dipanggil oleh petugas yang berada disamping loket 2.

Sembari menunggu dipanggil, siapkan kembali uang tunai sebesar Rp. 160.000 yaitu untuk membayar biaya penerbitan STNK Rp. 100.000 dan TNKB Rp. 60.000 (untuk mobil besaran biaya penerbitan STNK Rp. 200.000 dan TNKB Rp. 100.000).

Setelah dipanggil, petugas akan memberikan berkas untuk diserahkan pada loket Bank BRI. Diloket inilah pembayaran penerbitan STNK dan TNKB sepeda motor sejumlah Rp. 160.000  itu.

Setelah dipanggil oleh petugas loket Bank BRI dan proses pembayaran telah dilakukan, serahkan kembali berkas pada petugas yang berada disamping loket 2. Disini STNK akan diserahkan pada kita, dan berarti proses pengurusan STNK 5 tahunan telah selesai.

Jangan lupa teliti kembali STNK dan KTP yang diterima, pastikan data sudah benar dan tidak tertukar dengan milik orang lain.

Mengambil Plat Nomor

Loket pengambilan plat nomor berada diantara kantin dan fotokopy. Serahkan STNK pada petugas pengambilan plat nomor, tunggu sebentar nanti akan dipanggil oleh petugas. Ini gratis lho gaes...

Biasanya plat nomor yang diserahkan pada kita, cat masih basah sehingga perlu dijemur sebentar.

Itulah langkah-langkah membayar pajak STNK 5 tahunan yang dibarengi dengan penggantian plat nomor kendaran bermotor.

Bagaimana mudah bukan?

Note:
Pengalaman pembayaran pajak STNK 5 tahunan ini dilakukan pada awal tahun 2020. Mungkin bisa saja kelak ada pengaturan ruang yang berbeda.

Pengalaman Mengurus Pajak STNK Motor 5 Tahunan di Samsat Temanggung, Ternyata Gampang Gaes

Tips Membeli dan Memilih Jas Hujan untuk Pengguna Sepeda Motor

Ketika musim hujan tiba, sudah barang tentu jika jas hujan dibutuhkan oleh para pengguna sepeda motor. Bahkan dapat dikatakan harus selalu dibawa saat berkendara jarak jauh ataupun dekat.

Nah bagi teman-teman yang berencana membeli jas hujan ada baiknya tidak asal pilih. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar keamanan, kenyamanan, dan keselamatan dapat terjaga saat jas hujan itu dipakai ketika berkendara sepeda motor.

Berikut tips membeli dan memilih jas hujan:

Kenali Jenis Bahannya

Ada beberapa jenis bahan yang digunakan untuk pembuatan jas hujan, yaitu plastik, Polymer of Vinyl Chloride (PVC), parasut, dan nylon campuran. Masing-masing tentu memiliki karakteristik dan harga yang berbeda-beda.

Jas hujan yang terbuat dari plastik memang murah tetapi mudah robek sedangkan bahan PVC ringan dan tidak terlalu tebal, sehingga tidak panas ketika dikenakan tetapi juga mudah robek ketika tersangkut sesuatu.

Jas hujan berbahan parasut jenis taslan memiliki karakteristik ringan, halus, dan tebal. Dibanding dengan bahan PVC, bahan parasut lebih memiliki sifat tahan air dan tidak mudah robek.

Tetapi jika dari segi harganya, biasanya jas hujan parasut lebih mahal dari yang berbahan PVC dan lebih banyak membutuhkan ruang penyimpanan karena ketebalannya.

Jas hujan berbahan nylon campuran biasanya terdapat lapisan di dalamnya, sehingga tidak panas ketika dikenakan. Maka tak heran jika banyak yang menyukai jas hujan berbahan nylon campuran ini.

Kenali Macam-Macam Modelnya

Secara umum ada 4 macam jenis model jas hujan yaitu overcoat, poncho, training/setelan, dan muslimah/gamis. Mengetahui bentuk dari masing-masing model jas hujan, dapat dijadikan pertimbangan mana yang paling cocok dan aman untuk pengguna sepeda motor.


Hindari Membeli Model Poncho, Lebih Aman Model Training

Setidaknya ada 2 model jas hujan yang paling banyak digunakan para biker yaitu model poncho/ponco dan model training/setelan.

Model poncho sering dikenal juga dengan sebutan jas hujan kelelawar atau klebet. Jas hujan model ini memiliki belahan di kedua sampingnya.

