Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41 - Rumah Sae

Halaman

    Social Items

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Denah tempat duduk diperlukan untuk mengatur posisi tempat duduk dari masing-masing peserta wisata. Jika peserta wisata sudah mengetahui nomor kursi mereka, maka akan lebih tertib dan tidak berebutan ketika menaiki bus.

Penentuan nomor kursi biasanya dilakukan dengan cara pengundian, cara ini sepertinya lebih adil karena masing-masing peserta tak dapat memilih posisi semau mereka.

Kecuali untuk orang tertentu dengan kondisi tertentu, biasanya mendapat prioritas sehingga dapat memilih secara langsung nomor kursi yang dirasa paling nyaman.

Ada beberapa tipe bus pariwisata, yaitu big bus, junior bus, medium bus atau yang dikenal dengan sebutan bus ¾, dan yang paling kecil adalah micro bus.

Dari jenis-jenis bus pariwisata itu, terdapat perbedaan ukuran dan kapsitasnya. Harga sewanya pun pastinya berbeda antara bus yang besar dan kecil.

Dengan kapasitas standarnya 39 kursi, junior bus berada diantara big bus dan medium bus. Berarti kapasitas junior bus lebih sedikit dari big bus tetapi lebih banyak dari medium bus.

Baca juga:

Junior bus memang berkapasitas hampir sama dengan medium bus, tetapi bukan berarti junior bus itu jenis bus medium yang diisi 39 kursi.

Body bus jenis junior lebih panjang bila dibandingkan dengan medium bus, tetapi lebih kecil bila dibandingkan dengan big bus.

Junior bus berkapasitas maksimal 39 kursi dengan setelan seat 2-2 di samping kanan dan kiri, sedangkan deretan paling belakang berjumlah 5 kursi dan ada yang berjumlah 3 kursi. Ini tergantung penataan kursi dari masing-masing PO Busnya.

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Berikut 3 contoh denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior kapasitas 39 kursi dan yang dimaksimalkan menjadi 41 kursi.

Denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior kapasitas 39 seat 2-2 dengan 3 kursi pada deretan belakang:

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior kapasitas 39 seat 2-2 dengan 5 kursi pada deretan belakang:

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior seat 2-2 yang dimaksimalkan kapasitasnya dari 39 kursi menjadi 41 kursi:

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Pada gambar di atas terlihat pintu belakang tidak difungsikan, ini karena 2 kursi tambahan diletakan pada area tangga pintu belakang. Maka pintu belakang akan dikunci dan tidak difungsikan.

Baca juga:

Dengan melihat kapasitasnya, Junior bus dapat dijadikan alternatif  ketika peserta wisata tidak muncukupi ketika menggunakan jenis big bus tetapi kurang jika menggunakan medium bus. Dengan demikian akan lebih hemat biaya bukan?

Tetapi perlu diketahui jika harga sewa bus bukan hanya dipengaruhi oleh ukuran dan kapasitasnya saja, tetapi fasilitas, kemewahan tampilan eksterior dan interior, dan tahun pembuatan bus juga bisa mempengaruhi besaran tarif sewanya.

Semoga bermanfaat...

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Denah tempat duduk diperlukan untuk mengatur posisi tempat duduk dari masing-masing peserta wisata. Jika peserta wisata sudah mengetahui nomor kursi mereka, maka akan lebih tertib dan tidak berebutan ketika menaiki bus.

Penentuan nomor kursi biasanya dilakukan dengan cara pengundian, cara ini sepertinya lebih adil karena masing-masing peserta tak dapat memilih posisi semau mereka.

Kecuali untuk orang tertentu dengan kondisi tertentu, biasanya mendapat prioritas sehingga dapat memilih secara langsung nomor kursi yang dirasa paling nyaman.

Ada beberapa tipe bus pariwisata, yaitu big bus, junior bus, medium bus atau yang dikenal dengan sebutan bus ¾, dan yang paling kecil adalah micro bus.

Dari jenis-jenis bus pariwisata itu, terdapat perbedaan ukuran dan kapsitasnya. Harga sewanya pun pastinya berbeda antara bus yang besar dan kecil.

Dengan kapasitas standarnya 39 kursi, junior bus berada diantara big bus dan medium bus. Berarti kapasitas junior bus lebih sedikit dari big bus tetapi lebih banyak dari medium bus.

Baca juga:

Junior bus memang berkapasitas hampir sama dengan medium bus, tetapi bukan berarti junior bus itu jenis bus medium yang diisi 39 kursi.

Body bus jenis junior lebih panjang bila dibandingkan dengan medium bus, tetapi lebih kecil bila dibandingkan dengan big bus.

Junior bus berkapasitas maksimal 39 kursi dengan setelan seat 2-2 di samping kanan dan kiri, sedangkan deretan paling belakang berjumlah 5 kursi dan ada yang berjumlah 3 kursi. Ini tergantung penataan kursi dari masing-masing PO Busnya.

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Berikut 3 contoh denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior kapasitas 39 kursi dan yang dimaksimalkan menjadi 41 kursi.

Denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior kapasitas 39 seat 2-2 dengan 3 kursi pada deretan belakang:

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior kapasitas 39 seat 2-2 dengan 5 kursi pada deretan belakang:

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Denah tempat duduk bus pariwisata jenis junior seat 2-2 yang dimaksimalkan kapasitasnya dari 39 kursi menjadi 41 kursi:

Denah Tempat Duduk Bus Pariwisata Jenis Junior Seat 2-2 Kapasitas 39 dan 41

Pada gambar di atas terlihat pintu belakang tidak difungsikan, ini karena 2 kursi tambahan diletakan pada area tangga pintu belakang. Maka pintu belakang akan dikunci dan tidak difungsikan.

Baca juga:

Dengan melihat kapasitasnya, Junior bus dapat dijadikan alternatif  ketika peserta wisata tidak muncukupi ketika menggunakan jenis big bus tetapi kurang jika menggunakan medium bus. Dengan demikian akan lebih hemat biaya bukan?

Tetapi perlu diketahui jika harga sewa bus bukan hanya dipengaruhi oleh ukuran dan kapasitasnya saja, tetapi fasilitas, kemewahan tampilan eksterior dan interior, dan tahun pembuatan bus juga bisa mempengaruhi besaran tarif sewanya.

Semoga bermanfaat...