Yang Perlu Dilakukan Sebelum Membeli Keramik

Yang Perlu Dilakukan Sebelum Membeli Keramik

Yang Perlu Dilakukan Sebelum Membeli Keramik

Membeli keramik baik untuk lantai maupun dinding rumah kadang menjadi perkara yang tak mudah. Ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelumnya, agar nantinya didapatkan hasil yang baik ketika keramik itu telah diaplikasikan pada sebuah bangunan.


Tolak ukurnya bukan hanya secara estetika dimana keramik bisa serasi dengan tema bangunan saja, tetapi kenyamanan, keamanan, dan keawetan perlu juga dipertimbangkan sebagai hasil yang seharusnya menjadi capaian.


Berikut hal-hal yang perlu dilakukan sebelum membeli keramik


Tentukan untuk dinding apa lantai


Ada keramik yang dibuat untuk diaplikasikan pada lantai ada juga untuk dinding. Memang keduanya bisa diaplikasikan tak harus sesuai dengan peuntukannya, artinya keramik dinding bisa dipasang untuk lantai begitu pula sebaliknya.


Tetapi pabrikan membuat kedua jenis keramik ini berbeda, baik itu ketebalan, kekuatan dalam menopang beban, motif, dan tekstur permukaannya. Yang jelas ada perbedaan diantara keduanya, karena pada dasarnya memang ada fungsi yang berbeda.


Jadi ketika ingin dipasang dilantai maka beli saja keramik lantai, sebaliknya jika ingin dipasang di dinding maka belilah keramik dinding. Ini akan menjadi lebih baik secara keamanan, kenyamanan, dan keawetannya.


Baca juga: Bedanya Keramik Dinding dan Keramik Lantai


Sesuaikan menurut ruangnya


Beda ruang bisa berbeda pula keramiknya, ini akan terkait dengan ukuran keramik, pola, warna, maupun tekstur. Misalnya saja untuk keramik lantai kamar mandi tentu saja akan berbeda dengan keramik yang diaplikasikan pada ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, serta bisa berbeda juga dengan ruang yang lainnya.


Tentukan ukuran keramiknya


Ada beberapa macam ukuran keramik maka tentukan ukuran yang diinginkan atau sesuai dengan kesan yang ingin ditonjolkan.Seperti jika ingin ruang tampak lebih luas maka pilih keramik yang berukuran besar misalnya.


Keramik yang berukuran besar bisa diaplikasikan pada ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, dan dapur. Untuk kamar mandi bisa dipilih keramik yang berukuran kecil hingga medium.


Perlu juga diketahui tidak semua pabrikan keramik memproduksi semua ukuran. Ada ukuran tertentu yang hanya diproduksi oleh merek tertentu.


Baca juga: Macam-macam Ukuran Keramik


Ketahui kebutuhan setiap ruangnya


Setelah menentukan ukuran keramik untuk setiap ruangnya, selanjutnya adalah menghitung kebutuhan keramik setiap ruangnya. Hati-hati jika keramik yang dibeli kurang, kadang bisa saja menjadi hal yang tak mudah ketika mencari keramik dengan ukuran, motif, dan warna yang sama.


Begitu juga bila keramik yang dibeli ternyata melebihi dari yang dibutuhkan, hal ini juga akan mengakibatkan banyak yang terbuang.


Biasanya 1 dus keramik berisi 1 meter persegi, silakan hitung luas ruangnya dan untuk antisipasi jika ada salah potong maka tambahakan 5% dari total keramik yang dibutuhkan. Jika ingin memasangnya secara diagonal tambahkan sekitar 7% hingga 10%.


Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Keramik dalam Kepingan dan Dus


Tentukan warnanya


Soal warna memang menjadi pilihan masing-masing orang, tetapi sebaiknya tidak mengabaikan bahwa warna pada keramik dapat memunculkan kesan tertentu pada ruangan.


Jika menginginkan ruang tampak lega dan terang maka pilihlah keramik yang berwarna cerah. Jika ingin menciptakan kesan hangat pada ruang pilihlah warna pastel atau gelap, tetapi pertimbangkan juga ketercukupan cahaya alami pada ruang.


Jika ruang memiliki cahaya alami yang cukup, maka bisa diaplikasikan keramik berwarna gelap. Sebaliknya jika ruang tak memiliki cahaya alami yag cukup, maka pilih saja yang berwarna putih atau cerah.


Untuk dapur terutama pada meja kompor dan cuci piring sebaiknya pilih saja warna yang gelap agar tidak mudah terlihat kotor.


Tentukan polanya


Soal pola juga bersifat individual, ada yang suka polos ada juga yang menyukai pola tertentu. Yang terpenting adalah tetap selaras dengan tema ruangnya, baik itu untuk keramik dinding maupun lantai.


Perhatikan teksturnya


Untuk keramik dinding pada umumnya memang didesain mengkilap dan licin, tetapi untuk lantai ada yang bertekstur mengkilap, tidak mengkilap, dan kasar.


Memilih keramik yang mengkilap atau tidak mengkilap juga merupakan selera masing-masing orang, tetapi perlu diketahui bahwa keramik mengkilap akan mudah dibersihkan dibanding dengan keramik dengan permukaan tidak mengkilap.


Keramik bertekstur kasar cocok untuk diaplikasikan pada kamar mandi atau garasi agar lantai tidak licin.


Sesuaikan dengan budgetnya


Memang beda harga bisa berbeda kualitasnya, beda merek bisa saja berbea harganya. Yang terpenting sesuaikan saja dengan budgetnya agar tercukupi.


Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum membeli keramik, semoga bermanfaat...

Load comments