Ketika digunakan saat berkendara sepeda motor dan bagian belakangya tidak diduduki dengan benar, maka bagian belakangnya itu akan mengibas kemana-mana sehingga menjadikannya kurang aman terutama jika dikenakan oleh pembonceng.

Sudah banyak kejadian dimana ketika jas hujan model poncho ini dikenakan oleh pemboceng, bagian belakangnya masuk pada jeruji roda sehingga terjadilah kecelakaan.

Berbeda dengan model training, dimana terdiri dari 2 bagian yaitu jaket dan celana sehingga ketika dipakai saat berkendara akan lebih aman.

Pilih Ukuran secara Tepat

Untuk jas hujan model training terdapat beberapa ukuran, yaitu M, L, XL, XXL, dan XXXL. Pilihlah lebih besar dari ukuran pakaian yang biasa digunakan. Misalnya jika biasanya memakai ukuran pakain L, maka pilihlah jas hujan yang berukuran XL.

Biasanya ketika memakai jas hujan jaket tetap dikenakan. Jas hujan kadang juga difungsikan untuk menutupi tas, sehingga posisi tas berada di dalam jas hujan. Dengan demikian akan lebih baik jika memilih ukuran jas hujan lebih besar dari ukuran pakaian yang biasa dipakai.

Pilihlah Warna Terang dan atau Terdapat Garis Scotlightnya

Ketika hujan lebat terlebih lagi pada malam hari dapat membuat penglihatan menjadi terganggu, sehingga akan lebih baik jika mengenakan jas hujan yang berwarna terang agar mudah terlihat oleh pegendara lain.

Jika lebih menyukai warna gelap, usahakan membeli jas hujan yang terdapat garis scotlight. Garis pada jas hujan yang dapat memantulkan cahaya ini akan membuat mudah terlihat oleh pengendara lain, karena akan menyala ketika tersorot oleh lampu.

Akan lebih baik jika membeli jas hujan yang berwarna terang juga terdapat garis scotlightnya, ini akan lebih aman jika dikenakan pada saat hujan deras.

Pilih yang Reslitingnya dari Kuningan atau Tembaga

Resliting pada jas hujan dari bahan kuningan atau tembaga akan lebih awet bila dibandingkan dengan plastik dan besi. Resliting plastik akan mudah rusak, sedangkan resliting dari besi akan mudah berkarat.

Jangan Pelit

Ada harga ada rupa, maka janganlah terlalu hitung-hitungan soal harga. Memang tidak harus yang mahal, tetapi sebaiknya juga tidak membeli yang murahan.

Pertimbangkan tentang kualitasnya agar jas hujan yang dibeli awet. Perhatikan juga kenyamanan, keamanan, dan keselamatan saat kelak jas hujan itu dipakai ketika berkendara.

Jika hanya dikenakan beberapa kali dan mudah sobek, rusak, merembes, atau tidak nyaman dipakai, itu berarti harus membeli lagi. Justru hal yang demikian dapat menjadi pemborosan bukan?

Teliti Sebelum Membeli

Jika membeli langsung pada toko, jangan ragu bertanya kepada penjualnya tentang jas hujan yang berkualitas. Telitilah secara cermat untuk memastikan tidak ada cacat pada jas hujan yang dibeli.

Jika membeli secara online, lihatlah diskripsi secara cermat dan bacalah komentar-komentar pembelinya untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang bagaimana pelayanan toko onlinenya juga kualitas barangnya.

Para pembeli di toko online juga sering menyertakan foto pada komentarnya, lihatlah foto-foto itu secara cermat sebagai bahan pertimbangan.

Sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli jas hujan pada toko online, ada baiknya menanyakan kepada penjual tentang ketersedian barang yang dipilih baik warna maupun ukurannya.

Kondisi Darurat Beli Saja Jas Hujan Plastik

Para pengguna sepeda motor tidak usah bingung ketika dalam perjalanan diguyur hujan tapi lupa membawa jas hujan. Beli saja jas hujan plastik, harganya murah meriah dan banyak tersedia ditoko-toko pinggir jalan.

Dengan demikian tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, dan yang terpenting tidak kehujanan.

Semoga bermanfaat...

Tips Membeli dan Memilih Jas Hujan untuk Pengguna Sepeda Motor

4 Jenis Jas Hujan dan 5 Bahan untuk Membuatnya

Saat musim hujan tiba, jas hujan menjadi suatu hal yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan di lapangan atau di jalan ketika hujan mengguyur.

Jadi bukan hanya bikers saja yang membutuhkan jas hujan, pekerja lapanganpun juga membutuhkannya. Bahkan tak jarang anak sekolah juga banyak yang memakai jas hujan untuk melindungi pakaian dan tas dari guyuran air hujan.

