Social Items

Tips Membuat Garasi di Rumah

Ada hal-hal yang harus dipertimbangkan dengan baik ketika membuat garasi. Jangan sampai karena perencanaan yang kurang tepat hinggga mengakibatkan tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Janganlah hanya terfokus pada ukuran kendaraan yang dimiliki saja, ada hal lain yang juga perlu mendapatkan perhatian. Seperti kontruksi hingga pemilihan material lantai, sirkulasi udara, pencahayaan, dan sebagainya

Berikut tips membuat garasi:

Lokasi

Perlu pertimbangan yang matang dalam menentukan lokasi garasi mobil di rumah. Pilihlah lokasi yang paling dekat dengan jalan atau mempunyai akses mudah ke jalan, kecuali jika pekarangan rumah cukup luas sehingga pemilihan lokasi bisa lebih leluasa.

Pertimbangkanlah kemudahan keluar masuknya kendaraan ke dalam garasi terutama untuk mobil, juga hingga kendaraan itu dapat sampai ke jalan dan siap meluncur maupun sebaliknya.

Ukuran

Ukuran garasi dapat mengacu pada dimensi dan mobil yang dimiliki, juga apakah nantinya akan difungsikan sekaligus untuk garasi sepeda motor atau hanya untuk mobil saja. Jika lahan yang tersedia cukup luas, ada baiknya dalam menentukan ukurannya mengacu pada dimensi mobil yang lebih besar dari yang telah dimiliki karena bukan tidak mungkin suatu saat akan berganti mobil yang lebih besar.

Pertimbangkan ketika membuka pintu mobil ketika berada di dalam garasi, juga ketika membuka dan menutup pintu garasi. Jika terletak berbatasan langsung dengan jalan, sesuaikanlah lebar garasi dengan lebar jalan. Jika lebar jalan hanya selebar mobil yang Anda miliki maka tambahlah lebar garasi dengan memperhitungakan kemudahan dalam memasukan dan mengeluarkan mobil.

Baca juga:

Ventilasi Udara dan Pencahayaan

Sebaiknya garasi mempunyai ventilasi udara dan pencahayaan yang cukup agar tidak lembab dan sehat. Jika sirkulasi udara tidak lancar maka bau bensin atau asap dari kendaraan ketika mesin mobil dihidupkan dapat menyebar ke dalam rumah, bahkan bisa saja ada kotoran yang menempel pada kendaraan sehingga baunya dapat membuat tidak nyaman hingga ke ruang lainnya.

Usahakan garasi cukup mendapatkan cahaya alami, sehingga pada siang hari tidak perlu menyalakan lampu sebagai penerangannya. Dengan demikian dapat menghemat pemakaian energi listrik untuk penggunaan pada lampu.


Lantai

Kontruksi lantai garasi sebaiknya dibuat dengan kuat agar tidak terjadi penurunan pada area permukaan lantai yang terebani oleh kendaraan, terutama pada jalur roda mobil. Dimana seiring dengan berjalannya waktu area ini akan mendapatkan tekanan dari beban mobil secara berkelanjutan. Material untuk permukaan lantai sebaiknya juga dipilih yang bertekstur agar tidak licin.

Baca juga:

Penentuan lokasi, ukuran, ventilasi udara, pencahayaan, dan konstruksi serta pemilihan material untuk permukaan lantai merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan guna terciptanya sebuah garasi mobil bukan hanya mudah difungsikan namun juga kuat, sehat, dan hemat listrik.

Tips Membuat Garasi di Rumah

Tips Membuat Garasi di Rumah

Ada hal-hal yang harus dipertimbangkan dengan baik ketika membuat garasi. Jangan sampai karena perencanaan yang kurang tepat hinggga mengakibatkan tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Janganlah hanya terfokus pada ukuran kendaraan yang dimiliki saja, ada hal lain yang juga perlu mendapatkan perhatian. Seperti kontruksi hingga pemilihan material lantai, sirkulasi udara, pencahayaan, dan sebagainya

Berikut tips membuat garasi:

Lokasi

Perlu pertimbangan yang matang dalam menentukan lokasi garasi mobil di rumah. Pilihlah lokasi yang paling dekat dengan jalan atau mempunyai akses mudah ke jalan, kecuali jika pekarangan rumah cukup luas sehingga pemilihan lokasi bisa lebih leluasa.

Pertimbangkanlah kemudahan keluar masuknya kendaraan ke dalam garasi terutama untuk mobil, juga hingga kendaraan itu dapat sampai ke jalan dan siap meluncur maupun sebaliknya.

Ukuran

Ukuran garasi dapat mengacu pada dimensi dan mobil yang dimiliki, juga apakah nantinya akan difungsikan sekaligus untuk garasi sepeda motor atau hanya untuk mobil saja. Jika lahan yang tersedia cukup luas, ada baiknya dalam menentukan ukurannya mengacu pada dimensi mobil yang lebih besar dari yang telah dimiliki karena bukan tidak mungkin suatu saat akan berganti mobil yang lebih besar.

Pertimbangkan ketika membuka pintu mobil ketika berada di dalam garasi, juga ketika membuka dan menutup pintu garasi. Jika terletak berbatasan langsung dengan jalan, sesuaikanlah lebar garasi dengan lebar jalan. Jika lebar jalan hanya selebar mobil yang Anda miliki maka tambahlah lebar garasi dengan memperhitungakan kemudahan dalam memasukan dan mengeluarkan mobil.

Baca juga:

Ventilasi Udara dan Pencahayaan

Sebaiknya garasi mempunyai ventilasi udara dan pencahayaan yang cukup agar tidak lembab dan sehat. Jika sirkulasi udara tidak lancar maka bau bensin atau asap dari kendaraan ketika mesin mobil dihidupkan dapat menyebar ke dalam rumah, bahkan bisa saja ada kotoran yang menempel pada kendaraan sehingga baunya dapat membuat tidak nyaman hingga ke ruang lainnya.

Usahakan garasi cukup mendapatkan cahaya alami, sehingga pada siang hari tidak perlu menyalakan lampu sebagai penerangannya. Dengan demikian dapat menghemat pemakaian energi listrik untuk penggunaan pada lampu.


Lantai

Kontruksi lantai garasi sebaiknya dibuat dengan kuat agar tidak terjadi penurunan pada area permukaan lantai yang terebani oleh kendaraan, terutama pada jalur roda mobil. Dimana seiring dengan berjalannya waktu area ini akan mendapatkan tekanan dari beban mobil secara berkelanjutan. Material untuk permukaan lantai sebaiknya juga dipilih yang bertekstur agar tidak licin.

Baca juga:

Penentuan lokasi, ukuran, ventilasi udara, pencahayaan, dan konstruksi serta pemilihan material untuk permukaan lantai merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan guna terciptanya sebuah garasi mobil bukan hanya mudah difungsikan namun juga kuat, sehat, dan hemat listrik.

Related Post

Buka Komentar

Subscribe Our Newsletter