Cara Cermat Menghemat Listrik untuk Lampu di Rumah

Cara Cermat Menghemat Listrik untuk Lampu di Rumah

Cara Cermat Menghemat Listrik untuk Lampu di Rumah

Ayo gunakan energi listrik di rumah dengan bijak, menghematnya berarti dapat menekan biaya pembayaran rekening atau pulsa listrik sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan yang lainnya. Apalagi jika biaya pemakaian listrik mahal, tidak mahal pun memang hendaknya tidak boros menggunakannya.


Adalah lampu, yang setiap rumah membutuhkannya sebagai penerang. Walaupun daya listrik yang dibutuhkannya tidak sebesar kulkas, AC, mesin cuci, dan peralatan elektronik lainnya. Namun semakin banyak lampu yang menyala, berarti juga semakin banyak biaya harus dibayar.


Berikut beberapa cara untuk menghemat listrik yang berkaitan dengan lampu di rumah:



Memanfaatkan cahaya alami

Ketika membangun rumah seharusnya diperhitungkan tentang bagaimana cahaya alami di siang hari dapat masuk ke dalam rumah merata disetiap ruangnya.


Pemasangan jendela, ventilasi, serta apa-apa yang dapat menghantarkan cahaya alami hendaknya cukup dan diposisikan dengan pas, agar cahaya alami dapat masuk merata ke segala penjuru rumah sehingga tak perlu menyalakan lampu di siang hari.


Baca juga: Tips Menghemat Pemakaian Energi Listrik di Rumah


Matikan lampu jika tidak diperlukan

Nyalakan lampu ketika dibutuhkan dan matikan jika tidak diperlukan agar energi listrik yang digunakan tidak sia-sia. Tampaknya memang inilah yang hendaknya dilakukan untuk mencegah adanya pemborosan energi listrik, jadi baiknya tidak menyepelekannya.


Meminimalisir sekat antar ruang

Semakin sedikit sekat dapat menghemat pemakaian lampu, satu lampu dapat menerangi beberapa ruang. Umpamanya untuk ruang keluarga dan ruang makan tanpa ada sekat sehingga dapat menggunakan satu lampu, namun pada masing-masing ruang tetap dipasang lampu dan hanya dinyalakan ketika memang dibutuhkan saja.


Pilih cat dinding yang berwarna terang

Warna cat dinding berpengaruh terhadap cahaya yang dihasilkan dari lampu, semakin gelap warna yang digunakan maka dibutuhkan lampu berdaya besar akan ruangan menjadi terang. Apalagi jika ruang itu berukuran luas, lampu dengan daya kecil seperti tak terasa cahayanya.


Maka gunakan warna cat dinding yang terang saja agar lebih hemat listrik. Jika menginginkan warna favorit tetap hadir pada suatu ruang, bisa menerapkannya warna itu pada pigura, gorden, sofa, sarung bantal, seprei, dan lain-lain.


Baca juga: Cara Tepat Memilih Warna Ruang


Pilih lampu dengan cahaya putih

Bandingkan lampu bercahaya putih dengan selainnya, dengan daya yang sama besar maka cahaya putih akan lebih terang. Maka gunakanlah yang bercahaya putih saja agar lebih irit penggunaan energi listriknya. Kecuali untuk kebutuhan tertentu bisa menggunakan yang lainnya.


Pilih lampu hemat energi

Seiring dengan kemajuan zaman, terciptalah lampu-lampu hemat energi seperti lampu LED misalnya. Dengan daya yang sama, cahaya yang dihasilkan lebih terang jika dibandingkan dengan jenis lampu lainnya.


Merek lampu

Lampu yang berkualitas lebih awet dan hemat listrik, pilihlah merek yang sudah terpercaya. Jangan karena harga yang murah, lalu mengabaikan keawetan lampu serta keiritannya dalam penggunaan energi listrik.


Bersihkan lampu secara berkala

Lampu yang terpasang pastinya lama-lama akan berdebu/kotor, jika dibiarkan maka cahaya yang dihasilkan menjadi kurang terang. Maka bersihkanlah secara berkala, agar dapat difungsikan secara maksimal untuk menerangi ruang.


Gunakan lampu dekoratif secara bijak

Lampu dekoratif memang akan membuat ruang tampak indah atau memunculkan kesan tertentu pada ruangan, namun memasanganya dalam jumlah yang berlebihan justru dapat terjadi pemborosan listrik.

Maka pasangalah pada tempat tertentu saja dan batasi jumlahnya, gunakan seperlunya agar tetap dapat menghemat pemakaian energi listrik.


Baca juga: Penerapan 3 Jenis Lampu pada Rumah Tempat Tinggal Menurut Fungsinya


Penataan perabotan rumah

Pastikan penempatan perabotan rumah tidak menghalangi cahaya lampu, agar cayahanya dapat merata ke seluruh penjuru ruang sehingga dapat difungsikan secara maksimal.


Warna lantai

Keramik lantai berwarna putih tampaknya bisa membuat ruang lebih tampak terang jika dibandingkan dengan yang berwarna gelap. Ia akan memantulkan cahaya yang berasal dari lampu, maka beda warna keramik dapat mempengaruhi warna cahaya yang dipantulkan.


Jagalah kebersihan ruang

Dinding, lantai, dan perabot yang kotor dan berdebu bukan hanya tak sedap dipandang, namun juga bisa membuat cahaya lampu tampak redup.


Itulah beberapa cara untuk menghemat pemakaian listrik di rumah yang berkaitan dengan penggunaan lampu. Sekecil apa pun bentuk penghematan itu akan mengurangi beban bulanan Anda.

Load comments