Secara umum setidaknya terdapat 4 macam model jas hujan, yaitu:

Jas Hujan Overcoat

4 Jenis Jas Hujan dan 5 Bahan untuk Membuatnya
Sumber: Bukalapak

Jas hujan model ini terdapat lengan dan bukaan di depan dari atas hingga bawah sehingga dapat dikatakan mirip jaket atau mantel, hanya saja panjangnya hingga di bawah lutut.

Jas Hujan Poncho

4 Jenis Jas Hujan dan 5 Bahan untuk Membuatnya
Sumber: Bukalapak

Dikenal juga dengan sebutan kelelawar atau klebet. Bentuknya terusan dari atas hingga bawah dengan belahan dikedua sisinya.

Bentuknya ada yang persegi yaitu berbentuk terusan tanpa lengan, ada juga yang disertai dengan lengan, dan ada juga yang disertai dengan celana. Tapi pada intinya tetap terdapat belahan dikedua sisinya.

Jas Hujan Training

4 Jenis Jas Hujan dan 5 Bahan untuk Membuatnya
Sumber: Bukalapak

Jas hujan model ini terdiri ari 2 bagian, yaitu jaket dan celana sehingga dikenal juga dengan sebutan jas hujan setelan. Jas hujan training sangat direkomendasikan untuk dipakai pengendara sepede motor.

Jas Hujan Muslimah

4 Jenis Jas Hujan dan 5 Bahan untuk Membuatnya
Sumber: Bukalapak

Model jas hujan ini ada yang seperti gamis lengkap dengan kerudung, ada yang terdiri dari baju (jaket) dan celana/rok dimana baju dilengkapi dengan topi.

Itulah jenis-jenis model jas hujan, untuk bahan pembuatnya juga terdapat beberapa jenis. Dimana bahan-bahan jas hujan itu memiliki karakteristik sendiri-sendiri.

Berikut bahan-bahan untuk pembuatan jas hujan:

Bahan Plastik
Jas hujan ini pada dasarnya terbuat dari plastik memiliki karakteristik ringan, tipis, dan biasanya transparan. Harganya murah tetapi gampang rusak sehingga idealnya hanya dapat digunakan beberapa kali saja. Jas hujan plastik ini jika dilipat tidak membutuhkan banyak tempat.

Pada umumnya jas hujan plastik digunakan ketika dalam kondisi darurat, seperti bikers ketika berkendara diguyur hujan dan lupa membawa jas hujan.


Bahan PVC
Polymer of Vinyl Chloride merupakan bahan untuk membuat paralon, jas hujan berbahan PVC memiliki karakteristik ringan dan tidak terlalu tebal sehingga terasa enteng dan tidak panas saat dipakai. Tetapi bahan ini akan mudah robek jika jas hujan tersangkut sesuatu.

Bahan Parasut
Jas hujan dari bahan parasut ringan serta halus, juga lebih tebal dan tahan air. Biasanya bahan yang digunakan adalah jenis taslan, selain tahan air juga tahan angin. Jas hujan jenis ini membutukan banyak ruang untuk tempat penyimpanannya.

Bahan Nylon Campuran
Jas hujan dari bahan nylon campuran biasanya terdapat lapisan di dalamnya sehingga tidak panas ketika dipakai.

Bahan Karet
Jas hujan dari bahan karet memiliki karakteristik tebal dan berat sehingga ketika dipakai akan terasa berat dan gerah, tetapi jas hujan ini sangat baik untuk melindungi tubuh dari terpaan air hujan.

Itulah macam-macam model jas hujan dan bahan yang digunakan untuk pembuatannya.

Semoga bermanfaat...

4 Jenis Jas Hujan dan 5 Bahan untuk Membuatnya

4 Jenis Bus Pariwisata Menurut Kapasitas Tempat Duduknya

Beda jenis bus pariwisata berbeda pula ukuran, kapasitas, dan besaran sewanya. Maka sebelum menyewanya ketahui lebih dulu jenis-jenisnya agar dapat disesuaikan dengan destinasi wisata yang akan dikunjungi, jumlah peserta, dan budgetnya.

Sesuai dengan destinasi wisata yang akan dikunjungi artinya terkait dengan akses jalan, perlu mempertimbangkannya agar bus pariwisata tidak ada kendala di jalan. Jika jalannya sempit tentu bus yang berukuran besar akan sulit menjangkau hingga destinasi wisata tujuan.

Jumlah peserta juga perlu dijadikan pertimbangan, karena harga sewa bus akan tetap sama walau kursi tidak terisi secara penuh oleh peserta wisata.

Dengan budget yang tinggi tentu dapat memilih bus pariwisata besar dengan setelan tempat duduk tidak penuh, misalnya bus pariwata berkapasitas maksimal 50 hanya diisi kursi sejumlah 40. Dengan demikian akan terasa longgar, sehingga akan lebih nyaman.

Semakin besar kapasitasnya tentu akan semakin besar ukurannya, tarif sewanya juga bisa lebih tinggi. Maka jika budget yang tersedia pas-pasan, hendaknya menyewa bus pariwisata sesuai dengan dana yang tersedia saja.

Misalnya jika peserta hanya berjumlah 35 orang maka bisa menyewa jenis bus pariwisata yang berkapasitas sesuai dengan jumlah pesertanya saja, agar biaya yag dikeluarkan tidak terlalu tinggi.  Namun jika ingin lebih nyaman bisa menggunakan bus berkapasitas di atas 35 dengan setelan kursi menyesuaikan jumlah peserta.

Berikut 4 jenis bus pariwasata berdasarkan kapasitas tempat duduknya:

Micro Bus
Merupakan jenis kendaraan pariwisata roda 4, mikro bus lebih akrab disebut dengan elf. Pastinya jenis ini memiliki ukuran dan kapasitas paling kecil jika dibandingkan dengan bus pariwasata lainnya, jadi cocok untuk rombongan wisata keluarga atau untuk peserta wisata dengan jumlah 10 hingga 20 orang.

Menurut kapasitasnya, ada 2 macam micro bus yaitu:
  • Microbus Short, kapasitas tempat duduk 16 seat (1 seat sopir dan 15 seat penumpang).
  • Microbus Long, kapasitas tempat duduk 20 seat (1 seat sopir dan 19 seat penumpang).

Medium Bus
Bus pariwasata jenis medium sering dikenal juga dengan nama bus 3/4, bus pariwisata jenis ini berkapasitas kursi mulai dari 29, 31, 33, hingga 35. Ukuran bus berkapasitas 35 lebih panjang dari pada yang maksimal 33 seat. Tatanan tempat duduknya 2-2 di samping kanan dan kiri, deretan paling belakang berjumlah 5 seat.


Junior Bus
Junior bus berkapasitas maksimal 39 tempat duduk dengan tatanan seat 2-2, deretan tempat duduk paling belakang berjumlah 5 seat ada juga yang diseting 3 seat.

Kapasitas dan ukuran body junior bus lebih besar daripada bus pariwisata jenis medium, jadi junior bus bukanlah bus pariwisata jenis medium yang ditambah tempat duduknya.


Big Bus
Merupakan jenis bus pariwisata berukuran dan berkapasitas besar yang banyak digunakan untuk transportasi wisata.

Menurut tatanan kursinya ada 2 macam yaitu:
  • Big Bus Seat 2-2 dengan kapasitas tempat duduk maksimal 48 hingga 50 kursi. Jika kursi ditata menjadi 50 seat, biasanya fungsi pintu belakang dimatikan karena posisi kursi berada di area tangga pintu belakang.
  • Big Bus Seat 2-3 dengan kapasitas tempat duduk maksimal 59 kursi.


Itulah 4 jenis bus pariwisata yang sering digunakan sebagai sarana transportasi wisata, semoga bermanfaat...

4 Jenis Bus Pariwisata Menurut Kapasitas Tempat Duduknya

Perbedaan Jalur dan Lajur di Jalan Raya

Di jalan raya bukan hanya akan ditemui berbagai rambu lalu lintas, alat pemberi isyarat lalu lintas, dan marka jalan saja. Istilah jalur dan lajur juga sering ditemui, apalagi jika melintas di jalan tol.

Para pengendara kendaraan sepertinya sudah tak asing lagi dengan istilah jalur dan lajur, tetapi mungkin banyak masyarakat yang belum bisa membedakan arti dari kedua istilah itu.

Jalur dan lajur merupakan bagian dari jalan yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan. Keduanya berkaitannya dengan marka jalan karena biasanya di tandai dengan garis marka jalan, tetapi ada juga lajur yang tanpa marka jalan.

Pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 34 Tahun 2014 Tentang Marka Jalan, dapat ditemukan pengertian dari istilah Marka Jalan, Jalur, dan Lajur pada pasal 1.

Pasal 1 nomor 1:

Marka jalan adalah suatu tanda yang berada di permukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda yang membentuk garis membujur, garis melintang, garis serong, serta lambang yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas.


Pasal 1 nomor 7:

Jalur adalah bagian jalan yang dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan.

Pasal 1 nomor 8:

Lajur adalah bagian jalur yang memanjang dengan atau tanpa marka jalan, yang memiliki lebar cukup untuk dilewati satu kendaraan bermotor, selain sepeda motor.

Perbedaan jalur dan lajur lebih kurangnya dapat digambarkan sebagai berikut:



Jalur dapat memiliki beberapa lajur, biasanya terdapat lajur cepat dan lajur lambat. Di jalan raya sering juga ditemui lajur khusus bus atau yang diperuntukan bagi kendaraan lainnya.

Itulah perbedaan jalur dan lajur di jalan raya, jadi lajur merupakan bagian dari jalur.

Perbedaan Jalur dan Lajur di Jalan Raya

Arti Garis Kuning di Tengah Jalan Sebagai Marka dan Informasi Status Jalan

Sudah menjadi hal yang biasa jika para pengguna jalan raya akan mendapati garis membujur sebagai marka di tengah jalan baik itu berupa garis utuh, putus-putus, ganda terdiri dari utuh dan putus-putus, dan ganda terdiri dari dua garis utuh.

Biasanya garis marka jalan itu berwarna putih, tetapi kini banyak dijumpai berwarna kuning. Garis marka jalan ini banyak ditemui pada jalan-jalan besar atau jalan raya.

Tidak seperti garis kuning berigi yang berada di pinggir jalan, dimana garis marka jalan bergerigi ini memiliki arti sebagai larangan parkir.

Lalu apa artinya garis marka berwarna kuning utuh maupun putus-putus di tengah jalan itu?

Garis kuning membujur di tengah jalan putus-putus berarti sebagai pembatas dan pembagi jalur. jika berupa garis utuh (tidak putus-putus) artinya sebagai pembatas, pembagi jalur, dan sebagai peringatan tanda tepi jalur atau lajur lalu lintas pada sisi kanan.


Maka pengendara kendaraan tidak diperbolehkan melintasinya ketika mendahului kendaraan di depannya. Umumnya sebelum garis kuning itu, dari tepi jalan terdapat garis putih membujur putus-putus.

Garis putih putus-putus itulah yang menjadi pembagi lajur, sehingga pengendara hanya diperbolehkan melintasi garis putih ini dan tidak diperbolehkan melintasi garis kuning ketika mendahului kendaraan lain.

Baca juga:

Garis marka jalan berwarna kuning yang berada di tengah jalan, baik yang utuh maupun berupa garis putus-putus itu ternyata tidak sebatas sebagai marka jalan saja. Selain sebagai marka jalan, garis ini juga sebagai informasi terkait dengan status jalan.

Hal ini sebagaimana tertulis pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 67 Tahun 2018 Nomor PM 67 Pasal 16 ayat (2) yang berbunyi:

(2) Marka membujur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwarna:
a. putih dan kuning untuk jalan nasional; dan
b. putih untuk jalan selain jalan nasional.

Jadi garis marka jalan berwarna kuning membujur di tengah jalan itu juga sebagai informasi status jalan yaitu jalan nasional.

Arti Garis Kuning di Tengah Jalan Sebagai Marka dan Informasi Status Jalan

Perbedaan Arti Garis Marka Utuh di Tengah Jalan Warna Putih dan Kuning

Ketika melintas di jalan raya sering kita temui bermacam-macam rambu-rambu lalu lintas. Tak hanya palang rambu saja, pengguna jalan juga akan menemui berbagai garis marka jalan.

Garis marka jalan itu ada yang terletak di pinggir dan ada pula di tengah jalan, ada yang putus-putus ada pula tidak putus-putus (utuh). Bahkan garis marka di tengah jalan ada pula kombinasi antara penuh dan putus-putus, sedangkan di pinggir jalan ada yang berbentuk gerigi.

Dari bermacam-macam garis marka jalan itu yang paling sering ditemui adalah garis putih di tengah jalan yang berupa garis utuh dan garis putus-putus. Selain itu juga ada garis ganda ganda yang terdiri dari garis utuh dan putus-putus dan garis ganda yang terdiri dari dua garis utuh.

Di sepanjang jalan tepatnya pada pinggir jalan juga kerap ditemui garis putih utuh yang merupakan tanda tepi jalur atau lajur lalu lintas sisi kiri, sedangkan garis lain di tepi jalan yang sering ditemui adalah berupa garis kuning bergerigi yang merupakan larangan parkir.


Garis putih putus-putus di tengah jalan bermakna bahwa garis ini mengizinkan pengendara untuk berpindah jalur atau melintasinya untuk mendahului kendaraan lain dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi dari arah berlawanan.

Itulah arti garis putih putus-putus di tengah jalan, lalu apa arti garis marka tidak putus-putus (utuh) di tengah jalan baik yang berwarna putih atau pun kuning?

Arti garis marka tidak putus-putus (utuh) di tengah jalan berwarna putih

Perbedaan Arti Garis Marka Utuh di Tengah Jalan Warna Putih dan Kuning

Garis marka jalan berwarna putih utuh ini biasanya ditemui pada jalan berkelok, tikungan, sebelum zebra cross, dan di tengah jembatan. Garis ini bermakna bahwa pengendara tidak diperbolehkan mendahului kendaraan di depannya, sehingga wajib tetap berada pada masing-masing jalurnya.


Arti garis marka tidak putus-putus (utuh) di tengah jalan berwarna kuning

Perbedaan Arti Garis Marka Utuh di Tengah Jalan Warna Putih dan Kuning

Garis marka utuh berwarna kuning di tengah jalan ini merupakan sebagai peringatan tanda tepi jalur atau lajur lalu lintas sisi kanan. Makna dari garis ini adalah bahwa pengendara diperbolehkan untuk mendahului kendaraan lain tetapi tidak diperbolehkan melintasi garis kuning.

Umumnya dari tepi jalan terdapat garis putih sebelum garis kuning, jadi pengendara diperbolehkan mendahului kendaraan lain hanya pada garis putih atau lajur dan tidak melintasi garis kuning.

Jadi perbedaan dari garis marka tidak putus-putus warna putih dan kuning di tengah jalan adalah jika pada warna putih tidak boleh mendahului kendaraan lain, sedangkan pada warna kuning boleh mendahului tetapi tidak boleh melintasi garis kuning.


Itulah makna garis marka jalan tidak putus-putus (utuh) berwarna putih dan kuning. Setelah mengetahui maknanya marilah kita selalu mentaati peraturan lalu lintas agar tercipta ketertiban, sehingga keselamatan pengendara kendaraan serta pengguna jalan lainnya dapat terjaga.

Perbedaan Arti Garis Marka Utuh di Tengah Jalan Warna Putih dan Kuning

Manfaat dan Efek Buruk Berdirikan Wiper Saat Parkir

Wiper mobil memiliki peranan yang penting dalam keselamatan saat berkendara. Sistem wiper mobil berfungsi untuk membersihkan kotoran, debu, dan air hujan baik pada permukaan kaca bagian depan maupun belakang.

Jika ada gangguan pada sistem wiper mobil ini, tentu saja tidak akan maksimal dalam menjalankan perannya sebagai pembersih kaca. Sehingga ketika kotoran dan air hujan tidak dapat dibersihkan dari permukaan kaca secara maksimal, tentu saja akan mempengaruhi jarak pandang pengemudi kendaraan.

Sering kali kita melihat wiper diberdirikan ketika mobil diparkir pada tempat yang panas, lalu apa manfaat dan efek buruk yang dapat ditimbulkannya?

Wiper blade merupakan komponen pada sistem wiper mobil yang terdiri dari sebuah karet serta komponen lainnya yaitu leaf spring packing, lever, dan clip untuk memasang blade pada lengan wiper.

Manfaat dan Efek Buruk Berdirikan Wiper Saat Parkir

Karet wiper inilah yang langsung bersentuhan dengan permukaan kaca, jika karet wiper dalam kondisi baik tentu akan maksimal pula dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak pembersih permukaan kaca mobil. Tetapi jika karet wiper telah mengeras tentu tidak dapat difungsikan secara maksimal.

Bahkan karet wiper yang keras apalagi jika sudah getas dapat berpotensi menggores permukaan kaca, sehingga ketika wiper difungsikan bukan didapatkan kaca yang bersih tetapi justru dapat meninggalkan goresan pada kaca. Goresan pada kaca ini tentu dapat mempengaruhi jarak pandang pengemudi juga keindahan eksterior mobil.

Kaca merupakan konduktor panas, karet wiper yang menempel pada kaca dalam jangka waktu lama ketika mobil diparkir pada tempat panas dapat menyebabkannya menjadi keras dan getas.

Nah memberdirikan wiper ketika mobil diparkir pada tempat yang panas tujuannya adalah untuk menghindarkan menempelnya karet wiper pada kaca mobil, agar karet wiper itu tidak mengeras.

Tetapi terlalu sering mendirikan wiper juga dapat membuat pegasnya cepat rusak. Maka untuk menjaga kelenturan karet wiper dan keawetan pegasnya, sebaiknya tidak terlalu sering memberdirikan wiper.

Kebiasaan mendirikan wiper ketika mobil terparkir pada tempat yang panas oleh terik matahari juga dapat menyebabkan berubahnya bentuk wiper, sehingga wiper tidak dapat difungsikan dengan baik. Bentuk permukaannya yang berubah dapat menyebabkan tidak maksimalnya ketika digunakan untuk menyapu air pada kaca mobil.

Jika mengangkat atau mendirikan wiper itu bermanfaat tetapi juga terdapat efek yang kurang baik, maka lebih baik untuk tidak memarkir mobil pada tempat yang panas dalam jangka waktu lama.

Tetapi jika hal itu tidak dapat dihindari, untuk meminimalisir efek pasa sinar matahari pada karet wiper adalah dengan mengganjalnya menggunakan potongan kardus, koran, kertas, atau benda lainnya yang memiliki permukaan rata.

Dengan demikian karet wiper tidak menempel pada kaca yang merupakan konduktor panas, tetapi juga tidak perlu mendirikan wiper dalam jangka waktu yang lama.

Manfaat dan Efek Buruk Berdirikan Wiper Saat Parkir


Ukuran mobil berkaitan dengan ukuran garasi, ketika salah ukur dalam membuat garasi bisa membuat kandang mobil itu tak dapat difungsikan dengan baik. Maka ada baiknya dalam membuat garasi benar-benar diperhatikan ukurannya dan juga kemudahan dalam mengeluarkan dan memasukan mobil pada garasi itu.

Banyak sekali mobil yang berdimensi ukuran setara dengan Kijang Innova, baik itu yang merupakan satu merek maupun keluaran dari perusahaan pembuat kendaraan lainnya. Walaupun tak sama memang persis, tapi setidaknya hanya selisih beberapa milimeter saja.

Sehingga jika telah memiliki garasi mobil berukuran Innova, maka garasi itu dapat juga difungsikan untuk kendaraan lain yang lebih kecil atau setidaknya berukuran setara dengan produk Toyota ini.

Dimensi ukuran Kijang Innova yaitu 4.585 mm x 1.775 mm x 1.750 mm (pxlxt), sedangkan All New Kijang Innova berdimensi 4.735 mm x 1.830 mm x 1.795 mm (pxlxt).

Untuk menentukan ukuran garasi mobil Kijang Innova tersebut maka panjang mobil ditambah 100 cm – 120 cm. Hal ini juga tergantung dari ketersediaan lahannya, semakin panjang tentu semakin baik.

Untuk lebarnya juga demikian, semakin lebar juga semakin baik. Selain ketika mobil berada di dalam garasi masih tersedia area untuk lalu-lalang orang, juga mobil mempunyai lebih banyak ruang untuk berbelok untuk keluar masuk dari garasi. Maka setidaknya tambahkan 100 cm untuk lebarnya, dengan asumsi 80 cm untuk ruang gerak orang dan 20 cm untuk ruang antara mobil dengan dinding sisi yang lain.

Untuk tingginya minimal tambahkan 100 cm, semakin tinggi juga semakin baik. Selain lebih lapang, juga dapat dijadikan tempat penyimpanan aksesoris kendaraan atau berbagai perabotan rumah.

Jadi garasi mobil Kijang Innova setidaknya berukuran 5.585 mm x 2.775 mm x 2.750 mm (pxlxt), sedangkan garasi All New Kijang Innova setidaknya mempunyai ukuran 4.855 mm x 2.830 mm x 2.795 mm (pxlxt).

Seperti kita ketahui, Toyota Avanza berukuran lebih kecil dari Innova. Sehingga mobil seukuran Avanza dapat dikandangkan pada garasi yang dibuat berdasarkan ukuran kijang Innova.


Berikut mobil-mobil yang berdimensi seukuran dengan Toyota All New Kijang Innova:

HONDA
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Honda Accord 4.870 mm1.850 mm1.465 mm
Honda BRV 4.453 mm1.735 mm1.666 mm
Honda City 4.442 mm1.694 mm1.477 mm
Honda CRV 4.584 mm1.855 mm1.679 mm
Honda Mobilio 4.386 mm1.683 mm1.603 mm
Honda Odyssey 4.840 mm1.820 mm1.695 mm
Honda Stream 4.570 mm1.695 mm1.545 mm

TOYOTA
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Toyota Camry 4.850 mm1.825 mm1.470 mm
Toyota Corolla Altis 4.620 mm1.776 mm1.460 mm
Toyota Fortuner 4.795 mm1.855 mm1.835 mm
Toyota Rush 4.435 mm1.695 mm1.705 mm
Toyota Vios 4.410 mm1.700 mm1.475 mm
Toyota Voxy 4.710 mm1.735 mm1.835 mm

DAIHATSU
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Daihatsu Grand Max MB 4.405 mm1.665 mm1.900 mm
Daihatsu Terios TS 4.385 mm1.695 mm1.695 mm
Daihatsu Terios TX 4.385 mm1.745 mm1.740 mm

SUZUKI

Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Suzuki All New Ertiga 4.395 mm1.735 mm1.690 mm
Suzuki All New Grand Vitara 2.4 4.500 mm1.810 mm1.683 mm
Suzuki APV New Luxury 4.300 mm1.690 mm1.866 mm
3.875 mm1.570 mm1.915 mm
Suzuki Ignis 3.700 mm1.690 mm1.595 mm
Suzuki Ignis Sport Edition 3.700 mm1.660 mm1.595 mm
Suzuki New SX4 S-Cross 4.300 mm1.785 mm1.595 mm
Suzuki New Carry Pick Up 3.720 mm1.830 mm1.825 mm
Suzuki Mega Carry Xtra Pick Up 4.405 mm1.750 mm1.865 mm

NISSAN
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Nissan Elgrand 4.440 mm1.695 mm1.850 mm
Nissan Evalia 4.915 mm1.695 mm1.595 mm
Nissan Grand Livina 4.485 mm1.850 mm1.815 mm
Nissan Juke 4.135 mm1.765 mm1.565 mm
Nissan Livina XR & X-Gear 4.400 mm1.690 mm1.595 mm
Nissan Serena 4.685 mm1.695 mm1.865 mm
Nissan Teana 4.875 mm1.833 mm1.490 mm
Nissan Terra 4.882 mm1.850 mm1.835 mm
Nissan X Trail 4.640 mm1.820 mm1.720 mm


MITSUBISHI
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Mitsubishi Delica 4.730 mm1.795 mm1.850 mm
Mitsubishi Kuda 4.375 mm1.690 mm1.830 mm
Mitsubishi Mirage 3.795 mm1.665 mm1.510 mm
Mitsubishi Outlander Sport 4.300 mm1.800 mm1.625 mm
Mitsubishi Pajero Sport 4.785 mm1.815 mm1.805 mm
Mitsubishi T120 SS 3.720 mm1.560 mm1.825 mm
Mitsubishi Xpander 4.475 mm1.750 mm1.695 mm

MAZDA
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
All New Mazda CX-5 4.550 mm1.840 mm1.680 mm
New Mazda3 4.475 mm1.840 mm1.465 mm
New Mazda5 4.585 mm1.750 mm1.615 mm
Mazda Biante 4.715 mm1.770 mm1.835 mm

ISUZU
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Isuzu Bison 4.170 mm1.700 mm1.935 mm
Isuzu Panther LM Smart 4.475 mm1.680 mm1.790 mm
Isuzu Panther LS & LV 4.476 mm1.680 mm1.765 mm
Isuzu PIck Up 4.655 mm1.620 mm1.790 mm
Isuzu Mu-X 4.825 mm1.860 mm1.840 mm

WULING
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Wuling Confero S 1.5 4.493 mm1.691 mm1.715 mm
Wuling Confero S 1.5 C 4.530 mm1.691 mm1.730 mm
Wuling Confero S 1.5 L 4.530 mm1.691 mm1.730 mm
Wuling Cortez 4.780 mm1.816 mm1.755 mm

KIA
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
KIA All New Sportage 4.480 mm1.855 mm1.655 mm
KIA K2700 (Standard) 4.825 mm1.740 mm1.975 mm
KIA K2700 (Double) 4.810 mm1.740 mm1.975 mm

CHEVROLET
Nama Mobil Panjang Lebar Tinggi
Chevrolet Captiva 4.673 mm1.849 mm1.756 mm
Chevrolet Orlando 4.652 mm1.836 mm1.633 mm
Chevrolet Trailblazer 4.887 mm2.132 mm1.848 mm

Untuk keakuratan silakan cek ukuran mobil secara langsung atau tanyakan pada dealer terkait.

Macam-Macam Mobil yang Berdimensi Seukuran Kijang INNOVA

Subscribe Our Newsletter